|
|
Dari Bagian 08 Barulah kulihat pada pukul setengah satu pagi, tubuh lelaki itu
bergetar hebat diatas tubuh korbannya yang pingsan untuk sekian lamanya
dan tanpa sepengetahuan gadis muda belia nan cantik ini, bajingan ini
memuntahkan segenap akhir puncak dari nafsunya yang meledak-ledak
kedalam tubuhnya. Paha yang terbuka membentuk huruf "V" dari tubuh
gadis itu ditekannya kuat-kuat. Tubuh kekarnya seakan telah lekat
menjadi satu dengan korbannya dan tanpa aku sadari sebenarnya lelaki
itu sedang memuntahkan seluruh persediaan cairan mani lelakinya yang
sejak tadi tersimpan di kedua belah biji pelir besarnya nan perkasa.
Tanpa sepengetahuanku sama sekali cairan kontol lelaki itu yang
mengandung benih-benih cintanya kini muncrat-muncrat mengisi rongga
rahim gadis itu yang tengah dalam keadaan subur malam itu.
"Croot..! serr.. serr.. creet.. cret!", benih lelaki itu begitu
tersembur dengan sangat cepat menyemburat kuat ke dalam isi dasar
belahan memek gadis itu yang dikangkanginya tanpa pelindung sama sekali
ini.
Bahkan aku kini dapat melihat rembesan lendir mani lelaki jahanam
itu keluar dari celah-celah memeknya yang masih menelan penuh
keseluruhan dari batang kontol perkasanya itu didalamnya sampai
melumuri lubang anusnya, bahkan sampai menetes-netes ke permukaan sprei
pengantin itu dibawahnya setelah meleleh di bongkahan pantat sang dara
belia yang terkalahkan. Saking terlampau banyaknya lendir nista dari
lelaki itu sehingga membuat seluruh rongga rahim gadis belia nan mungil
ini kini tak sanggup lagi untuk menampung semuanya.
Dan kini kedua tungkai kaki milik gadis yang masih tak sadarkan
diri ini diangkat tinggi-tinggi oleh sang bajingan tersebut hingga
belahan bongkahan daging pantatnya yang terbuka telah sejajar dengan
dada berbulu milik sang lelaki jantan penakluk si kembang desa ini.
Permukaan dada itu digesek-gesekkan pada bongkahan pantat dara bunga
yang telah berhasil dipetik keindahannya ini olehnya seraya menyaksikan
memeknya yang telah banjir dilumuri oleh lendir putih kentalnya.
Dalam posisi yang setengah menggantung demikian tubuh telanjang
dara itu hanya dapat bertumpu pada kedua belahan pundaknya yang
tertekuk seperti udang dengan kedua kaki terbuka mengangkang diudara.
Alhasil belahan lubang memeknya yang telah penuh oleh cairan lendir
mani lelaki itu terjungkit keatas dan agaknya memang lelaki itu
menginginkan tubuh korbannya bertahan pada posisi itu agar benih
spermanya yang telah ia muntahkan tadi dapat membuahi rahim korbannya
ini. Benar-benar kepala rampok itu seorang maniak tulen yang sangat
dahsyat dan brutal aksinya tersebut serta membuatku semakin ngeper saja
karena takut tertangkap basah pula olehnya. Sepuluh menit ia hanya
terpaku sambil tetap menahan tungkai kaki gadis itu yang terkapar tanpa
perlawanan lagi dan terus terpekur menatap lubang kencing pada
selangkangan dara ini nan merekah.
Kepala rampok itu turun dari ranjang pelaminan korbannya dengan
senyum kemenangan, ia segera mengemasi perhiasan-perhiasan yang tadi
gadis itu kenakan, bahkan cincin kawin berlian kepunyaannya telah
dilolosi pula dari jari manis lentiknya yang masih belum sadar dari
pingsannya setelah dinodai oleh lelaki ini. Dilantai bawah kamar
pengantin itu telah berserakkan oleh ceceran kain yang dulunya melekat
ditubuh keduanya dan diraihnya sepatu putih sang mempelai wanitanya
untuk kemudian diendusi dalamnya tempat kaki gadis itu biasa melekat
disitu.
Tampaknya ia sangat menikmati hal tersebut, lalu celana dalam gadis
itu juga kembali diciuminya sampai aku berpikir bahwa lelaki ini
benar-benar telah dibatas ambang normal manusia pada umumnya. laci meja
riasnya diacak-acak dan mengambil barang-barang berharga yang terdapat
didalamnya, demikian pula isi lemari pakaian korbannya lalu semuanya
dikumpulkan dalam satu kantung plastik hitam siap untuk dibawa pergi.
Setelah itu ia keluar dari kamar itu meninggalkan tubuh gadis belia
yang telah digagahinya secara sadis sepanjang malam sambil membawa
ceceran pakaiannya sendiri.
Kira-kira pada pukul satu dini hari, tubuh kepala rampok itu
meloncati pagar sambil menggendong karung hasil rampasannya dari rumah
sebelah sebelum menghilang di kegelapan malam. Tubuh dara itu masih
terbujur lemas di ranjangnya, namun kini aku melihat salah seorang anak
buahnya membuka pintu kamar dimana gadis belia ini tertidur. Sambil
mengendap-endap dirinya mendekati dan menaikku ranjang peraduan itu
dengan tersenyum-senyum mesum. Tangannya yang kurang ajar
mencolek-colek tubuh telanjang itu serta berusaha membangunkan tubuh
dara molek itu yang masih terlentang indah menantang di matanya ini.
Demi mengetahui bahwa gadis ini sudah pingsan, ia merentangkan
kedua belah gadis itu membentang terkangkang. Dilihatnya memek wanita
muda cantik nan dihiasi jembut kemaluannya telah penuh oleh ceceran
sperma yang telah mengering disana-sininya. Kedua jari telunjuk dan
jari tengahnya secara bersamaan dicelupkan kedalam belahan terlarang
dari gadis itu nan terbuka. Terasa begitu hangat dan lunak dinding
keintiman yang berada didalamnya. Ketika dikeluarkan kedua jari itu
telah berlumur cairan vaginanya yang telah menyatu dengan bercak darah
kesuciannya disana sini sebagai bukti nyata bahwa keperawanannya sudah
dimakan oleh bossnya dan dialah lelaki pertama yang berhasil memerawani
tubuhnya.
Walaupun begitu ia tetap akan mengambil jatah bagiannya pula untuk
menggarap gadis tersebut dengan berpatokan bahwa memek wanita bisa
untuk di "salome", alias satu lobang untuk rame-rame. Ia mengambil
plester dari saku celananya lalu memplester rapat kedua mulut bibir
dara itu yang terkatup, lalu kedua tangannya dijadikan satu ke atas
kepalanya kemudian diikatkan dalam posisi berdiri diatas papan atas
yang membentang diatas tiang kayu kelambu ranjang perkawinan itu dengan
susah payah ia merengkuh tubuh telanjang si dara yang masih lemas itu
agar dapat diatur posisi enakknya untuk digarap olehnya.
Pada laci meja rias gadis tersebut kini ia menemukan sebotol
parfume yang beraroma tajam, lalu ia lekatkan ke lubang hidung gadis
itu untuk menyadarkannya. Dara itu membuka kedua belah pelupuk matanya
yang cantik. Bola matanya yang bulat bersih bersinar itu kini terbeliak
terkejut mendapati dirinya sudah tergantung dengan kedua tangannya
telah terikat diatas kepalanya. Lelaki itu dengan liarnya telah
mengemuti puting payudaranya dan sudah dalam keadaan telanjang pula,
ketiak dara ini tak luput dari sasaran sapuan lidahnya yang sudah konak
ini. Betapa malang nian penderitaan yang harus ditanggung oleh gadis
belia yang telah ternodai sedangkan suaminya telah dibantai secara keji
para garong itu tanpa ampun.
Lelaki yang kedua ini membasahi sekujur tubuh bugilnya nan begitu
sedap dipandang mata serta menawan hati segenap pria dan aku yakin
takkan ada seorangpun lelaki yang akan menolak bersebadan dengannya.
Seperti mandi kucing saja ia menikmati setiap lekuk liku tubuh
telanjang gadis itu yang membakar birahi kejantanannya kini sampai
sekujur tubuh gadis itu dilumuri semua oleh cairan ludahnya dari ujung
rambut hingga ke ujung kaki tanpa perlawanan yang berarti. Kulihat
tatapan gadis itu telah kosong kedepan saat dicumbui lelaki kedua yang
merupakan salah satu anak buah dari ketiga garong yang menyatroni rumah
barunya ini.
Harga dirinya telah hancur lebur serta kehormatannya telah hilang
dari tubuhnya. Sang bunga desa yang sedang mekar-mekarnya ini di tengah
usianya nan belia telah terpetik sudah. Keperawanannya telah ludes
tandas dicicipi para lelaki laknat ini. Lelaki kedua ini telah berdiri
berhadapan dengan tubuhnya yang telanjang siap untuk menerkam
mangsanya, sedangkan tungkai kaki kiri gadis itu yang dalam posisi
berdiri tersebut ditekuk lututnya dan ditahan oleh lengan kanannya
sehingga setengah mengangkang.Batang pelirnya yang tak sebesar
kepunyaan bossnya tadi tampak sudah tegang mengacung. Diarahkannya
kontolnya itu ke dalam belahan lubang kencing gadis itu untuk kemudian
dibenamkan secara paksa.
"Bless.. blesek!", habislah sudah kontol itu tertelan oleh memek
cewek nan cantik ini. Dientotnya cewek pengantin ini dengan tak kalah
buasnya dengan sang bossnya tadi.
Meskipun sang malam telah turun dari peraduannya, namun tak
membuatku menjadi mengantuk, malahan aku semakin bersemangat saja
menyaksikan aksi pelecehan seksual yang tengah dilakukan oleh lelaki
kedua ini terhadap korbannya. Birahinya begitu meletup-letup saat
mengentoti vagina gadis malang ini. Kedua belah testisnya
menampar-nampar pantat dara ramping nan montok begitu menggemaskan itu.
Pinggul lelaki itu bergoyang-goyang luwes diantara rekahan pahanya yang
terbuka. Kaki kirinya sang dara yang tengah dientot sambil berdiri oleh
lelaki ini tampak terguncang-guncang hebat.
Kedua tubuh yang menyatu di malam itu seperti pertunjukkan tarian
striptis nan penuh dengan nuansa erotis. Rambut hitam panjang sebahu
gadis itu bahkan sampai tersibak-sibak kekanan dan kiri dari sisi
wajahnya yang sudah tanpa ekspresi lagi. Pompaan pada tubuhnya yang
tergantung itu terus dilancarkan oleh lelaki kedua ini nan bertubi-tubi
menghujam kedalam lubang intimnya seakan tiada henti-hentinya. Punggung
belakang dara belia nan polos itu dielus-elus oleh tangan-tangan jahil
yang kurang ajar dari bajingan kedua ini. Kulit montok nan halus itu
begitu licin dan sensual saat diraba disela-sela entotan pada bibir
memeknya yang telah penuh oleh sumpalan batang pelirnya, sehingga turut
bergelinjang meliuk-liuk manja dalam dekapan pelaku pemerkosaan
terhadap gadis belia yang sangat cantik luar biasa ini.
Ke Bagian 10
| Title | Author | Views |
| Perkosaan Rani Mahkota Sari |
Rani Sister |
378,494 |
| Nikmatnya Lubang-lubang Tetanggaku |
forum_pas@yahoo.com |
252,212 |
| Pemerkosaan Terhadap Sesama ABG |
cucumama2000@yahoo.com |
232,558 |
| Pesta Perawan |
Jeki Velani |
188,101 |
| Diperkosa Maling Bejat |
David Sebua |
186,571 |
| Memperkosa Seorang Istri Setia 01 |
boby5555@usa.net |
147,590 |
| Nikmatnya Diperkosa |
rnurhadhi@yahoo.com |
135,453 |
| Tragedi Malam Pengantin - 01 |
cupcupwaowao@yahoo.com |
117,737 |
| Mosaik Para Istri Yang Diperkosa - 2 |
Rusliani |
82,301 |
| Tak Berdaya |
sonic_blueus@yahoo.com |
81,416 |
| Tragedi Malam Pengantin - 02 |
cupcupwaowao@yahoo.com |
77,762 |
| Para Pemerkosa yang Brutal 02 |
tommy_axl@yahoo.com |
76,368 |
| Riska |
thomas_liem_2003@yahoo.com |
74,546 |
| Terjebak Permainan |
askepecun@yahoo.com |
69,796 |
| Derita Seorang Anggota Polwan 01 |
henychrist@yahoo.com |
68,097 |
|
|
|
|
|
|
|