|
|
Semenjak tulisan pertamaku dimuat di
sumbercerita.com, banyak sekali email yang mengalir deras masuk ke dalam
mail box-ku, akibatnya mail box-ku penuh sekali dan setiap hari susah
dibuka, derasnya email yang masuk ke dalam mail box-ku sama derasnya
dengan cairan hangat yang mengalir keluar dari liang vaginaku saat
bibir vagina dan klitorisku dijilat, bagi yang sudah kubalas emailnya
silakan langsung kontak aku bila penasaran dan ingin kenalan, bagi yang
belum silakan langsung saja karena aku ingin berterus terang lewat
ceritaku kali ini.
*****
Namaku Lia, statusku masih membujang tetapi sudah tidak gadis lagi,
usiaku 28 tahun, cantik, manis, tinggi 170 cm, bodiku atletis dan sexy,
aku adalah seorang dokter hewan, sehari-hari aku magang di Kebun
Binatang Surabaya (KBS), berdomisili di Surabaya. silakan kontak aku
kalau mau berkenalan dan dimohon serius jangan bercanda.
Libidoku sangat tinggi sehingga hampir setiap hari kalau aku tidak
melakukan hubungan sex maka aku selalu melakukan masturbasi, malam hari
di kamarku aku sering melakukannya dan tak jarang aku juga melakukannya
di KBS tempatku bekerja, kalau di kebun binatang biasanya kulakukan di
kamar mandi kantor klinik hewan atau terkadang malah di dalam kantor
kliniknya, tentu saat sepi dan pada istirahat siang karena pada saat
istirahat makan siang para dokter hewan lainnya pada pergi ke kantin
selama satu jam, nah! Pada saat-saat seperti itulah aku melakukan
aktifitas kebiasanku melakukan swalayan memuaskan nafsu birahiku, namun
tak jarang aku melakukannya dengan para keeper (perawat satwa) tapi
kupilih yang berwajah ganteng, rata-rata dari mereka bertubuh macho
mungkin karena terbiasa bekerja keras menangani satwa.
Seperti hari-hari biasanya pagi itu aku datang ke KBS sebelum ke
klinik hewan yang terletah dibelakang, aku sempatkan untuk keliling
kontrol dulu dari kandang ke kandang memantau barang kali ada Satwa
yang sakit atau kurang sehat, aku keliling ke samping belakang ke
daerah hewan karnivora, sampailah aku di depan kandang singa. Saat itu
seekor singa baru saja dilepas dari kandangnya ke halaman tempat peraga
dan bermain, seekor singa jantan begitu dilepas langsung mengejar
seekor singa betina dengan penuh nafsu, setelah berhasil mengejar dan
menubruknya, sang singa jantan mengaum keras sambil menjilati singa
betina, sang singa jantan menjilat kepala, punggung, pinggang hingga
ekor sang singa betina, yang terakhir sang singa jantan menjilati
kelamin sang singa betina sehingga membuat si betina mengaum keenakan.
Melihat adegan ini tiba-tiba bulu kudukku berdiri, badanku terasa
merinding, gejolak nafsuku pun timbul, nafasku mulai tidak teratur dan
dapat kurasakan ujung CD-ku mulai basah, hari ini aku memakai hem
longgar tanpa BH, aku memang tidak terbiasa memakai BH, aku memakai rok
bawahan mini yang bagian bawahnya lebar, di dalamnya aku memakai CD G
String tipis dan minim sekali, hanya ada sedikit kain tipis sebesar dua
jari menutupi lubang kemaluanku, selebihnya berupa tali nylon yang
melingkar melewati bawah selangkanganku hingga terjepit belahan
pantatku sampai pinggang belakang yang sambung dengan tali nylon
melingkar pinggangku, model G String warna pink yang kupakai ada ikatan
di samping kanan dan kiri pinggangku, akibat melihat adegan yang
dilakukan sepasang singa ini tadi selembar kecil kain tipis yang
menutupi liang vaginaku jadi basah oleh lendir hangat yang tiba-tiba
mengalir keluar dari dalang liang senggamaku.
Selesai melakukan adegan ciuman sebagai pemanasan maka sang singa
jantan langsung melakukan adegan doggie style memasukkan penisnya ke
lubang kemaluan sang singa betina, sang singa jantan langsung saja
melakukan kocokan dengan kuat, tak berapa lama kemudia sepasang singa
ini sama-sama mengaum dengan keras dan sang betina membalik sambil
setengah berguling ditanah, rupanya keduanya telah mencapai orgasme,
melihat adegan ini tanpa terasa tangan kananku ke bawah dan meraba
selangkanganku dari luar rok yang kupakai, tapi tak berlangsung lama
aku langsung sadar dan bergegas menuju ke kantor klinik hewan yang
jaraknya tidak begitu jauh dari kandang singa, nafasku turun naik
mengingat peristiwa yang baru saja kulihat, memang tantanganku yang
paling berat bekerja di KBS adalah bila saat aku melihat ada satwa yang
sedang bersenggama, nafsuku langsung akan memuncak mencari penyaluran.
Pagi ini masih sepi karena sebagian dokter belum datang dan mungkin
sebagian lagi sudah datang tapi masih kontrol ke sangkar-sangkar yang
lain, aku memasuki kantor klinik yang masih sepi, di dekat samping
pintu masuk ada keranjang berisikan aneka buah-buahan dan sayur mayur
untuk hewan yang perlu dirawat di ruang karantina di samping klinik,
mataku melihat ada ketimun di tumpukan buah-buahan dan sayur mayur,
tanpa pikir panjang cepat-cepat kuraih sebuah ketimun tanpa sempat
memilih lagi, sialnya yang kuraih ketimunnya cukup besar dan panjang,
genggamanku penuh untuk menggenggam ketimun yang kuambil, panjangnya
sekitar dua puluh lima centi lebih, langsung aku masuk ke kantor klinik
yang masih sepi, hanya ada seekor anjing Herder sedang tidur diujung
kantor yang dingin ber AC itu, aku langsung duduk di kursi dan kuangkat
kedua kakiku kuletakkan di atas meja.
Kurenggangkan pahaku sehingga selangkanganku terkuak lebar, dudukku
agak maju di ujung kursi dan badanku kusandarkan agak merosot ke bawah,
setelah menemukan posisi yang pas akupun mulai menggosok-gosokkan ujung
ketimun tadi di bibir vaginaku, tangan kiriku menyibak kain CD-ku yang
hanya sedikit menutupi liang vaginaku, maka terbebaslah saat ini
vaginaku dari penutup, kugesekkan terus ujung ketimun tadi di bibir
vaginaku, hanya beberapa gesekan saja vaginaku telah basah kuyup, kini
giliran klitorisku kugosok pelan dengan ujung ketimun tadi, rasanya
luar biasa, kutekan-tekan sedikit diujung klitorisku dan
kuputar-putar..
"Aaa.. Uuff! Oo.. Oouuh! Aa.. Cch!"
Aku tidak kuat menahan ledakan yang ada di bawah pusarku, rasanya
aku hampir orgasme, gesekanku makin kuat dan cairan yang mengalir dari
liang senggamakupun makin banyak hingga akhirnya..
"Aaahh.. Aa.. Uuf..!"
Akhirnya aku pun orgasme. Tak puas sampai disini, ketimun yang
sejak tadi kupakai melampiaskan nafsuku ujungnya mulai kumasukkan
pelan-pelan ke dalam liang vaginaku, kusodokkan pelan-pelan, mula-mula
keluar masuk hanya sekitar tiga centi, makin lama makin dalam
kumasukkan ketimun itu, tangan kiriku tak tinggal diam, jari-jari
tangan kiriku meraba klitorisku, kuusap-usapkan ujung klitorisku dan
kupelintir-pelintir pelan dengan jariku, sambil tangan kananku dengan
irama yang tetap mengocok ketimun tadi keluar masuk hingga hampir
seluruhnya ketimun yang besar dan cukup panjang tadi tertelan ke dalam
liang vaginaku. Aku benar-benar mengalami kenikmatan yang luar biasa.
"Nnghh...", Aku hanya berani menlenguh pada hal aku ingin berteriak rasanya, kenikmatan yang kualami mencapai ubun-ubun kepalak.
"Aaa.. Aaff!", kemudian aku mencapai orgasme yang kedua kalinya.
Akhirnya aku terkulai lemas di kursi dalam posisi kedua kakiku
masih di atas meja dan pahaku masih mengangkang, ketimun yang kupakai
tadi sengaja masih kubenamkan di dalam vaginaku, leherku tersandar di
kursi beberapa saat sampai aku dikejutkan oleh elusan di
selangkanganku, rupanya tanpa kusadari sejak tadi apa yang kulakukan
diperhatikan oleh anjing herder jantan yang sejak tadi memang ada di
ruang kantor klinik, rupanya cairan vaginaku yang meluber tadi menetes
ke lantai dan membasahi lantai di bawah kursi putar yang kududuki, dan
dengan diam-diam pula tanpa kusadari si anjing herder tadi menjilati
cairanku yang di lantai, setelah habis dijilat semua rupanya anjing
herder ini masih merasa kurang dan mencari sumber keluarnya cairan
tadi, maka ditemukanlah sumbernya yang mengalir melalui belahan
pantatku yang sintal, maka dijilatnya selangkanganku.
Pada jilatan pertama tadi cukup membuatku terkejut tapi untungnya
aku tidak melakukan gerakan yang dapat membuatnya takut atau ikut
terkejut, hingga jilatan berikutnya dapat kurasakan lebih nikmat karena
aku sudah mulai terbiasa dengan lidahnya yang panjang dan kasar itu,
pelan-pelan ketimun yang sejak tadi masih terbenam dalam liang vaginaku
kucabut keluar supaya dapat memberikan ruang yang lebih leluasa bagi
anjing herder ini untuk menikmati kemaluanku.
Akibat kucabut keluar maka cairan lendirku yang sejak tadi
terbendung di dalam akhirnya keluar dengan derasnya. Seperti telah
terlatih maka anjing herder jantan tadi terus dengan rakusnya menjilat
vaginaku, saat lidahnya yang panjang dan kasar tadi menjilat klitorisku
aku pun tersentak geli dan nikmat.
"Uuu.. Uuf!" Belum pernah vaginaku merasakan jilatan yang senikmat
ini, aku kembali merasakan akan mencapai puncak kenikmatan dan..
"Ooo.. Ooch!" Tumpah kembali sudah cairan agak kental dari dalam
liang vaginaku, aku mengalami orgasme yang ketiga kalinya, Gila!
Setelah selesai mengalami tiga kali nikmatnya orgasme maka aku pun
bergegas berdiri sambil menghalau pergi anjing herder itu, saat aku
berdiri CD-ku terjatuh ke lantai, rupanya tanpa kusadari sejak tadi
CD-ku sudah terlepas dan begitu terjatuh CD-ku langsung disambar anjing
herder tadi dan digondol lari keluar.
Aku berusaha mengejar namun sia-sia karena dia lebih cepat larinya,
aku pun berbalik dan masuk ke kamar mandi mencuci selangkangan dan
vaginaku bersih-bersih dengan sabun. Terus terang aku jadi tiba-tiba
takut akan kuman yang bisa saja dibawa oleh si herder tadi melalui
liurnya masuk ke dalam tubuhku melalui liang vaginaku.
Selesai membersihkan selangkangan dan vagina, akupun keluar ruangan
kantor klinik dan melanjutkan tugasku berkeliling memeriksa kalau-kalau
ada satwa yang sakit atau kurang sehat, hanya saja kali ini aku
berjalan lebih hati-hati sebab aku tidak memakai CD lagi sedangkan rok
yang kupakai cukup mini dan cukup lebar bawahnya, semoga saja tidak ada
angin nakal yang bertiup hingga membuat rokku terangkat, bisa celaka!
E N D
| Title | Author | Views |
| Parjo dan Anjing Dobermanku |
vanny.sexy@yahoo.com |
42,054 |
| Maniak Hewan 01 |
m_dl40@hotmail.com |
35,780 |
| Pondok Terpencil |
Wika Erlangga |
32,385 |
| Kamar 64 |
Kissmeplz@plasa.com |
29,493 |
| Aku Korban Birahi Anjingku 03 |
bidakara@tupac.com |
28,170 |
| Aku Korban Birahi Anjingku 02 |
bidakara@tupac.com |
26,780 |
| Aku Dipuaskan Hewan Asuhanku |
deknas@yahoo.com |
26,738 |
| Nikmatnya Vagina Si Betina |
anis_bonkah@telkom.net |
25,153 |
| Aku Korban Birahi Anjingku 01 |
bidakara@tupac.com |
20,262 |
| Maniak Hewan 02 |
m_dl40@hotmail.com |
18,022 |
| Aku Korban Pleki |
diva_clt@yahoo.com |
16,954 |
| Kencan Dengan Bruno |
dewi_l@yahoo.com |
16,421 |
| Tak Ada Perempuan, Kambing Dan Ayam Pun Jadi |
pasamoan_sophia@yahoo.com |
16,172 |
| Polly, Pengganti Kekasihku |
florence_kim@hotmail.com |
16,151 |
| Moci, Simpanse Tersayang |
ugra21id@yahoo.com |
15,735 |
|
|
|
|
|
|
|