|
|
Dari Bagian 11 Tubuh kekarnya semakin liar mengempos dubur korbannya yang telah
lunglai habis-habisan ini digilir sejak tadi, sebelah kakinya yang
setengah jongkok itu kala mengentoti anus korbannya diangkat seperti
anjing yang sedang kencing serta lututnya menumpu pada bongkahan pantat
gadis tersebut sambil terus mengenjot tubuh perempuan belia yang telah
takluk padanya. Tubuh keduanya tampak semakin licin berkilat oleh peluh
mereka yang menyatu menghiasi adegan intim nan penuh paksaan semalam
suntuk ini.
Karena lama bertahan lama dalam posisi itu, aku melepaskan aksi
intipku dulu untuk membuat secangkir kopi hangat sebagai penahan rasa
kantukku yang mulai melanda kedua pelupuk mataku ini dan meninggalkan
adegan paksa yang masih berlangsung itu tanpa adanya usaha untuk
mencegah peristiwa tragis yang menimpa sosok dara belia nan cantik
namun bernasib sangat malang.
Selang beberapa saat aku hanyut dalam tegukkan sensasi kopi hangat
yang kureguk di tenggorokkanku untuk kemudian kembali lagi melanjutkan
aksi intipku. Lelaki penikmat dubur cewek ini kini berdiri diatas kasur
ranjang pengantin itu dan tubuh perempuan muda yang masih menungging
ini kedua kakinya ditarik melempeng kebelakang dengan kedua belah
lututnya yang telah lurus itu tercengkeram oleh kedua tangan kekarnya.
Lubang anusnya kembali ditembus batang kejantanan lelaki ketiga yang
terakhir ini mengerjainya malam itu.
Dua bongkahan pantatnya yang padat menempel pada selangkangan
lelaki yang doyan anus wanita ini dengan kaki lurus kebelakang melewati
kedua pinggang pemerkosanya dengan posisi betis indahnya yang menekuk
melengkung keatas serta menggantung bebas diudara. Rasanya jarang
sekali ditemukan dalam film-film porno adegan yang seperti ini, tetapi
kini dilakukan oleh pria itu kepada wanita korban pelampiasannya ini.
Ia memaksa kedua kaki gadis itu menjepit pinggangnya dengan kedua
mata kaki korbannya bersilangan sehingga tubuhnya yang telanjang
tergantung indah ini mengunci ketat pinggang lelaki bajingan itu. Dalam
keadaan demikian kedua belah payudaranya nan indah melesak di kasur nan
empuk itu menjadi tumpuan tubuhnya yang setengah melayang di udara ini.
Dengan posisi demikian maka makin dalamlah tusukkan pelir lelaki itu
menembus poros usus gadis belia cantik nan penuh derita berkepanjangan
ini.
Anusnya terasa dimasukki oleh besi panas saja karena diusianya yang
masih terlalu dini itu ia sudah dipaksa untuk mengenal permainan
ranjang yang demikian tak lazim yang diperbuat lelaki-lekaki
pemerkosanya. Tubuhnya yang semula kelihatan sangat mulus bersih serta
terawat apik tanpa sedikitpun cacat dan cela tadinya itu kini berubah
menjadi lusuh dan kotor bermandi keringat dengan lelehan lendir penuh
nista permainan paksa mereka yang berceceran disana-sini.
Kasur putih dibawahnya telah penuh bercak darah kesuciannya di
malam perkawinan yang mana keperawanannya telah direnggut oleh lelaki
yang bukan kekasihnya, tetapi melainkan para pembunuh suaminya sendiri.
Dengan sisa-sisa tenaganya yang terakhir gadis itu berusaha mengetatkan
jepitan bongkahan pantatnya sendiri dan membiarkan lelaki itu terus
menikmati kehangatan lorong dinding-dinding anusnya sambil berharap
lelaki itu segera menyudahkan permainannya yang telah membuat duburnya
menjadi semakin sembab dan bengkak ini. Tetapi ia salah menduga stamina
lelaki ketiga ini yang demikian kuat melakukan anal sex terhadap tubuh
mekarnya yang telanjang dalam dekapan.
Tanpa terasa cairan di anusnya semakin keluar melumuri daerah
tempat keluar masuk batang kejantanan perkasa lelaki sang pemerkosa
terakhir ini yang terus menggenjotnya dengan brutal. Suara
berdecak-decak pada dinding anusnya yang tergesek-gesek oleh kontol itu
semakin jelas terdengar olehku. Clop! clop! clop! Begitulah bunyi yang
ditimbulkan dari dubur yang tengah diperkosa tersebut dan itu semakin
dahsyat dilancarkan dengan penuh semangat oleh lelaki ketiga ini.
Akupun berpikir kalau seandainya nanti mendapatkan seorang istri, maka
aku akan pula ingin merasakan nikmat lubang pantatnya saat melayaniku
nanti sebagai variasi bercinta, karena rasanya pasti demikian lezat
sebagaimana yang telah kusaksikan sendiri saat ini dari lelaki garong
itu kepada korbannya.
Dan lama-kelamaan jepitan kedua kaki dara yang bersilangan itu
mulai melemah sudah, tubuh telanjangnya terhuyung-huyung jatuh kebawah
seakan tulang-tulangnya telah terlolosi satu persatu. Tampaknya ia
kembali kehilangan kesadarannya, namun tangan kekar itu sigap sekali
menahan perut rampingnya agar pinggul telanjang korbannya tak sempat
ambruk ke atas kasur, dicabutnya zakar itu dari anusnya, kemudian tubuh
pingsan yang terkapar itu ditelentangkan.
Kedua tumit dara belia itu di taruh diatas pundaknya kiri kanan dan
betis indahnya didekap didada bidang lelaki ketiga itu, otomatis
pinggul gadis itu terangkat melayang separuh diudara nan bertumpu pada
punuknya seiring tarikan lelaki tersebut pada kakinya. Kedua belah
payudaranya nan indah semakin membulat mengembang dalam posisi sensual
ini.
Tanpa perlu diarahkan lagi dengan tangannya, lelaki itu mendorong
pinggulnya yang berada tepat pada bongkahan pantat yang terbuka itu
sehingga kontolnya terbenam di lubang memek gadis yang sudah becek itu
tanpa kesulitan yang berarti. Memeknya telah licin dan sudah tak sempit
seperti semula akibat diperawani oleh kontol boss mereka yang paling
besar diantara mereka bertiga, namun pelir anak buahnya tak bisa
dianggap remeh karena tetap lebih besar dan panjang pula dari
kepunyaanku.
Demikianlah ia kini berganti mengerjai vagina korbannya yang
sepertinya akan diperlakukan sama seperti yang diperbuat oleh bossnya
dahulu. Ia tampaknya ingin membuat gadis ini menjadi hamil, karena
selain malam itu bertepatan dengan masa kesuburan rahimnya, ia ingin
pula mencoba-coba dari gadis yang begitu sempurna ini nantinya pasti
akan menghasilkan keturunan yang bagus pula keindahan fisik dan
ketahanan tubuhnya melayani lelaki. Hanya saja ia khawatir kalau bibit
bossnyalah yang jadi, sedang dirinya tidak, kalau hal itu terjadi maka
ia tak dapat berbuat apa-apa, karena ia mencintai gadis ini sekarang
sekaligus menyukai pantatnya nan memberinya kepuasan maksimal di atas
ranjang.
Deru birahinya semakin menyala-nyala seiring dengan suara
kecipakkan di vagina becek itu yang terus diembatnya sampai suatu saat
pula tubuhnya kejang-kejang sambil menekuk bak seekor udang mendekap
erat pinggul korbannya dan memuntahkan semua isi cairan lahar panas
dari pelirnya yang telah begitu lama terbenam di rongga peranakan gadis
cantik nan begitu mudanya itu.
Sesudahnya ia menyatukan kedua kaki gadis telanjang itu yang telah
diluruskan kemudian mengikat kedua mata kakinya menjadi satu lalu tubuh
bugil korbannya ini digantung diatas kayu pancang kelambu ranjang itu
yang terbut dari kayu jati sehingga kuat menahan tubuh telanjang dara
montok yang pingsan ini dengan kepala dibawah berurai rambut hitamnya
yang berserakan di atas sprei putih ranjang pelaminan penuh noda ini.
Tampak cairan sperma lelaki itu meleleh turun dari celah-celah bokong
mudanya yang menggantung tanpa daya ini.
Satu jam lelaki itu membiarkan tubuh molek si dara tergantung
sampai dirasanya sperma yang telah ia tumpahkan tadi di dalam rahimnya
sudah kering terserap oleh tubuhnya yang mana diharapkan dapat membuahi
rahim mudanya itu untuk menjadi ibu dari anak-anak mereka nanti.
Setelah itu ia memanggul tubuh gadis yang telah ternoda itu pergi
meninggalkan rumah tetanggaku tersebut dan menghilang di kegelapan
malam. Akupun segera berkemas-kemas pergi meninggalkan rumahku lagi
dalam keadaan kosong untuk pulang disaat hari menjelang subuh kembali
ke tempat kostku dengan hati galau.
*****
Kutatap tulisan di koran sore ini yang bertajuk kriminal dan kudapati berita mengenai peristiwa tersebut di dalamnya.
"Pembunuhan sekaligus penculikan yang menimpa sepasang pengantin
baru, gadis yatim piatu itu bernama Evelyne, berusia 19 tahun, belum
diketahui dimana keberadaan gadis itu sekarang.." Kututup lembaran koran itu dengan penuh sesal dihati akan bayang-bayang
wajah gadis itu yang seolah-olah masih tersenyum manis padaku saat
keluar dari mobil pengantinnya waktu itu dari balik jendela rumahku. Ia
memang masih terlalu belia untuk mengalami kejadian tragis seperti itu.
Andai saja dia yang menjadi istriku.. mungkin ceritanya akan lain.
END
| Title | Author | Views |
| Perkosaan Rani Mahkota Sari |
Rani Sister |
378,494 |
| Nikmatnya Lubang-lubang Tetanggaku |
forum_pas@yahoo.com |
252,211 |
| Pemerkosaan Terhadap Sesama ABG |
cucumama2000@yahoo.com |
232,556 |
| Pesta Perawan |
Jeki Velani |
188,101 |
| Diperkosa Maling Bejat |
David Sebua |
186,571 |
| Memperkosa Seorang Istri Setia 01 |
boby5555@usa.net |
147,589 |
| Nikmatnya Diperkosa |
rnurhadhi@yahoo.com |
135,452 |
| Tragedi Malam Pengantin - 01 |
cupcupwaowao@yahoo.com |
117,736 |
| Mosaik Para Istri Yang Diperkosa - 2 |
Rusliani |
82,301 |
| Tak Berdaya |
sonic_blueus@yahoo.com |
81,416 |
| Tragedi Malam Pengantin - 02 |
cupcupwaowao@yahoo.com |
77,762 |
| Para Pemerkosa yang Brutal 02 |
tommy_axl@yahoo.com |
76,368 |
| Riska |
thomas_liem_2003@yahoo.com |
74,546 |
| Terjebak Permainan |
askepecun@yahoo.com |
69,796 |
| Derita Seorang Anggota Polwan 01 |
henychrist@yahoo.com |
68,095 |
|
|
|
|
|
|
|