Gudang Lagu
Sumber Lainnya
 [ 1 ]   2     >>

Kisah nyata tentang kehidupan gadis kecil yang bernama Olivia.

Pengantar Redaksi: Dalam terbitan /Warta RC /minggu lalu dimuat suatu ucapan belasungkawa atas berpulangnya Olivia Laurencia, 10 tahun, keponakan dari Jelly Lim, anggota Dewan Paroki Regina Caeli. Banyak Warga RC yang menyempatkan diri melayat di rumah duka ikut menitikkan air mata tapi sekaligus diteguhkan iman mereka mendengar kisah hidup Olivia yang berjuang melawan penyakitnya sejak usia satu setengah tahun. Berikut adalah kesaksian yang ditulis oleh salah seorang kerabatnya. Semoga kesaksian ini membawa kita pada permenungan yang mendalam tentang makna hidup kita masing-masing.

THE PASSION OF JIM CAVIEZEL


THE PASSION OF JIM CAVIEZELJim Caviezel adalah aktor Hollywood yang memerankan Tuhan Yesus dalam Film “The Passion Of Jesus Christ”. Ini Kesaksiannya,…

JIM CAVIEZEL ADALAH SEORANG AKTOR BIASA DENGAN PERAN-PERAN KECIL DALAM FILM-FILM YANG JUGA TIDAK BESAR. PERAN TERBAIK YANG PERNAH DIMILIKINYA (SEBELUM THE PASSION) ADALAH SEBUAH FILM PERANG YANG BERJUDUL “THE THIN RED LINE”. ITUPUN HANYA SALAH SATU PERAN DARI BEGITU BANYAK AKTOR BESAR YANG BERPERAN DALAM FILM KOLOSAL ITU.

Pengakuan Harun Jusuf, Mantan Tukang Kwamia.

Harun Jusuf, mantan tukang mantan tukang kwamia yang namanya pernah sangat ngetop di kalangan etnis Tionghoa ini, berpenampilan sederhana. Ditemani Acu, istrinya, Harun Yusuf menjawab serta membuka semua rahasia kwamia secara blak-blakan. Iapun mengaku sedang menyiapkan sebuah tulisan untuk diterbitkan menjadi sebuah buku mengenai perjalanan hidupnya dari Tukang Kwamia menjadi Anak Tuhan Yesus.

Kesaksian yang luar biasa dari seorang Rahib Budha di Myanmar ( Burma) yang hidup kembali menjadi seorang yang diubahkan.

Tanggal 16 Februari 1995 saya diberi sebuah mimpi. Di dalam mimpi itu saya melihat sepasukan besar tentara neraka telah dilepaskan untuk melawan Gereja. Dua hari kemudian saya diberi suatu penglihatan, dan di dalam penglihatan itu saya melihat gerombolan Iblis itu lagi, tetapi secara sangat rinci.

Ada beberapa aspek dari penglihatan itu yang sungguh-sungguh menjijikkan, tetapi saya mencoba menyampaikannya persis sebagaimana saya telah melihatnya. Pekerjaan kegelapan memang menjijikkan dalam artian yang sedalam-dalamnya, dan kita harus mengenali bahwa sedemikianlah adanya.

Tengah malam itu, saya terbangun. Rupanya telepon berdering di kesunyian malam. "Halo, selamat malam. Ada yang bisa dibantu?" sapaku. "Pak Valen, ini dari Theo," suaranya bergetar. Saya mengenali itu suara Teophilus, rohaniwan gereja cabang di perumahan Bukit Asri.

"Ada apa, pak?"

"Gawat, Pak. Barusan Gereja Bukit Asri dikepung massa. Mereka mempertanyakan apa gereja ini sudah ada izin atau IMB. Pak RT menyerahkan surat pernyataan penghentian ibadah dan penutupan gereja. Saya diminta tanda tangan, tapi saya tolak."

"Lalu bagaimana kondisi sekarang?"

Malam kian larut pada 22 Januari 1999, di Manoharpur, India. Sebuah desa terpencil, tersembunyi di lekukan perbukitan Keonjhar. Jauh dari peradaban. Ber-jarak 250 km dari kota terdekat, Orissa. Senyap dan gelap. Nyaris tak terdengar suara. Selain nyanyian binatang malam dan dentuman tabla (alat musik tradisional India) yang dimainkan sekelompok pemuda mengiringi liukan tarian tradisional, Dhangri.

Pertemuan pertama kali dengan Isa Almasih saya alami ketika saya belum dinobatkan menjadi sinuwun, tepatnya sewaktu saya dinas militer di Timor-Timur tahun 1983. Waktu saya tergabung dalam pasukan TNI yang ditugaskan di Timor-Timur untuk menjaga kedaulatan Negara Republik Indonesia.

Sebelum mengenal Kristus, saya dahulu adalah seorang pemuja berhala baik di rumah maupun di rumah-rumah ibadat kira-kira selama 35 tahun. Dalam kurun waktu yang lama itu, saya telah membangun sekolah Budha di Ampel – Solo dan rumah-rumah ibadah di desa-desa. Saya sendiri sekolah Budha di Taiwan, Bangkok dan Amerika. Namun selama 35 tahun itu saya belum pernah merasakan yang namanya hidup tenteram, masalah demi masalah silih berganti datang dalam keluarga besar kami. Karena saya anak yang paling besar maka semua masalah saya ikut menanggung.

Elia adalah anak tunggal dari pasangan Maxi Sigar dan Chenni Sigar. Tidak ada yang menyangka sebuah kecelakaan kecil membawa dampak yang sangat besar dalam kehidupan Elia. Hari itu, Kamis tanggal 5 April 2007 jam 11 siang, Elia yang sedang bercanda dengan temannya terjatuh di kamar. Awalnya Elia hanya bermaksud untuk pura-pura terjatuh tapi kemudian kakinya terpeleset. Kepalanya langsung membentur lantai. Benturan itu tidak dihiraukan oleh Elia karena sakit yang ia rasakan tidaklah parah. Elia tidak menyadari bahwa sebenarnya malapetaka sedang menanti. Kejadian itu pun tidak dilaporkannya kepada orang tuanya. Setelah kejadian itu, Elia masih sempat bermain basket dengan temannya.

Padahal sejak TK, SD, SMP, SMA, saya sekolah di sekolah Khatolik dan Kristen. Jadi saya sangat familiar dengan nama Yesus, Alkitab, Natal, Paskah, dan hal-hal berbau Kristen Khatolik.
Latar belakang keluarga saya adalah penganut aliran Buddhis, atau Kong Hu Chu, pokoknya tradisi cina. Buat keluarga saya, nama Yesus itu nggak ada arti apa-apanya. Bahkan cenderung menggangu.

Kasih Karunia Bapa Yang Tak Berkesudahan Suatu kali Presiden Megawati mengadakan kunjungan kerja ke Lampung. Di antara para penyambutnya itu terdapat seorang purnawirawan ABRI. Walau wajahnya sudah berkerut-kerut tetapi sisa-sisa kegagahan militer masih tampak dari sikap tubuhnya. Begitu Megawati melintas di depannya, pria ini bersikap sempurna sambil menghormati. Langkah Bu Mega terhenti sejenak sambil mengamati wajah pria ini. Dia berusaha menggali ingatannya akan kenangan yang sudah lama sekali.

"Lho, Paklik kok ada di sini?" tanya bu Mega setelah berhasil mengingat siapa pria ini. "Sekarang Paklik kerja apa?" lanjut Bu Mega. "Oh, sekarang saya menjadi hamba Tuhan di wilayah sini," jawab pria ini. "Oh, bagus itu," kata Bu Mega.

Apa yang saya maksud bukanlah serangan yang dilakukan oleh manusia, tetapi serangan yang dilakukan oleh roh jahat selama retreat Gerakan Pemuda GPIB Pelita Hidup-Depok, tgl 17-19 Agustus 2007 lalu.

Apa yang penulis ingin sampaikan semata untuk menyatakan kebesaran dan kuasa Tuhan Yesus yang telah dilakukan dan disaksikan oleh kita semua peserta retreat.

Pembunuh BayaranNama saya Edhie Sapto. Pekerjaan saya dahulu adalah pembunuh bayaran. Orang bilang saya adalah pembunuh berdarah dingin. Membunuh bagi saya adalah tindakan yang biasa saja, saya tidak mempunyai rasa takut. Selain membunuh saya mempunyai usaha lain yaitu usaha ganja yang saya ambil dari Aceh.



Istri Kaniakilah yang pertama-tama keluar dan berkata, "Mari kita berdoa." Bila ia melakukan kesalahan dengan memulai pembicaraannya sebelum mengikat roh-roh jahat dan menyebutkan darah Yesus, maka akan jauh lebih mudah bagi Mukendi untuk menguasai mereka. Segera setelah berdoa, hal-hal mulai terjadi. Tetapi pertama-tama, Mukendi harus dilepaskan dahulu sebelum diselamatkan.

Aku hidup sampai hari ini adalah karena Kristus. Sebenarnya, salah satu orang Kristen yang ingin kujerat untuk mengikutiku saat waktuku habis, adalah rekan kerjaku, Mutombu, akan tetapi Tuhan ternyata membalikkan alur ceritanya. Aku berjumpa dengan Yesus tanpa terduga-duga melalui dia, ketika aku sedang berusaha mengejar dan merayunya bagi iblis. Harap diingat, kami tidak menaruh perhatian terhadap mereka yang bukan orang Kristen, karena mereka sudah menjadi milik Lucifer, akan tetapi terhadap mereka yang menjadi milik Yesus. Apa yang terjadi kemudian menunjukkan dengan jelas bahwa Lucifer tidak akan memenangkan peperangan me-lawan anak Allah, asalkan ia tetap memelihara kekudusannya dan berpaut kepada Firman Allah. Aku mengingat akan kelepasanku dengan penuh ucapan syukur dan ingin agar semua mereka yang terikat oleh iblis tahu bahwa ada kelepasan dan perlindungan di dalam Tuhan Yesus Kristus. Aku bersyukur kepada Allah bahwa Ia menyelamatkanku.

Sesudah kelepasanku tiba, Lucifer setiap hari mengusikku tentang kematianku yang sudah di ambang pintu itu. Ia terus menerus mengilaskan peti mati dan salib di depanku. Setiap hari ia memperingatkanku bahwa waktuku sudah habis. Dan ketika aku menghadapinya untuk bertanya mengapa ia dengan cara seperti itu mengingatkan aku akan kematianku itu setiap menitnya, ia menjawab bahwa ia tidak ingin aku melupakannya dan bahwa ia harus berlaku seperti itu untuk mempersiapkan aku. Aku ingin agar hidupku diperpanjang sampai putraku lahir.

Lukas 10:18-19 "Lalu kata Yesus kepada mereka, 'Aku melihat iblis jatuh seperti kilat dari langit. Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak akan ada yang akan membahayakan kamu.'"

Sesampainya aku di rumah, aku langsung menuju ke pasar untuk membeli ketiga benda yang diminta Lucifer. Aku mendekati seorang wanita yang menjual singkong. Aku ingin membelinya, akan tetapi wanita itu menolak untuk menjualnya kepadaku. Aku terheran-heran dan bertanya pada diriku sendiri mengapa ia bertindak demikian. Aku pergi kepada seorang wanita lain yang menjual singkong juga dan kali ini ia menjualnya kepadaku. Aku lalu pindah ke tempat lain untuk membeli kacang. Wanita yang menjualnya segera menutupi kacang jualannya ketika ia melihatku mendekat. Ia juga menolak untuk menjualnya kepadaku. Aku sangat cemas akan reaksi-reaksi semacam itu. Kemudian aku pindah ke tempat lain dimana aku membeli kacang dan minyak sawit.

Kazadi adalah seorang tukang tenung terkenal yang antara lain dapat mengubah pasir menjadi gula, kertas yang tidak ada gunanya menjadi kain yang dijahit dan dipakai oleh pria maupun wanita atau mengeluarkan susu dari dalam kayu. Pada tanggal 25 Nopember 1988, aku bertemu dengannya lagi dan membuat janji untuk pk. 09.00 keesokkan harinya. Kazadi berkata bahwa aku harus mandi dan memakai wangi-wangian saat pertemuan kami besok. Aku patuh dan melakukan tepat seperti yang dimintanya. Aku begitu penuh semangat sehingga aku datang di rumahnya pk. 08.00, lebih awal satu jam, sehingga Kazadi terheran-heran.

Imamat 19:31 "Jangan pergi minta nasihat kepada dukun yang mengadakan hubungan dengan roh-roh orang mati. Kalau kamu melakukan itu kamu menjadi najis. Akulah Tuhan Allahmu." (AKB)

Bilangan 23:23 "Tak ada mantra yang mempan terhadap Yakub tak ada tenungan yang berdaya terhadap Israel."

Roma. 4:16 "…Sebab Abraham adalah bapak kita semua secara rohani."(AKB)

Wahyu 12:7-9 "Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya ber-perang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya, tetapi mereka tidak dapat bertahan ; mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga. Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah ; ia dilemparkan ke bumi bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya."

Efesus 1:21-22 "Kedudukan Kristus itu jauh lebih tinggi daripada kedudukan segala pemerintah, segala penguasa, segala pemimpin, segala tuan-tuan dan siapapun juga yang sudah diberikan kedudukan tinggi ; baik yang hidup di jaman ini maupun yang hidup di jaman yang akan datang. Allah menaklukan semuanya ke bawah kekuasaan Kristus dan memberi Kristus kepada jemaat sebagai kepala dari segala sesuatu." (AKB)

UmatKu binasa karena tidak mengenal Allah ; karena engkaulah yang menolak pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi imamKu dan karena engkau melupakan pengajaran Allahmu, maka Aku juga akan melupakan anak-anakmu." Hosea 4:6

Imamat 20:27 :"Apabila seorang laki-laki atau perempuan dirasuk arwah atau roh peramal, pastilah mereka dihukum mati, yakni mereka harus dilontari dengan batu dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri."

Aku bukanlah anak pertama orang tuaku, akan tetapi ayahku, seorang tukang sihir dan dukun, telah memiliki 13 anak yang lain, dan ia mengorbankan mereka semuanya, satu demi satu, kepada setan. Ketika aku dilahirkan secara misterius, maka yang membesarkan diriku bukanlah ibuku, karena ia tidak diijinkan mendekatiku; aku disusui dan dibesarkan oleh seekor ikan duyung.

 [ 1 ]   2     >>

 

atom feed entries rss feed entries Valid XHTML 1.0 Transitional
Copyright © 2008 sumbercerita.com - Kumpulan Cerita Terpopuler
Dengan beraktivitas di website kami berarti anda setuju dengan Kebijaksanaan Privasi serta Syarat Persetujuan
eXTReMe Tracker