|
|
Natalina adalah seorang gadis cantik yang
sangat terkenal di kota Bandung, ia tercatat sebagai mahasiswi angkatan
95 di jurusan eonomi universitas parahyangan Bandung. Ia benar-benar
cantik dan sexy, kulitnya yang putih mulus dan dandanannya yang selalu
trendy dan gaul membuat semua lelaki terpana melihatnya. Belum lagi
bajunya yang seringkali ketat menampakkan jelas bentuk tubuhnya yang
semampai. Banyak sekali sebenarnya lelaki yang naksir kepadanya, hanya
saja jarang yang berani maju mendekatinya. Maklum saja selain ia
cantik, pintar ia tergolong mahasiswi jetset. Natalina juga anak
pemilik sebuah toko departemen store yang cukup terkenal di bilangan
otista Bandung, sehingga tak aneh ia juga kaya raya. Bayangkan, kurang
apa lagi Natalina, cantik, pintar, kaya raya lagi.ck..ck..ck..ck..
Tapi Natalina dengan kehidupan makmurnya itu, tidak pernah
menyangka akan mengalami sesuatu kejadian yang akan menimpa dirinya.
Begini ceritanya:
Suatu hari, orang tua Natalina pergi ke luar negeri, memang sesuatu
yang tidak aneh untuk keluarganya bepergian keluar negeri. Sehingga
saat itu, ia hanya sendirian di rumahnya yang besar. Ia hanya ditemani
oleh 2 orang pembantunya. Ketiga saudaranya kebetulan juga sedang
pergi. Hari telah malam, Natalina pun bergegas mempersiapkan dirinya
untuk pergi tidur, ia pun mencuci mukanya, dan mengenakan baju tidur
terusan (daster) yang terbuat dari sutra berwarna merah muda. Natalina
sungguh terlihat sexy dengan pakain tidurnya itu. Tubuhnya terlihat
indah dibalik kain sutra tipis itu, kedua payudaranya nampak menonjol
jelas, karena ia sudah tidak menggunakan BH. Rambutnya yang panjang
sebahu itu diikat dengan jepitan rambut seperti orang akan mandi
sehingga leher belakang Natalina yang putih terlihat jelas dan
menggairahkan.
Ketika Natalina sudah masuk kamar dan bersiap akan tidur, ia mendengar bel berbunyi, tetapi ia tidak mempedulikannya
"Hmm, siapa ya malam-malam? Ah mungkin si Dede pulang, biar saja pembantu yang membukakan.." pikir Natalina dalam hati.
Tidak lama kemudian Natalina terkejut mendengar suara ribut-ribut
di ruang tengah seperti ada orang yang sedang berkelahi. Ia segera
beranjak dari tempat tidurnya dan bergegas keluar dari kamar untuk
melihat apa yang terjadi. Alangkah kagetnya Natalina saat ia membuka
pintu kamarnya, ia melihat segerombolan lelaki tak dikenal sedang
mengobrak-abrik ruangan tengah rumahnya sembari berteriak-teriak,
mereka semua terlihat membawa samurai panjang yang terhunus.
Melihat itu Natalina mencoba masuk kembali kedalam kamarnya, tetapi
terlambat seorang rampok segera menangkap Natalina dan membekapnya dari
belakang
"Mau kemana Kamu!!Jangan macam-macam ya!!Nanti saya bunuh kamuu..!!"
Bentak rampok itu. Natalina mencoba meronta dan berteriak minta tolong
"Toloong..tooloong..garoong..garoo.."
PLAAKK!! Tiba-tiba belum selesai ia berteriak, sebuah tamparan keras mendarat dipipinya yang mulus.
"DIAM KAMU!! Atau saya gorok leher kamuu!!"
Mendengar itu Natalina terdiam ketakutan. Rampok itu segera
mengikat tangan Natalina dengan seutas tali dan didudukannya Natalina
dilantai dekat kamarnya. Para rampok itu segera sibuk menjarah segala
yang berharga di rumah tersebut, mereka masuk kedalam kamar orang
tuanya dan menjarah Handphone, jam tangan, perhiasan, dan sejumlah
uang. Setelah beberapa saat, seorang rampok berteriak,
"Mana harta yang laen? koq Cuma segini, masak rumah sebesar ini duitnya Cuma secuil?? Hei Non, mana uang yang laen?"
Nampaknya mereka tidak puas dengan hasil jarahannya.
"..Tidak tahu pak..tidak ada uang lagi..Cuma segitu.." jawabnya.
"Yang benar saja kamu!!bohong ya!!jawab yang benar, mana uang kamu!!"
Bentak seorang rampok tidak puas akan jawaban natalina.
"Benar paak..tidak ada..orang tua saya lagi pergi..cuman ada segitu.."
Rampok itu menghampiri Natalina dan berjongkok didekatnya.
" Jadi ga ada uang lagi?cuman ada segini?" Tanya rampok itu.
Natalina hanya mengangguk pelan.
"Teman-teman, denger!katanya cuman ada segini uangnya..dikit banget..percuma nih kita cape-cape cuman dapat secuil.."
Temannya menyahutinya dengan jawaban-jawaban kasar, penuh makian.
"Tapi ngga' papa, supaya ga rugi, gimana kalo kita ganti dengan
anak gadisnya ini? Kayaknya boleh juga nih.."kata rampok tersebut
sembari memandangi Natalina yang ketakutan.
Semua teman-temannya yang berjumlah 7 orang berteriak setuju. Mendengar itu, rampok tadi tersenyum dan berkata kepada natalina,
" Ya udah kalo gitu non, terpaksa non ganti rugi ke kita pake tubuh Non.."
ujarnya sambil tersenyum dan membelai wajah Natalina yang cantik. Dipandanginya sebentar Natalina yang gemetaran ketakutan.
" Tapi kamu emang cantik..gua terangsang juga nih. Ngeliat body lu.."
Rampok itu mulai menggerayangi dada Natalina yang hanya dilapisi kain sutra halus tipis itu.
Natalina mencoba melawan dan meronta
"Jangan pak..jangan..ampunn..jangan..aduuh..jangaan paak..ampuunn..jangan perkosa saya..ampuun..!!" tangis Natalina.
Mereka hanya tertawa mendengar tangisan Natalina dan membuat mereka
semakin bernafsu. Rampok yang tadi terus menggerayangi payudara
Natalina yang montok dan empuk itu dengan kedua tangannya.Dengan penuh
nafsu, ia meremas-remas susu Natalina selama 3 menit, lalu ia mencoba
menyingkapkan bawahan daster Natalina yang memang mini itu, sehingga
terlihat paha mulus Natalina
Rampok itu mengelus perlahan paha indah tersebut. kemudian ia
membopong Natalina dan membawanya ke kamar Natalina , lalu
direbahkannya gadis malang itu di ranjang Rampok yang lain pun turut
serta masuk ke kamar, nampaknya mereka akan berpesta pora dengan tubuh
seorang gadis cantik. Seorang rampok yang berdiri di pinggir ranjang
mulai membuka bajunya, terlihat tubuhnya yang berkulit hitam legam
penuh dengan tato. Nampaknya ia adalah ketua gerombolan perampok ini.
Kemudian ia perlahan naik ke atas ranjang dan merebahkan dirinya diatas
tubuh Natalina yang tergolek tidak berdaya.
Rampok itu mulai memeluk dan menciumi wajah Natalina Tercium
olehnya wangi tubuh Natalina yang segar dan sungguh membuat nafsu
bergejolak. Rampok tersebut semakin cepat mencumbu Natalina sembari
tangannya terus menggerayangi dada dan selangkangan Natalina. Tidak
lama kemudian, rampok itu tidak sabar lagi, dirobeknya daster sutra
itu. BREEKK.. ia sungguh-sungguh terpesona dengan pemandangan di depan
matanya, Natalina yang sudah tidak mengenakan BH, terlihat sepasang
payudara indah milik seorang gadis keturunan yang cantik menjulang
tinggi lengkap dengan pentilnya yang berwarna coklat muda.
Natalina hanya mengenakan CD G-string putih, sehingga sepertinya
celana dalam itu hanya menutupi vaginanya dan pantatnya dibiarkan bebas
terbuka, sungguh membuat semua rampok itu menelan air liur ingin
mencoba tubuh Natalina.Kembali rampok itu beraksi, kali ini kedua
payudara itu yang dikerjain habis-habisan. Diremas-remas,
dipijat-pijat, bahkan ia sampai mencubit kedua puting mungil itu.
Natalina hanya bisa pasrah menahan deritanya. Rampok itu melanjutkan
aksinya dengan menciumi dan menjilat payudara Natalina mulai dari
lembah sampai ke puncaknya.Sampai di puncak, ia menghisap dan mengulum
pentil itu dengan penuh semangat sampai terkadang saking gemasnya ia
gigit pentil Natalina. Natalina hanya bisa melenguh dan mendesah
menahan sakit dan nikmat tersebut .
Puas dengan gunung kembar itu, rampok tersebut mulai berpindah
sasaran kali ini ia segera melucuti celana dalam Natalina. Ia pun
kembali terpana melihat vagina Natalina yang masih suci dan indah hanya
ditutupi bulu-bulu halus, karena Natalina tergolong apik ia sering
mencukur bulunya agar terlihat rapi. Tidak tahan lagi rampok tersebut
segera 'menyerang' vagina itu dengan lidahnya Dibentangkannya kaki
Natalina lebar-lebar, ia pun segera menukik menyerang selangkangan
Natalina yang sudah 'wide open' itu. Lidah tersebut bergerak lincah ke
segala arah menjelajahi vagina Natalina. Permainan itu berlangsung
kira-kira 5 menit, lalu rampok itu maju ke babak berikutnya.
Kali ini giliran Natalina yang beraksi. Sang rampok menbuka celana
dalamnya sendiri. Terlihat batang penisnya yang hitam sudah benar-benar
berdiri menunggu giliran, dikocok-kocoknya sebentar batang itu. Lalu
diarahkannya ke wajah Natalina. Digesek-gesekkannya batang penis itu di
wajah cantik Natalina. Natalina tidak bisa menolak, ia hanya pasrah
membiarkan batang itu bergesekan dengan wajahnya. Setelah itu sang
rampok memaksa Natalina untuk membuka mulutnya.
" HEH! Buka mulutlu!ayo isap!!AYOO!!"
Natalina dengan perlahan membuka mulutnya, segera saja rudal rampok
itu masuk kedalam mulutnya dan bergerak maju mundur di dalam mulut
Natalina.
"Hei ayo goyangin lidah lu, jilat dan isap penis gua!"
Mendengar itu Natalina mematuhinya, ia mulai menjilat batang penis
itu dengan perlahan. Rampok itu semakin cepat menggoyangkan pinggulnya
di hadapan wajah Natalina, setelah puas, ia langsung mencoba menyerang
bibir Natalina yang satu lagi yang berada di selangkangan.
Diarahkannya rudal itu ke lobang kenikmatan. Agak sedikit susah
karena lubang tersebut masih virgin, Tetapi akhirnya berhasil diterobos
juga, penis hitam dan besar itu akhirnya berhasil keluar masuk di
vagina Natalina. Pertama-tama gerakannya perlahan tetapi lama kelamaan
semakin cepat dan brutal, ia tidak mempunyai rasa kasihan kepada
Natalina yang berteriak kesakitan karena dimasuki oleh penis yang
begitu besar.
" Ah..Ah..ah..euh..eanaak..ayo neng..teruss..enaak..Wuuh..!" gumam sang rampok sembari memompa vagina Natalina.
Sementara kedua tangan rampok bersandar di payudara Natalina.
Sembari sesekali dipilin-pilinnya pentil Natalina seperti sedang
mencari gelombang radio saja. Sungguh pemandangan yang mengundang hawa
nafsu, seorang gadis cantik berkulit putih bersih dan telanjang bulat
berada di posisi bawah ditindih seorang preman yang bertato. Mendapat
perlakuan itu Natalina hanya bisa menggeliat menahan geli dan
rangsangan yang begitu hebat.Tetapi ia mencoba bertahan untuk tidak
orgasme, walau dipompa sedemikian rupa oleh penis sang rampok.
20 menit kemudian, sang rampok tidak tahan lagi, akhirnya ia memuntahkan air maninya didalam vagina Natalina.
"Euuh..euuhh..sstt..aah..gua ngecrot .aah..enaak.."
Gumam sang rampok sembari penisnya memuntahkan lahar putihnya itu.
Tubuh sang rampok terlihat berkelejotan saat berejakulasi.. Nampak
benar-benar nikmat sekali orgasme sang rampok Rampok itu masih terdiam
di atas tubuh Natalina dan membiarkan penisnya tetap berada di dalam
vagina Natalina untuk beberapa saat, Ia membiarkan sisa-sisa spermanya
untuk keluar sampai tetes sperma terakhir, lalu ia mulai menarik keluar
penisnya dari vagina Natalina, tampak penisnya yang sudah mengecil itu
masih basah karena semprotan air maninya sendiri dan cairan vagina
Natalina.
Lalu ia memberikan kesempatan kepada teman-temannya yang lain.
Rekan rampok yang lain bergerak maju, kali ini ia menyerang Natalina
dari belakang. Diserangnya anus Natalina dengan gencar. Posisi Natalina
sekarang seperti anjing yang sedang kawin..Rampok itu dengan kasar
memasukkan penisnya ke lubang anus Natalina. Natalina hanya bisa
mengerang kesakitan. Tubuhnya bergerak-gerak akibat hentakan sang
rampok sampai-sampai payudaranya pun terbanting-banting akibat goyangan
sang rampok.. Rampok tersebut memegangi kedua belah pantat Natalina
agar tetap terarah sesekali ia tampar pantat Natalina seperti layaknya
memecut pantat kuda. Goyangan sang rampok semakin cepat, lalu tangan
kirinya menjambak rambut Natalina ke arah belakang.
Lalu ditariknya tubuh Natalina sampai punggung Natalina telah
menempel di dada sang rampok. Sang rampok segera menggerayangi payudara
Natalina dari belakang sambil ia menciumi leher Natalina yang sexy.
Kumis sang rampok yang tebal mencucuki leher Natalina, sehingga ia
merasa geli. Natalina hanya bisa memejamkan mata menahan derita itu
sambil sesekali merintih, dan mendesah sehingga desahannya semakin
merangsang semua rampok yang ada dikamar tersebut.
"Euuh..aahh..periih..aduuhh..ampuunn..paak.."rintih Natalina.
"AaaAhh..dikit lagi neengg..ayoo..sstt.aahh..Oohh.."
Teriak sang rampok sembari goyangannya dipercepat, rupanya ia akan
segera klimaks, tak lama kemudian ia akhirnya menyemburkan air maninya
didalam lubang anus Natalina. Air maninya sangat banyak sampai menetes
keluar menyelusuri anus dan paha Natalina. Rampok itu tersenyum puas
akhirnya ia bisa merasakan tubuh seorang gadis cantik yang sangat sexy
bahkan anusnya lah yang pertama kali menembusnya.
Setelah itu kembali giliran rampok yang lain, kali ini ia memaksa
Natalina untuk berlutut dan melayani penisnya dengan mulutnya. Penis
rampok yang berikut ini sungguh besar dan sudah berdiri tegang.
Natalina tak ada pilihan lain untuk melayani kemauan rampok itu. Dengan
ganas rampok itu menggoyang-goyangkan penisnya dimulut Natalina.
"Ayoo.sedoott.. yang kencaang.. ayoo!!"
Bentaknya sembari memegangi kepala Natalina dan mengarahkannya maju
mundur. Hentakannya sangat cepat sampai-sampai buah zakarnya
memukul-mukul dagu Natalina. Tak sampai 10 menit ia pun tidak tahan
lagi, sentuhan lidah dan bibir Natalina membuat penisnya mabuk berat.
Ia pun segera memuntahkan air maninya yang banyak di dalam mulut
Natalina,
"Aaahh..enaak..aahh..aahh..Ouhh..Oouhh..sstt.."
Erangnya sambil menahan kepala natalina agar tidak lepas saat ia
berejakulasi dan seluruh air maninya tumpah ruah di dalam mulut
Natalina.
Natalina terpaksa menelain air mani itu sampai habis. Setelah itu
para rampok yang lain tidak sabar lagi, mereka maju bersamaan rupanya
Natalina akan diperkosa rame-rame.Seorang mengambil posisi untuk
menyerang dari belakang, tubuh natalina ditaruh diatasnya dengan posisi
memunggungi rampok tersebut. Lalu yang lain menyerang vagina Natalina,
sementara seorang mengambil posisi di dada Natalina, ia meletakkan
penisnya dan bergerak maju mundur diantara payudara Natalina yang
didempetkan sehingga menjepit penisnya, seorang lagi mengangkangi
kepala Natalina dan memasukkan rudalnya ke mulut Natalina, sementara
seorang rampok yang lain mengambil tangan kanan Natalina dan membuatnya
mengocok penis nya.
Rasanya sungguh nikmat dikocok oleh tangan mungil Natalina. Mereka
terus mengerjai Natalina dengan mantap di posisinya masing-masing
mereka terus bergiliran berotasi mencicipi anus, vagina, payudara,
mulut dan tangan Natalina. Beberapa saat kemudian Natalina tidak tahan
lagi, ia pun akhirnya hancur juga pertahanannya, akhirnya Natalina
ejakulasi dengan deras, cairan natalina keluar sangat banyak karena ia
sedari tadi menahan rangsangan yang ia terima.
Peristiwa itu disambut para perampok dengan teriakan-teriakan
tertawa membahana, bahkan tanpa rasa jijik seorang dari mereka menjilat
cairan vagina Natalina.
"Sluurrpp..sluurrpp..hmm..nikmaat..rasanya air mani pertama gadis perawan..hahaha.."
Natalina dikeroyok selama 1/2 jam tidak lama kemudian satu persatu
nyaris bersamaan para perampok itu orgasme di tempat proyeknya
masing-masing. Tubuh Natalina yang sexy itu sudah penuh oleh sperma.
Para perampok tertawa puas, Natalina berpikir mimpi buruknya telah
berakhir, ternyata ia salah, 3 orang rampok yang pertama rupanya belum
puas, mereka merangsek maju lagi dan memperkosa Natalina untu kedua
kalinya. Bahkan salah seorang dari mereka mengambil obeng yang mereka
pakai untuk membuka pintu dan memasukkan gagang obeng besar itu ke
vagina Natalina. Dikocok-kocoknya vagina Natalina dengan gagang obeng
itu, Natalina menggeliat kesakitan dan kenikmatan. Ia memang merasakan
perih di lubangnya tapi juga merasakan kenikmatan tiada tara.
Natalina menggeliat dan membanting tubuhnya ke kiri dan kekanan
membuat rampok itu semakin cepat mengocok vagina Natalina dengan obeng.
Akhirnya Natalina kembali ejakulasi untuk kedua kalinya. Sang rampok
begitu senang melihat cairan mengalir deras dari vagina Natalina, lalu
kembali ia menggarap tubuh Natalina sampai puas. Kedua rekan yang lain
dengan sabar menanti giliran.
Akhirnya Natalina digilir oleh masing-masing rampok itu 2x. Setelah
puas menggarap Natalina, para rampok itu segera beranjak pergi sambil
membawa barang jarahannya meninggalkan Natalina yang masih bugil
terkulai lemas di ranjangnya yang penuh dengan bercak sperma dan
darahnya. Dia hanya bisa menangis sesegukan meratapi nasibnya..
Oh..mimpi buruk apa aku..isaknya..Kasihan sekali Natalina..What a
nightmare on otista street..
TAMAT
| Title | Author | Views |
| Perkosaan Rani Mahkota Sari |
Rani Sister |
378,494 |
| Nikmatnya Lubang-lubang Tetanggaku |
forum_pas@yahoo.com |
252,211 |
| Pemerkosaan Terhadap Sesama ABG |
cucumama2000@yahoo.com |
232,556 |
| Pesta Perawan |
Jeki Velani |
188,101 |
| Diperkosa Maling Bejat |
David Sebua |
186,571 |
| Memperkosa Seorang Istri Setia 01 |
boby5555@usa.net |
147,589 |
| Nikmatnya Diperkosa |
rnurhadhi@yahoo.com |
135,452 |
| Tragedi Malam Pengantin - 01 |
cupcupwaowao@yahoo.com |
117,736 |
| Mosaik Para Istri Yang Diperkosa - 2 |
Rusliani |
82,301 |
| Tak Berdaya |
sonic_blueus@yahoo.com |
81,416 |
| Tragedi Malam Pengantin - 02 |
cupcupwaowao@yahoo.com |
77,762 |
| Para Pemerkosa yang Brutal 02 |
tommy_axl@yahoo.com |
76,368 |
| Riska |
thomas_liem_2003@yahoo.com |
74,546 |
| Terjebak Permainan |
askepecun@yahoo.com |
69,796 |
| Derita Seorang Anggota Polwan 01 |
henychrist@yahoo.com |
68,095 |
|
|
|
|
|
|
|