|
|
Dari Bagian 02 Dengan senyum menyeringai yang menyeramkan lelaki bajingan bertubuh
tinggi besar yang sangat kekar itu melepaskan ikatan tambang yang tadi
mengikat kedua mata kaki sang dara belia. Setelah itu ia membiarkan
tubuh gadis itu terlentang di kasurnya yang berwarna putih bersih itu.
Selanjutnya lelaki itu merobek kembali gaun pengantin bagian atasnya
kemudian melorotkan kain itu sampai kepinggang.
Betapa tubuh telanjang gadis itu kini terpampang di depan matanya
yang begitu buas bak singa lapar yang tengah menghampiri mangsanya,
hingga yang tersisa dari tubuh indah gadis itu adalah tinggal celana
dalam putihnya dan stocking hitam yang berbentuk jala-jala kecil itu
yang masih membungkus kedua kakinya yang halus dengan cabikkan gaun
pengantinnya masih melingkari pinggangnya, tetapi mulutnya masih
tersumbat dan kedua tangannya masih terikat pula ke belakang.
Perut gadis itu rata dengan pusar yang menantang menghiasi lekuk
liku perutnya yang begitu sensual mempesona berikut kaki indahnya yang
dihiasi gelang kaki terbuat dari emas yang melingkar di mata kaki
kanannya. Leher jenjangnya begitu mulus menopang wajahnya yang begitu
sedap dipandang mata dari sudut manapun juga dan pada lehernya juga
dihiasi kalung emas dengan liontin berbentuk hati yang melambangkan
cinta dari pasangan pengantin itu. Rambutnya yang sebahu tergerai indah
beruntaikan penuh pernak-pernik mahkota bebungaan perhiasan pengantin
wanita.
Lelaki itu berdiri dan membuka kaos berwarna gelapnya, terlihatlah
tubuh kekarnya yang berotot begitu perkasa membentuk tonjolan-tonjolan
yang jelas serta dadanya yang penuh dengan bulu-bulu hitam yang kasar.
Perutnya begitu sempurna dengan otot-otot perutnya begitu mencetak
tubuh kelelakiannya. Iapun kini melucuti celananya di hadapan gadis itu
yang ketakutan meringkuk di tepian ranjang mahligai perkawinannya.
Kejantanan lelaki itu masih tidur namun terlihat besar dengan kedua
biji pelirnya yang menggantung dengan gagahnya kira-kira ukurannya ada
dua kali lebih besar dari punyaku. Agaknya tak secepat itu lelaki
perkasa ini terangsang kelelakiannya hanya cuma dengan mengemuti
payudara gadis belia nan cantik yang kukira akan menawan hati bagi
setiap pria yang melihatnya.
Kedua bola mata nan indah milik gadis belia cantik itu begitu
kagetnya demi melihat apa yang terpampang di hadapannya dari sosok
seorang lelaki gagah yang demikian perkasa, dan rasanya sang suaminya
belum tentu akan memilikki tonjolan di selangkangannya seperti lelaki
bajingan kepala perampok yang menyatroni rumahnya ini. Seketika
tubuhnya semakin ciut saja menanti apa yang akan dilakukan lelaki itu
kepadanya sesudahnya. Berikutnya lengan kirinya yang terikat erat itu
dicekal oleh sang jahanam yang serta menariknya dari ranjang untuk
kemudian dipaksa berdiri bersebelahan dengan tubuh lelaki itu yang
telah telanjang kini.
Ketika kedua tubuh berlainan jenis kelamin itu telah berdiri, aku
melihat dengan jelas bahwa ukuran lelaki tubuh lelaki itu ada dua kali
lebih besar dari tubuh sang gadis malang ini. Tubuh gadis itu diraihnya
sehingga tubuh mereka kini saling berhadapan, lelaki itu berjongkok
tepat dihadapan tubuh sang pengantin perempuan itu kemudian dengan
perlahan-lahan menyusupi gaun serta melucuti celana dalam dara itu yang
tersisa.
Aku terus memandangi detil kejadian itu, saat lelaki itu mulai
menarik celana itu dari bongkahan pantatnya sampai melorot ke betis
indah sang wanita muda, diiringi suara sesenggukkan tangis gadis cantik
nan malang ini. Kulihat sesuatu bagian dari miliknya yang terlarang
dapat kulihat dengan jelas, yakni di sela-sela pangkal pahanya yang
putih mulus bak lobak itu dihiasi dengan bulu-bulu halus garis
kemaluannya yang masih tertutup rapat sama sekali.
Namun yang membuatku lebih bernafsu lagi adalah ketika mataku
tertumbuk pada celana dalam putih sutranya gadis itu yang kini telah
tergantung di betis indah kirinya, tampak pada bagian yang menutupi
auratnya pada kain celana tersebut terlihat bercak lendir yang berasal
dari keintimannya. Bercak cairan itu sedikit menggumpal seperti jelly
yang membuatku teringat akan apa yang tertulis dalam buku pengetahuan
sex yang pernah aku baca, bahwa ada beberapa wanita dalam usia suburnya
akan mengalami hal seperti ini dan itu adalah tanda rahimnya telah siap
untuk dibuahi oleh lelaki.
Kepala perampok itu agaknya juga telah mengetahui noda percikkan
lendir gadis itu pada celananya, dan ia meraih celana dalam yang
tergantung di betis kiri itu kemudian menyorongkan hidungnya mengendus
sisa cairan itu. Bagai seorang maniak tulen, bajingan itu menjilati
sekaligus melahap lendir di celana sang dara dengan rakus dan buas bak
menjilati es krim saja layaknya.
Gadis itu hanya dapat memejamkan matanya menyaksikannya dengan
penuh kengerian serta juga perasaan malu yang amat sangat dengan penuh
rona merah di kedua pipinya, bahwa lelaki itu ternyata menyukai sekali
cairan yang berasal dari kemaluannya serta apa yang akan dilakukan oleh
lelaki itu selanjutnya terhadap seorang wanita seperti dirinya ketika
telah sama-sama berdua di dalam kamar tanpa diketahui oleh orang lain.
Sama sekali tak pernah diduganya bahwa seorang lelaki itu akan begitu
penuh dengan nafsu binatang tatkala mencumbui seorang wanita, dan
kembali air matanya berderai jatuh untuk yang kesekian kalinya. Belum
pernah ia telanjang seperti ini dihadapan seorang lelaki manapun dan
rasa malu itu terus mendera hati dan perasaan halusnya sebagai seorang
wanita baik-baik.
"Hahaha.. manis.. lendir kemaluanmu begitu wangi dan lezat..
marilah kita nikmati malam bahagia ini berdua, bersamaku kita akan
mengarungi surga kenikmatan yang tak akan kau dapatkan dari suamimu
itu..", rayu lelaki bajingan yang jantan itu sambil mendekatkan
wajahnya diantara celah miliknya yang selama ini belum pernah dilihat
atau tersentuh oleh lelaki manapun, tak terkecuali oleh suaminya
sendiri yang belum sempat mereguk kebahagiaan malam pertama mereka itu.
Dengan paksa kini ia mendorong tubuh gadis itu hingga terjerembab
di atas kasur pelaminannya kembali, serta merta sebelum gadis itu
tersadar apa yang akan terjadi selanjutnya, ia menyibakkan gaun
pengantin yang menutupi selangkangannya, kemudian mencengkram kedua
tungkai kaki gadis itu hingga dengkulnya kini tertahan pada kedua belah
puting payudaranya yang memerah basah oleh sisa air liur lelaki itu
saat tadi mencumbunya. Aku tak dapat melihat apa yang dilihat oleh
lelaki itu kini, yang pasti aku juga sebenarnya sangat ingin melihat
bagaimana bentuk dari kemaluan seorang wanita yang sama sekali belum
pernah bersetubuh dengan laki-laki, tak seperti yang sering kusaksikan
dalam filem biru yang rata-rata telah rusak dan bentuknya sudah jelek
dan tak menggairahkan lagi untuk dilihat.
Percuma saja gadis itu berusaha mengatupkan kedua belah pahanya
yang mulus itu karena cengkeraman tangan bajingan kepala perampok itu
begitu kuat menahan kedua tungkai kakinya, bahkan bukaan kedua kakinya
semakin melebar saja manakala kekuatan dorong lelaki itu di tambah
untuk melawan daya tolak gadis itu. Aku yakin sekali lelaki itu telah
berhasil menyaksikan serta menikmati keindahan dari kemaluan gadis itu
seutuhnya sudah, lalu dengan menggunakan telapak kaki kanannya yang
besar dan berotot, ia menginjak tungkai kaki kiri gadis itu
menggantikan tangan kanannya untuk menahan agar gadis itu tetap
mengangkang, kemudian tangan kanannya ia gunakan untuk membuka bibir
belahan berbulu milik sang dara yang tak berdaya diperlakukan serendah
dan sehina itu.
Wajah lelaki itu semakin senang setelah melihat apa yang ada dalam
pangkal paha sang dara yang terbuka tersebut, agaknya ia telah melihat
kesucian gadis itu yang selama ini telah banyak kubaca dan kudengar
dari cerita-cerita temanku yang telah menikah, bahwa seorang wanita
yang belum pernah disetubuhi lelaki masih mempunyai selaput dara yang
menjaga jalan masuk liang kewanitaannya sekaligus sebagai tanda
keperawanannya.
Sayang sekali aku tak dapat menyaksikannya dengan jelas sebagaimana
yang dilihat oleh lelaki jahanam itu, karena pantulan dari kaca meja
rias dan lemari pakaian itu tertutup oleh bayangan punggung belakang
tubuh telanjang lelaki tersebut. Terlihat wajah lelaki itu semakin
mendekat kearah pangkal paha dari kedua belah kaki yang terkangkang dan
tengah menghirup aroma yang terpancar dari selangkangan gadis belia itu
yang terbuka lebar. Kata orang, wanita mempunyai bau yang khas pada
vaginanya apalagi yang masih gadis, maka aroma baunya masih kental
sekali, begitu sangat sembab asli perawan murni!
Aku iri dengan lelaki itu saat ini, karena seumurku sama sekali aku
belum pernah mengetahui seperti apa rasanya kenikmatan yang asli ketika
bersamaan dengan seorang wanita, apalagi sedekat dan seintim mereka
kini. Walaupun gadis itu sedang dalam paksaan, namun tak membuat lelaki
itu kehilangan selera kenikmatannya, bahkan kini setalah mencengkram
kembali tungkai kiri gadis itu dengan tangannya, ia membuka mulutnya
serta menjulurkan lidahnya tepat ditengah-tengah lubang berbulu gadis
itu.
Aku hanya mendapati betapa kumis lelaki itu seakan telah menyatu
dengan bulu-bulu jembut sang dara belia yang malang ini. Lidahnya terus
bergerak-gerak lincah menyapu area terlarang milik mempelai perempuan
ini yang berusaha menahan gairah keperawanannya yang terus dibangkitkan
gejolaknya oleh sentuhan-sentuhan lelaki itu pada organ intimnya.
Ke Bagian 04
| Title | Author | Views |
| Perkosaan Rani Mahkota Sari |
Rani Sister |
378,494 |
| Nikmatnya Lubang-lubang Tetanggaku |
forum_pas@yahoo.com |
252,212 |
| Pemerkosaan Terhadap Sesama ABG |
cucumama2000@yahoo.com |
232,556 |
| Pesta Perawan |
Jeki Velani |
188,101 |
| Diperkosa Maling Bejat |
David Sebua |
186,571 |
| Memperkosa Seorang Istri Setia 01 |
boby5555@usa.net |
147,589 |
| Nikmatnya Diperkosa |
rnurhadhi@yahoo.com |
135,452 |
| Tragedi Malam Pengantin - 01 |
cupcupwaowao@yahoo.com |
117,737 |
| Mosaik Para Istri Yang Diperkosa - 2 |
Rusliani |
82,301 |
| Tak Berdaya |
sonic_blueus@yahoo.com |
81,416 |
| Tragedi Malam Pengantin - 02 |
cupcupwaowao@yahoo.com |
77,762 |
| Para Pemerkosa yang Brutal 02 |
tommy_axl@yahoo.com |
76,368 |
| Riska |
thomas_liem_2003@yahoo.com |
74,546 |
| Terjebak Permainan |
askepecun@yahoo.com |
69,796 |
| Derita Seorang Anggota Polwan 01 |
henychrist@yahoo.com |
68,095 |
|
|
|
|
|
|
|