Sumber Cerita
Sumber Lainnya
English Articles
Pengetahuan Umum
Info Cewek Hot
Hot Asian Cigarettes
Facebook Layouts
Kumpulan Tips & Trik Jitu
Free Games Download
Tanah Murah
Info Selebritis Sexy
Perkakas Wanita
Info Property
Tarif Booking Cewek
Situs Film Dewasa
Handphone Murah
Yang Gratis di Web
Under Gainz Secret


Komentar

Klik Saya
<<   <   1  [ 2 ]   3   >   >>

    BAGIAN KETIGA: MUHAMMAD DARI KELAHIRAN SAMPAI PERKAWINANNYA (3/3)
    Muhammad Husain Haekal

    Juga orang berselisih pendapat mengenai  tugas  yang  dipegang Muhammad  dalam  perang  itu.  Ada  yang  mengatakan  tugasnya mengumpulkan anak-anak panah yang datang  dari  pihak  Hawazin lalu di berikan kepada paman-pamannya untuk dibalikkan kembali kepada pihak lawan. Yang  lain  lagi  berpendapat,  bahwa  dia sendiri yang ikut melemparkan panah. Tetapi, selama peperangan tersebut telah berlangsung sampai empat tahun, maka  kebenaran kedua  pendapat  itu dapat saja diterima. Mungkin pada mulanya ia  mengumpulkan  anak-anak  panah  itu  untuk  pamannya   dan kemudian  dia  sendiripun  ikut  melemparkan.  Beberapa  tahun sesudah  kenabiannya  Rasulullah  menyebutkan  tentang  Perang Fijar  itu  dengan  berkata:  "Aku mengikutinya bersama dengan paman-pamanku, juga ikut melemparkan panah dalam  perang  itu; sebab aku tidak suka kalau tidak juga aku ikut melaksanakan."

     

    S E J A R A H    H I D U P    M U H A M M A D


    oleh MUHAMMAD HUSAIN HAEKAL
    diterjemahkan dari bahasa Arab oleh Ali Audah
    Penerbit PUSTAKA JAYA
    Jln. Kramat II, No. 31 A, Jakarta Pusat
    Cetakan Kelima, 1980
    Seri PUSTAKA ISLAM No.1

     

    KATA PERKENALAN

     
    Oleh almarhum Syaikh Muhammad Mustafa al-Maraghi
    (Rektor Magnificus Universitas Al-Azhar)
     
    SEJAK manusia berada di permukaan bumi  ini,  hasratnya  ingin mengetahui  segala  hukum  dan  kodrat  alam  yang terdapat di sekitarnya, besar  sekali.  Makin  dalam  ia  meneliti,  makin tampak  kepadanya  kebesaran  alam  itu, melebihi yang semula.
    Kelemahan dirinya makin tampak pula dan keangkuhannyapun makin berkurang.

    PRAKATA (1/6)

    Lingkungan kekuasaan Islam yang pertama; Islam dan Nasrani;  Kaum  Muslimin  dan  Isa; Orang-orang Kristen yang fanatik dan  Muhammad; Dasar-dasar  yang  sederhana  dalam  kedua agama; Perbedaan Tauhid  dan  Trinitas;  Kaum  Nasrani mengajak  Nabi  berdebat; Masalah penyaliban Almasih;  Rumawi  dan  kaum  Muslimin; Penulis-penulis  Kristen  dan  Muhammad;  Sebab permusuhan Islam-Kristen; Kristen  tidak sesuai dengan  watak  Barat; Penjajahan dan propaganda anti Islam; Islam dan apa yang terjadi dengan umat  Islam; Sikap jumud di kalangan pemuda; Ilmu dan literatur Barat; Usaha-usaha modernisasi  dunia  Islam; Misi penginjil dan golongan yang berpikiran beku; Terpikir  akan menulis  buku  ini; Qur'an sumber yang paling otentik; Konsultasi yang tepat; Dalam batas-batas  biografi, tidak lebih; Penyelidikan berguna bagi seluruh umat manusia.

    PRAKATA (2/6)

    DASAR-DASAR YANG SEDERHANA DALAM KEDUA AGAMA

    Kemudian kita melihat kedua  agama  ini  mempunyai  konsepsi tentang hidup dan akhlak yang dapat dikatakan sama. Keduanya memandang manusia dan awal  mula  penjadiannya  sama:  Allah menciptakan  Adam  dan  Hawa  dan keduanya ditempatkan dalam surga, kemudian diwahyukan jangan mereka mendengarkan godaan setan.  Tetapi mereka makan juga (buah) dari pohon itu, maka merekapun keluar dari  surga.  Setan  yang  tak  mau  tunduk kepada  Adam,  adalah  musuh mereka - sebagaimana diwahyukan Allah kepada  Muhammad  -  dan  yang  tidak  mau  menyucikan kalimat  Allah, menurut kitab-kitab SUCI kaum Nasrani. Setan memperdayakan Hawa dan membujuknya.  Lalu  Hawapun  membujuk Adam  dan  keduanya  sama-sama  makan  dari Pohon Abadi itu. Karena itu, maka tampaklah  aurat  mereka.  Merekapun  minta ampun  kepada  Tuhan  dan  Tuhan mengirimkan mereka ke bumi, yang  akan  jadi  saling  bermusuhan  di   antara   sebagian keturunan mereka, dan yang akan diperdayakan setan, sehingga akan ada golongan yang sesat dan ada pula yang akan  melawan kehancuran itu.

    PRAKATA (3/6)

    MASALAH PENYALIBAN AL-MASIH

    Masalah lain yang menimbulkan perbedaan pendapat  Islam  dan Nasrani,  dan  menjadi puncak perdebatan antara dua golongan itu pada masa  Nabi,  ialah  masalah  penyaliban  Isa  untuk menebus dosa orang dengan darahnya. Secara tegas Quran telah membantah bahwa orang-orang  Yahudi  membunuh  dan  menyalib Isa.  "Dan  perkataan  mereka  bahwa:  kami  telah  membunuh Almasih Isa anak Mariam - Utusan Allah. Tetapi mereka  tidak membunuhnya   dan   tidak   menyalibnya,   melainkan  begitu terbayang pada mereka.  Dan  mereka  yang  masih  berselisih pendapat  tentang  itu  sebenarnya masih ragu, sebab tak ada pengetahuan mereka tentang itu, selain berdasarkan prasangka saja,  dan  merekapun  tidak yakin telah membunuhnya. Bahkan Allah telah mengangkatnya kepadaNya.  Maha  Mulia  Kekuasaan Allah dan Bijaksana." (QS, 4:157-148)

    PRAKATA (4/6)

    SEBAB PERMUSUHAN ISLAM-KRISTEN

    Atas semua itu harus  kita  selidiki  sebab-sebab  timbulnya permusuhan  sengit  dan  peperangan yang begitu dahsyat yang telah dimulai oleh pihak Kristen terhadap Islam itu. Menurut hemat   kita,  kurangnya  pengetahuan  pihak  Barat  tentang hakekat Islam dan sejarah Nabi  adalah  sebab  pertama  yang menimbulkan  permusuhan itu. Kurangnya pengetahuan ini sudah tentu  merupakan  sebab-sebab  timbulnya  sikap kaku dan fanatisma  yang  paling  berat dan rumit. Seabad demi seabad kurangnya  pengetahuan  demikian  ini  makin  bertimbun  dan kemudian ia menjelma menjadi patung-patung dan berhala-berhala dalam jiwa generasi berikutnya,  yang  untuk menghilangkannya  tentu  memerlukan suatu kekuatan jiwa yang besar, seperti pada mula lahirnya kekuatan Islam dulu.

    PRAKATA (5/6)

    ILMU DAN LITERATUR BARAT

    Pemuda-pemuda  itu  telah  menghindarkan diri dari pemikiran tentang agama-agama itu semuanya, juga tentang risalah Islam dan  pembawanya.  Lebih-lebih lagi mereka menghindarkan diri itu karena ilmu pengetahuan positif dan filsafat positivisma yang  mereka  lihat  mengatakan  bahwa masalah-masalah agama berada di luar logika dan tidak masuk  ke  dalam  lingkungan pemikiran  ilmiah,  dan  segala yang berhubungan dengan itu, dalam bentuk pemikiran metafisika  juga  sama  sekali  tidak termasuk dalam metoda ilmiah. Kemudian mereka melihat adanya pemisahan yang begitu jelas  dan  tajam  antara  gereja  dan negara  di  Barat,  serta  melihat  negara-negara yang sudah menentukan dalam undang-undang dasarnya, bahwa kepala negara adalah  pelindung  Protestan  atau  Katolik, atau menentukan bahwa agama negara yang resmi adalah Kristen, dengan  maksud supaya  dengan  demikian  hari-hari  besar  yang berhubungan dengan itu tidak bertambah  banyak.  Bertambah  kuat  mereka bertahan  dalam pemikiran ilmiah dan segala yang berhubungan dengan itu, perhatian merekapun akan  bertambah  besar  pula terhadap masalah-masalah filsafat, ilmu dan budaya.

    PRAKATA (6/6)

    KONSULTASI YANG TEPAT

    Setelah  agak jauh saya mengadakan penyelidikan, tampak oleh saya   adanya  konsultasi   yang  tepat  sekali  disampaikan kepada  saya  dari  beberapa pihak, lebih-lebih lagi -dengan sendirinya- dari kalangan guru-guru besar dan  pemuka-pemuka agama.  Dan  bantuan  paling  besar  saya  terima ialah dari Perpustakaan (Nasional) Mesir dan para pejabatnya yang telah mengulurkan  tangan  memberikan bermacam-macam bantuan, yang sebagai   penghargaan   tidak   cukuplah   rasanya    ucapan terimakasih   saya  ini.  Memadai  juga  kiranya  bila  saya sebutkan, bahwa Tuan 'Abd'r-Rahim  Mahmud,  Korektor  bagian Lektur pada Perpustakaan, tidak jarang pula membebaskan saya dari harus pergi sendiri ke perpustakaan  serta  meminjamkan buku-buku  yang  saya  kehendaki disertai sikap ramah-tamah, baik oleh Direktur atau pejabat-pejabat tinggi lainnya  yang bertugas.  Juga  perlu saya sebutkan, bahwa setiap kali sayamengunjungi perpustakaan itu sehubungan dengan  penyelidikan yang  perlu  saya lakukan, selalu saya menerima layanan yang begitu baik sekali, baik dari pejabat  tinggi  atau  pejabat
    bawahan,  baik  yang saya kenal atau yang tidak saya kenal.

    Pesta adalah acara yang penuh kesenangan dan ekspresi kebahagiaan. Begitu juga ramadhan. Di bulan yang suci ini kita mendapat undangan dari Allah SWT. Kita diajak untuk mencicipi hidangan-Nya. Hidangan terbaik di Dunia. Hidangan yang tidak bisa disuguhkan oleh selain Dia. Bahkan Allah memberikan “door prize” bagi siapa saja  yang memenuhi undangan-Nya. Yang melaksanakan aturan-Nya dengan sebaik-baiknya. (Moga-moga kita termasuk di dalamnya. Amin) Namun, pesta ini wajib dihadiri.

    Kita pasti pernah ngerasaain sumpek. Kita merasa hidup ini ngebosenin. Hidup ini sepertinya penuh masalah. Tidak habis dimakan waktu. Mengejar kita hingga akhir hayat. Apa benar hidup itu seruwet itu? Ibarat benang, kita ini sebenernya yang bikin ruwet. Bukan masalah-masalahnya atau apanya.

    Sekelompok anak orang-orang berkulit putih bermain balon. Lalu mereka melepaskan balon itu. Terbanglah balon itu tanpa tahu kemana akan turun. Semakin lama semakin jauh. Hingga akhirnya tidak terlihat lagi. Anak-anak itu pun pergi. Dan menghilang pula dalam pandangan mata.

    Seorang trainer pernah melakukan hal yang menakjubkan. Dia mengibaskan uang 100.000. Menawarkan kepada peserta seminar. “Siapa mau?” Serentak banyak yang mengacung. Ya iyalah. Seratus ribu gitu loh. Sapa yang ga mau. Nah, setelah itu trainer itu melakukan gerakan senam. Senam jari. Meremas-remas dengan lembut dan pasti uang seratus ribu. Sampai uang tersebut kusut. Kembali dia menawarkan. Masih banyak yang mengacung.

    Pernahkah kita bertanya apa tujuan hidup kita. Lalu apa jawabannya. Jika jawaban itu terasa jelas dan kuat. Maka berbahagialah. Anda termasuk orang yang memiliki tujuan jelas. Dan anda berada satu langkah meraih kesuksesan. Tapi jika masih bingung. Berarti anda harus mulai memperjelas tujuan hidup anda. Karena orang yang tidak punya tujuan hidup, kurang memiliki arah jelas. Arah yang pasti. Yang akan membuatnya fokus pada apa yang diraihnya.

    Ada yang pernah jatuh cinta? Masak iya ga ada? Kalau anda merasa ga pernah. Anda harus ke psikolog ato psikiater. Karena ada yang tidak normal dengan diri anda. Ada sesuatu yang salah mungkin.

    Seorang muslim tua Amerika tinggal di sebuah perkebunan/area di sebelah timur Pegunungan Kentucky bersama cucu laki-lakinya. Setiap pagi Sang kakek bangun pagi dan duduk dekat perapian membaca Al-qur'an. Sang cucu ingin menjadi seperti kakeknya dan memcoba menirunya seperti yang disaksikannya setiap hari.

    Prolog:
    Rasa cinta kan tetap ada selama kau memikirkannya
    Rasa sakit kan bertahan selama kau membiarkannya
    Semangat dan air mata, bukankah itu karunia?

    “Tika! Sudah siap belum?”
    Teriakan Raka dari bawah balkon terdengar. Gadis tujuh belas tahun itu buru-buru meraih sepatu ketsnya. Kalau dia tidak turun ke bawah dalam lima menit, bisa-bisa si Bangor itu ngomel panjang lebar.

    “Tikaaa….!!!”

    Sejak kecil aku mengenalmu, karena kau tetangga dekatku. Namun tak pernah terbayang kau akan menjadi pendamping hidupku.

    Sebenarnya engkau tak terlalu cantik, tapi lebih sulit untuk mengatakan engkau jelek. Biasa saja. Engkau juga tak pernah memoleskan make-up di wajahmu, apalagi mengenakan perhiasan sebagaimana kebanyakan teman-temanmu.Namun kesehajaan itulah yang justru mengusik hatiku, sehingga kuputuskan untuk memilihmu menjadi pendamping hidupku. Engkau yang sederhana, pintar dan tak banyak bicara, sungguh terlihat dewasa.

    Waktu itu di tepi pantai duduklah seorang wanita di atas karpetnya dan didekatnya terhidang secangkir teh. Dia memandangi lingkaran matahari yang sedang tenggelam di ufuk untuk melewatkan satu hari dari hidupnya yang sudah mencapai usia 70 tahun. Dia memandangi air laut yang memantulkan sinar ufuk yang berwarna kuning keemasan. Terlihat sangat indah. Akan tetapi, dia tidak pernah melupakan berapa banyak tragedi dan cerita yang bergejolak di dalam hatinya. Lalu dia kembali ke tempatnya, mengingat-ngingat hakikat kehidupannya yang ternyata mirip dengan laut di hadapannya.

    Bocah kecil itu menemui ayahnya yang payah karena kerja. Sebab, dari pagi hingga sore, ia mengontrol berbagai proyek dan kontraknya. Ia tidak punya waktu untuk diam di rumah selain untuk makan dan tidur.

    “Bu, ada teman yang mau datang bersilaturahim dengan ibu. Kapan bu ada waktu” Siang itu kuhampiri ibu yang sedang duduk menonton televisi. Ibu tak bereaksi apapun, seakan-akan tak mendengar dan merasakan kehadiranku.

    “Bu, teman itu bermaksud datang melamar. Bagaimana kalau…”

    Seorang dokter spesialis luka dalam Riyadh yang bernama Dr. Khalid Al Jubir berkisah tentang dirinya dan sahabatnya. Beginilah kisahnya, selama kuliah dulu dia memiliki seorang teman mahasiswa akademi militer. Dalam semua hal dia memiliki banyak kelebihan disbanding teman-temannya yang lain. Selain baik hati, pemuda ini juga amat rajin shalat malam dan tidak pernah lalai menjalankan shalat lima waktu.

    Bagaimanakah maksud hadits : “Bacakanlah surat yasin terhadap orang yang akan mati di antara kalian”?

    Awal 1993
    Aku lega, urusanku dengan pihak kepolisian tidak berlanjut lebih panjang lagi. Hal itu karena masalah tawuran di sekolah kami bisa diselesaikan dengan damai. Inilah pertama kalinya aku berurusan dengan polisi. Seorang siswa kelas 3 SMP, yang masih mengenakan celana pendek ketika sekolah, tapi sudah berani ikut tawuran. Masalahnya? Ah, aku sendiri lupa. Yang pasti, justru ada rasa bangga di hatiku. Orang tuaku tidak boleh tahu hal ini. Surat panggilan untuk mereka sudah kubuang jauh-jauh tadi.

<<   <   1  [ 2 ]   3   >   >>

 

atom feed entries rss feed entries
Link Exchange
Copyright © 2008 sumbercerita.com - Kumpulan Cerita Terpopuler
Dengan beraktivitas di website kami berarti anda setuju dengan Kebijaksanaan Privasi serta Syarat Persetujuan
Powered by Mana Visual Directory
eXTReMe Tracker