Seorang kakek berusia 70 tahun pergi ke dokter, “Maaf, dok, gaya apa
yang aman kalau mau bercinta? Kan tulang saya tidak sekuat dulu lagi…”
Dua minggu yang lalu merupakan ulang tahunku yang ke-35 dan mood-ku tidak terlalu baik pada pagi itu. Aku turun untuk sarapan dengan harapan istriku akan mengucapkan dengan
penuh sukacita “Selamat Ulang Tahun suamiku tersayang!” dan mungkin
saja dengan sebuah kado ulang tahun untukku. Waktu berlalu dan bahkan
dia tidak mengucapkan selamat pagi. Aku berpikir, ya, itulah istri,
tapi mungkin anak-anakku akan mengingat kalau hari ini aku berulang
tahun.
Ada seorang lelaki tua yang hobbynya memelihara banyak burung. Pada
suatu pagi, semua burung kesayangannya telah hilang. Merasa si pencuri
sudah keterlaluan, lelaki tua itu pun membawa masalah ini di pertemuan
mingguan di kampungnya.
Eddy lulus AKABRI jurusan kepolisian dan akhirnya jadi reserse
kriminil. Ayahnya, seorang pengusaha yang kenal Kapolri yang sekarang,
menitipkan kepada jendral polisi itu agar dapat dibimbing di Jakarta.
Eddy ditugaskan di bawah asuhan langsung Dan Reskrim Gories Mere yang
termashur itu.
Si Rini adalah salah satu peserta les bahasa ingris di rumah Ibu Neli,
Rini sering dibuat penasaran oleh suara di kamar gurunya, soalnya Rini
sering mendengar suara Plung! bila lewat kamar Ibu Neli, rasa penasaran
Rini membuat ia nekat ngumpet di kolong tempat tidur Ibu Neli ketika
waktu pulang les, dan akhirnya suara Plung! itu terjawab setelah
menyaksikan sendiri kejadiannya, yaitu Ibu Neli diam-diam suka
masturbasi dengan memasukan kepala botol kecap yang sudah dibersihkan
ke veginya, jadi kalau sudah puas bila botol itu dicabut suka bunyi
Plung!
Budi adalah seorang profesor penemu ulung, dia berhasil menciptakan
robot yang bisa mendeteksi kebohongan, dia membuat robot itu sedemikian
rupa sehingga ketika mendengarkan kebohongan, sang robot akan langsung
menampar si pembohong itu...
Pada suatu hari, kakek and nenek sedang melihat acara "dukun sang penyembuh" di TV. Sebelum acara itu berakhir, dukun itu meminta semua orang yang ingin
sembuh untuk meletakkan tangan kanannya di layar TV, dan menaruh tangan
kirinya di bagian dari tubuh mereka yang ingin di sembuhkan.
Suatu hari ada pesta besar di sebuah desa di pegunungan Gunung Putri,
bibi Wati dan keponakannya diundang datang dalam acara tersebut, mereka
berjalan dari tempat tinggalnya sekitar 5 Km karena mereka tinggal di
ladang yang jauh dari keramaian dan menyeberangi sungai yang dalamnya
sekitar setengah meter.
|
|