|
|
Dari Bagian 2 Lalu si Bapak menaiki ranjang, disorongkannya kontol supernya ke mulut
Della, Della menyongsong nafsu. Tersedak. Lalu mulai menjilatinya.
Meludah. Mulai menjilati kembali. Ketika batang sudah mengkilat lalu
bless, dimasukkan ke mulutnya. Monyong mulutnya menampung lingga segede
itu. Tegar dan kokoh. Tangan kiri Bapak menjangkau ke belakang, mencari
vegy Della. Lalu dicolokkannya. Dengan jari tengahnya lalu vegy Della
yang telah agak kuyup dikocok-kocok. Della menjerit-jerit.
"Buussyeett.. Arrghh.. Aadduhh.. Aaghh.. Aahh ", Della mulai
menggila kembali. Kedua lubang Della disenggamai bersamaan. Mulut dan
vegy-nya.
"Ayyoo neengg.. Teruss.. Aahh.. Ahh..", Si Bapak rupanya sudah
mulai fly juga. Dimajumundurkan kontolnya sehingga mulut Della
termonyong-monyong.
"Seddott.. Seddott.. Neng..".
Fantasi dikulum bidadari menerbangkan jiwanya menuju kesempurnaan
kenikmatan yang dirasakan oleh saraf-saraf alat senggamanya. Kekuasaan
virtual bahwa telah mampu menindih dan akan menyetubuhi seorang
bidadari dari negeri awang-awang telah menghantar birahinya melampaui
batas kesadaran. Ekstase. Osilasi pantatnya semakin akseleratif, kepala
Della terpental-pental maju mundur. Dan crroott.. Crroott luar biasa
pejuh yang diproduksinya.
"Oohh neenngg.. Tellan.. Teellaan.. Pejuhh.. Baappaak.. Yaagghh",
sambil terhentak-hentak kelojotan Si Bapak mengangkat kepala Della dan
menekan kontolnya agar tidak lepas dari mulut Della.
Della gelagapan tetapi menikmati menyeruput pejuh yang banjir di
mulutnya. Menjilat-jilat lalu menelannya. Aku belum keluar, pegel
sedari tegang terus belum ada hasil. Aku masih menginginkan adegan
senggama kelamin vs. Kelamin.
Lalu robohlah sosok tua Si Bapak menggelosor di samping Della
setelah nyaris 1 jam permainan berlangsung. Menelentang menatap
langit-langit kamar, nafas ngos-ngosan dengan dada kembang kempis.
Della belum klimaks. Della melap mulutnya lalu menuju toilet. Beberapa
menit kemudian dia keluar dengan bertelanjang. Menghampiri Si Bapak,
mengangkanginya, lalu mulai mengocok batang kontol Si Bapak. Memanasi
Si Bapak, dia ingin ikut dituntaskan. Penyelesaian atas dirinya adalah
keharusan.
Si Bapak semakin terpana, tubuh yang begitu indah menginginkan
dirinya. Putih bak salju, lembut dan mulus. Badan ramping, tinggi,
tetek besar, perut rata, pinggang kecil, pantat padat montok, usia
masih belia. Tiada cacat atas dirinya. Alangkah merasa beruntungnya Si
Bapak. Sudah menikmati tubuh bidadari seindah ini masih dibayar pula.
Seumur-umur tidak pernah terbayangkan sama sekali bakal dianugerahi
keajaiban seperti ini.
Kontol Si Bapak diusap-usapkan ke bibir vegynya. Dia ingin disetubuhi dengan sempurna, vegynya ingin dimasuki.
Mereka berdua telanjang kini. Si Bapak di bawah, Della mengangkang
dan sedang mengocok. Tangan Si Bapak merengkuh tetek-teteknya,
meremas-remas, memilin-milin putingnya, lalu mengenyot-ngenyotnya.
Della masih panas, tetapi dia masih belum diklimakskan. Vegynya
meneteskan cairan-cairan, nampak lebih kuyup dari sebelumnya.
Dibangkit-bangkitkan kembali gairah lelaki tua di bawahnya. Dan
tanpa menunggu lama kontol Si Bapak mulai dialiri darah kembali
sehingga mulai meregang. Della senang. Semakin ditekuninya
kocok-kocokannya. Dijilatinya tetek-tetek Si Bapak. Tangannya kadang
mengelus pangkal kontol, area penuh saraf, Si Bapak mulai mendengus.
Direngkuhnya agar Della mendekat, dikulum puting-puting teteknya,
lalu mereka berpagutan kembali. Tangan-tangan berotot Si Bapak bergeser
meremas-remas pantat montok Della. Diusap-usapnya bibir vegy Della,
lalu diselipkan jari tengah kedua tangannya melesak ke lubang vegy
Della. Della menjerit.
Ketegangan kontol Si Bapak telah sempurna kembali, Della
menuntunnya menuju lubang miliknya. Diusap-usapkan terlebih dahulu
memutari sekeliling bibir vegynya. Della terpekik-pekik dan
meregang-regang. Lalu dijebloskannya kontol itu pelan dan pasti.
"Ehhg.. Egghh..", pantatnya naik turun, maju mundur, mengebor seluruh titik-titik kenikmatannya.
Matanya terpejam dengan bibir yang menganga dan mendesah-desah
histeris. Pantatnya diputar-putar, mencari persinggungan kontol dengan
saraf di dalam lubangnya yang paling sensitif. Bila ketemu lalu dia
terpekik dan dipercepat kocokannya. Si Bapak terbawa gairah kembali
sehingga pantatnya pun ikut diputar dan digoyang-goyangkan. Membikin
Della semakin gila.
Berhubung Si Bapak telah sempat orgasme maka permainan ini akan
memakan waktu lama. Hal ini bakal menyenangkan dan memuaskan Della
sampai titik darah penghabisan. Della terus mengocok-ngocokkan vegynya.
Kepalanya bergoyang dan tergolek-golek liar ke kanan-kiri. Desahannya
semakin keras.
"Auh.. Auh.. Emmfh..", keringat di punggungnya mengalir deras. Mukanya berleleran peluh. Della masih butuh waktu.
Gesekan-gesekan vegynya dinikmati detik demi detik. Bibir-bibirnya
digigitnya sendiri. Dia ingin berlama-lama memanjakan vegynya
mendapatkan desakan-desakan kontol perkasa. Dia tidak ingin cepat
berlalu, dia menahan diri. Vegynya berkedut, dia pelankan genjotannya.
Bila sudah agak rileks dimulakannya lagi gesekan vegy-nya. Dia ingin
menikmati semalaman vegy-nya dijajah kontol langka milik Pak Tua ini.
Dia tidak ingin kehilangan kesempatan. Sudah setengah jam dia
memanjakan vegy-nya.
Lalu tiba-tiba Della menghentikan kocokannya dan meregang,
kepalanya melengkung dengan tangan mencengkeram dada Si Bapak
kuat-kuat, badannya menggigil lalu menyentak-nyentak. Orgasmenya telah
tiba.
"Ehh.. Ugghh.. Ehhmm.. Ohh.. Oohh.. Oogghh", lolongnya dan..
Crott.. Croott cairan menyemprot dari lubang vegynya. Seperti air
kencing mengalir deras keluar. Jari-jari Si Bapak segera menyapu cairan
itu dan menjilatinya. Dia ingin menikmati cairan kewanitaan Della.
Seperti apa rasa cairan seorang bidadari.
"Enak nih pejuh Neng."
Si Bapak belum orgasme, lalu dengan cepat bangkit dan ditunggingkan
Della. Dengan amat nafsu disodoknya vegy Della dari belakang.
"Ohh.. Neng.. Ooh.. Oohh.. Oohh.. Neengg", Si Bapak meracau
histeris sambil memacu kontolnya menembusi vegy dengan cepat dan
bertenaga.
Berkecipak-kecipak suara vegy Della dihajar kontol Si Bapak yang
masih kokoh dan tegang itu. Tangan kekarnya kadang menepuk pantat
bahenol dan padat Della sampai merah kulitnya, Della meringis-ringis
antara nikmat dan perih. Penderitaan kadang diserap wanita sebagai
bagian dari kenikmatan. Terlebih secara bersamaan dirinya sedang
tenggelam dalam birahi. Adonan yang menimbulkan kenikmatan ekstra.
"Aauughh.. Aaugghh.. Eehhmggh..", Della mulai bergairah kembali.
Vegynya berdenyut-denyut menyekap kontol Si Bapak sehingga dari mulut
Si Bapak mencerocos erang-erangan kenikmatan.
"Emmppoott.. Neengghh.. Ennaakk.. Bbanngeet.. Adduuhh..
Heehghh..", semakin liar sodokan Si Bapak, sampai pantat Della
merah-merah karena hantaman-hantaman paha Si Bapak.
Kontol diayun untuk menyodok sedalam-dalamnya. Keduanya tercerai
dari kesadaran kembali. Erangan dan ceracau terlontar di luar kendali
akal. Aku mulai mendaki dan kupercepat kocokan tanganku, aku masih
duduk dengan resleting terbuka.
Lalu kulihat dengan kasar Della ditelentangkan dan diangkat satu
kakinya yang kanan dan dipegangi. Lurus ke atas. Didekatkan kontolnya
kembali, dengan tubuh tegak sejajar kaki kanan Della, Si Bapak
memajukan dan menghujamkan kontolnya lalu mulai mengayuh kembali.
Keduanya berpacu kembali, berliter-liter keringat telah membanjir
keluar dari tubuh keduanya sampai sprei basah kuyup. Tetek-tetek Della
tergoncang-goncang hebat. Si Bapak rupanya telah gemas dan geram dalam
luapan birahi yang lebih mendera dari permainan pertama.
Hunjaman-hunjaman kontolnya kuat dan menyentak. Della entah telah
berada di mana saat ini, mungkin dia sudah lenyap tenggelam di dasar
samudera kenikmatan purba. Matanya hanya membeliak-beliak dengan
erangan-erangan yang sudah semakin menghilang. Kenikmatan paling puncak
telah tinggal sejengkal. Dan..
"Oohggh.. Aaghh.. Eegh.. Eeghh.. Eeghh.. Maauuhh.. Nyampaihh.. Neenngghh."
Della tidak sempat menanggapi lagi karena dia sudah melampaui batas
kesadaran, kenikmatan kali ini yang dia rasakan sudah tak terukur.
Kata-kata sudah lenyap tak bermakna. Lalu keduanya bersamaan nyaring
berteriak..
"Aahh!!".
Keduanya melengkungkan tubuh masing-masing ingin saling memasuki,
Si Bapak mencoba menembuskan kontolnya sampai ke tempat terdalam milik
Della, Della ingin mencakup seluruh milih Si Bapak. Keduanya melipat
dan saling mengatupkan dirinya dengan kuat-kuat ingin berpadu tak
teruraikan.
Orgasme sempurna telah dilampaui. Mereka menggelepar. Diam membisu
masih meringkuk dan berpadu. Aku juga keluar sudah, sambil duduk di
kursi. Pengalaman luar biasa yang pernah kualami. Kontras membuat
kekuatan tak terkira.
Kami lalu tertidur. Kira-kira jam 5 pagi aku terbangun karena
terganggu suara berisik, rupanya kedua makhluk di depanku sedang memacu
birahi kembali. Kulihat Della sedang mengangkangi kembali Si Bapak,
dengan posisi membelakangi. Della telah menemukan sang pemuas nafsunya.
Dia seolah ingin menghabiskan hidupnya disenggamai Si Bapak tua sang
kuli pelabuhan yang kekar dan kokoh itu. Aku yakin mereka pasti akan
sering bertemu setelah malam ini. Aku senang karena Si Bapak bakal
tidak kesepian di ibukota ini bila sedang dilanda birahi.
Epilog Sejak menikmati adegan Si Bapak dengan Eks Model itu membuatku
keranjingan untuk mencoba mengadakan kembali acara-acara begini namun
dengan aktor dan aktris yang berbeda.
E N D
| Title | Author | Views |
| Kisah Ngentot Ananda - 1 |
Herman AB |
981,509 |
| Hangatnya Tubuh Bibiku |
Agus Sumitro |
869,517 |
| Kisah Ngentot Bersama Ibu Muda |
Kuntilanak |
551,810 |
| Pengalaman Ngentot di Rumah Tante Yuni |
Jeki Velani |
520,126 |
| Kakak Kelasku Nina dan Ibu Kostnya |
Deny Doank |
334,218 |
| Sang Ibu Kepala Sekolah - 1 |
tyomarcel@eudoramail.com |
281,351 |
| Pengalaman Pertamaku Dengan Tante Lily |
ferina.acc@gmail.com |
250,607 |
| Tante Yeni Yang Kuhormati - 1 |
fire_maker24@yahoo.com |
231,283 |
| Sensasi Selingkuh |
cemox_76@yahoo.com |
227,429 |
| Tetanggaku Nakal - 1 |
SonKen@Lovemail.com |
204,280 |
| Oh, Tanteku |
birubmw@yahoo.com |
194,227 |
| Mbak Elga: Pengorbanan Seorang Ibu - 1 |
aris5885@yahoo.com |
194,114 |
| Rahasia Tante-Tanteku |
sundel98@yahoo.com |
181,195 |
| Mbok Inemku Yang Pemalu - 2 |
tiyo6996@yahoo.com |
170,281 |
| Bercinta di Rumah Orang Tuaku - 1 |
garistubuhku45@yahoo.com |
167,228 |
|
|
|
|
|
|
|