|
|
Ini benar-benar pengalaman saya masa dulu
sebelum menikah, saya adalah salah seorang cewek sudah pernah
berhubungan dengan cukup banyak laki-laki dari perbagai suku, ada yang
Chinese, pribumi, sampai bule pun pernah.
Cerita ini adalah pengalaman saya dengan si bule tersebut. Waktu
itu saya pergi ke Pelabuhan Ratu, kami berangkat dari Jakarta pagi,
berdua saja berangkat dengan tujuan di atas, tanpa berhenti
dimana-mana. Siang kira-kira jam 14:00 kami tiba di tempat tujuan.
Setelah selesai check in,
masuklah kami ke dalam kamar yang telah ditunjukkan oleh salah satu
pegawai hotel. Kami bermalam disanalah satu hotel top di daerah
tersebut. Sesampainya di kamar, tanpa mengucapkan "ABC", saya juga lupa
siapa yang mulai dulu, tahu-tahu kami berdua sudah dalam keadaan bugil,
padahal rencana sebelumnya kami akan pergi berenang. Mula-mula kami
berciuman dengan tangan berdua masing-masing bergerilya pada tempat
yang makin membangkitkan nafsu birahi kami, kemudian dia mulai
menelusuri bagian selangkangan saya dan menggosok-gosokkan tangannya
pada kemaluan saya, yang otomatis menimbulkan rasa nikmat yang luar
biasa, dia mencari klitoris saya dan mulai mempermainkannya dengan jari
jempolnya. Karena saya sudah begitu bernafsu otomatis daerah lubang
kemaluan saya menjadi lebih dan lebih basah lagi dan itu mempermudah
dia untuk memasukkan salah satu jarinya pada lubang kewanitaan saya.
Bisa dibayangkan bagaimana nikmatnya saya saat itu. Sementara saya pun
tidak ketinggalan beraksi, dengan tangan saya, saya juga berusaha
memijat, meremas dan mengusap-usap batang kemaluannya yang makin lama
makin menegang, rupanya dia juga sangat menikmati permainan yang saya
lakukan. Kami terus berciuman sambil terus saling meraba dan meremas
selama kira-kira lima menitan.
Kemudian dia mengajak saya dan merebahkan saya di atas tempat
tidur, tanpa membuang waktu sedikit pun dia langsung meletakkan seluruh
wajahnya pada selangkangan saya, yang sudah basah sejak tadi, dia
menjilat, menyedot dan menggigit kecil klitoris saya dengan rakusnya.
Sementara jari tengahnya dimasukkan dan dikocok-kocokkan pada lubang
kemaluan saya. Saya betul-betul merasa seperti berada pada surga
kenikmatan, sebentar saja saya sudah mengalami orgasme dan saya
menggelinjang hebat, "Ooohh.. I'm comiing.." dan sepertinya dia tahu,
dia malahan tidak melepaskan mulutnya dan malahan semakin agresif
mengenyot-enyot klitoris saya. Setelah dua kali orgasme dia kemudian
berhenti menjilati saya dan berlutut dekat saya dan mendekatkan batang
kemaluannya pada wajah saya, yang langsung saya masukkan ke dalam mulut
saya, dengan rakusnya saya menjilat, menghisap dan mengulum batang
kemaluan pasangan saya dengan nikmat, "Hhhmm.." Mulut saya yang mungil
terasa sangat penuh, mengingat batang kemaluan pasangan saya cukup
besar dan panjang.
Pasangan saya begitu menikmati semua yang saya lakukan padanya,
sambil berseru, "Oh yess.. yess.." dan sampai pada akhirnya sepertinya
dia sudah tidak tahan lagi, dia langsung mencabut batang kemaluannya
dari mulut saya dan langsung memasukkannya pada lubang kemaluan yang
sudah sangat basah. Mula-mula dia menggenjot secara perlahan sambil
menikmati remasan lubang kemaluan saya dan saya pun menikmati besarnya
batang kemaluan bule yang masuk ke lubang kemaluan saya. Ritme
goyangannya semakin cepat dan saya pun sudah akan mencapai orgasme
lagi, sementara dia pun seperti gunung yang sudah akan meletus,
mempercepat goyangannya, maju-mundur, sampai akhirnya dia berteriak,
"I'm comiing.." dan saya pun merasakan spermanya yang hangat
menyemprot-nyemprot lubang kemaluan saya dan kedutan batang kemaluannya
segera membuat saya mencapai orgasme yang sangat luar biasa nikmatnya
dan berteriak dengan serak, "Ooohh.. I'm comiing too.." lubang kemaluan
saya terus meremas batang kemaluannya sampai akhirnya dia terkulai
lemas di ranjang.
Kami kemudian membersihkan badan di kamar mandi, sekalian memakai
baju renang dan pergi ke kolam renang, kami berenang sebentar dan
sempat santai ke pinggir pantai untuk menikmati matahari yang sudah
akan tenggelam, kemudan balik lagi ke kamar untuk mandi. Setelah mandi
kami coba istirahat di atas ranjang yang tersedia, dengan maksudnya mau
istirahat, tapi kenyataannya menjadi lain begitu dia mulai meraba-raba
selangkangan saya lagi, mencari-cari mulut saya untuk dilumatnya,
begitu hot-nya ciuman kami, beradunya dua bibir dan lidah yang saling
memilin menimbulkan suara kecipakan khas suara orang yang sedang
berciuman, dan kami kembali bugil saling melumat bibir dan juga saling
meraba dan meremas alat kelamin pasangan kami. Kami berdua
menggelinjang penuh kenikmatan. Digosokkannya telapak tangannya pada
permukaan lubang kemaluan saya, sambil mencari-cari klitoris saya dan
tak lupa jari tengahnya dimasukkan ke dalam lubang kemaluan saya yang
sudah mulai basah dan jempolnya tetap menggosok klitoris saya, hal ini
membuat saya melenguh keenakkan, "Oh.. yess.. oh.. nicee.."
Sementara itu tangan saya pun sudah mengurut-urut batang
kemaluannya yang sudah semakin besar dan mengeras saja. Pasangan bule
saya itu kemudian membalikkan badannya, sehigga posisi kami saat itu
menjadi "69", dia mulai menjilat bibir labia saya, mengulum, menyedot
klitoris, dan juga lidahnya mencoba masuk ke dalam lubang kemaluan saya
yang sudah mulai memproduksi "santan" yang cukup banyak, sepertinya dia
amat menikmati perbuatannya itu dan begitu rakusnya dia menikmati
lubang kemaluan saya, hal ini semakin membuat saya menggelinjang
kenikmatan, "Achh.. achh.." nikmat sekali, terus terang saya memang
paling menikmati jika lubang kemaluan saya, dijilat, disedot, dikulum
seperti orang sedang makan ice cream saja. Beberapa kali saya mencapai orgasme waktu itu saya tidak ingat,
kelihatannya dia tahu benar bagaimana memberikan kenikmatan yang saya
inginkan, saya menggelinjang hebat, sampai merasakan ngilu pada
klitoris saya karena terus-terusan disedot, dikulum dan digigit-gigit
oleh pasangan saya. Sementara saya sendiri pun, begitu melihat ada
batang kemaluan yang besar tepat di muka saya. Tanpa menyia-nyiakan
waktu lagi langsung melahapnya, saya kulum, jilat dan saya sedot
seperti saya sedang makan es waktu kecil, buah zakarnya terayun-ayun
membuat saya semakin ingin mengulumnya juga, saya jilat, saya kulum dan
disertai remasan-remasan yang memberikan rasa nikmat, dia juga begitu
menikmati apa yang saya kerjakan, terlihat dari semakin besar dan keras
batang kemaluan pasangan saya, cairan bening dari batang kemaluannya
sudah mulai keluar dan desahan nikmat yang keluar dari mulut kami
berdua sudah bercampur. Kami terus saling menghisap, mengulum alat
kelamin pasangan kami dan juga saling menikmati sampai kira-kira cukup
lama berlangsung sekitar 10 menitan.
Baru setelah itu dia membalikkan badannya sehingga wajah kami
saling berhadapan, dengan bantuan tangannya segera diarahkan batang
kemaluan besarnya pada lubang kemaluan saya yang sudah amat basah.
Terasa penuh batang kemaluannya dalam lubang kemaluan saya. Mula-mula
diputar-putarkan batang kemaluannya sehingga seluruh lubang kemaluan
saya bisa merasakan nikmatnya batang kemaluan besarnya, saya sudah tak
tahan lagi, baru sebentar saja saya sudah mencapai orgasme, dengan
erangan nikmat saya, "Ooohh.. I'm comiing.." Setelah tahu saya orgasme,
pasangan saya malah semakin semangat menggoyang-goyangkan pantatnya,
dengan posisi memutar dan juga maju mundur, bunyi suara batang
kemaluannya keluar masuk lubang kemaluan saya yang sudah sangat basah
terdengar kecipakan keras sekali. Rupanya lama-lama dia juga sudah
tidak dapat menahan nikmatnya remasan dan jepitan lubang kemaluan
"melayu", sebentar kemudian dia pun ikut berteriak, "I'm comiing..
too.." saat itu sperma yang disemprotkan begitu terasa hangat menyiram
lubang kemaluan saya, "Sret.. sret.. sret.." dan kedutan batang
kemaluannya masih terasa sehingga membuat saya mencapai orgasme lagi
yang kedua kalinya. Orgasme ini benar-benar membuat saya melayang
serasa di surga ke tujuh.
Selanjutnya kami berpelukan dengan lunglai tapi penuh kenikmatan,
tertidur dengan bugil cukup lama karena begitu terbangun hari sudah
lumayan malam dan perut kami sudah mulai terasa lapar, karena dari
siang tidak sempat makan, hanya roti bekal kami yang mengganjal perut
saat itu. Segera kami bersih-bersih dan memakai pakaian untuk "dinner"
di restaurant di bawah. Pada waktu berjalan terasa dengkul saya lemas
karena orgasme yang saya capai berkali-kali, tapi saya bersyukur karena
saya bisa menikmati orgasme yang kata orang suka susah didapat, apalagi
kalau pasangan kami tidak perdulian.
Malam itu sehabis pergi makan malam, saya coba pasang TV yang ada
dalam kamar, ternyata tidak ada acara yang menarik, sementara dia pergi
ke teras untuk melihat suasana di luar, saya tidak mau ikut ke teras
karena perasaan tidak nyaman terus menyelimuti hati saya, saya tahu
pasti cerita yang beredar tentang Nyi Roro Kidul, jadi saya coba untuk
di dalam kamar saja. Karena acara TV tidak ada yang bagus, saya pergi
ke kamar mandi untuk gosok gigi dan membersihkan make up saya, sekalian saya ganti baju tidur, eh nggak tahunya dia juga sudah
masuk kamar lagi, dan begitu melihat saya sudah memakai celana pendek
dan kaos, dia bilang katanya, "I think it's better if you're not
wearing anything.." sambil dia langsung melepas semua pakaian saya, dan
juga melepas pakaiannya sendiri.
Dengan saya masih berdiri tegak telanjang dengan lembut diciuminya
semua badan saya dari wajah sampai kaki, dia bilang, "You smells
good.." Setelah itu baru kami mulai berciuman, mula-mula sih dengan
lembut, tapi lama-lama yang namanya nafsu tidak dapat ditahan lagi,
lidah yang saling memilin, bibir yang saling memagut sepertinya nggak
ada hari esok, tangannya pun sudah mulai melakukan usapan-usapan
tangannya ke arah selangkangan saya seperti biasa, dan saya juga sudah
mengelus-elus batang kemaluannya, jarinya pun sudah dimasukkan juga ke
dalam lubang kemaluan saya dan terasa enak sekali dan saya mengeluh dan
mendesah, "Oooh.. yess.. yess.. nice.." terus ciumannya mulai turun
dari mulut terus lagi ke leher, ke perut dan akhirnya mentok pada
selangkangan saya. Dia mulai menciumi lubang kemaluan saya yang sudah
basah, mengulum, menggigit klitoris saya dan sambil jarinya tetap
berada dalam lubang kemaluan saya dan dikocok-kocok dan
diputar-putarnya, rasanya begitu nikmat. Dalam waktu singkat saya sudah
mencapai orgasme dan santan yang keluar langsung disedot sampai habis
dengan rakus olehnya, dia bilang, "Wow.. kemaluan kamu enak sekali.."
Hal itu makin membuat saya makin terangsang, sepertinya dia rakus
sekali dengan lubang kemaluan yang terpampang di depannya.
Kemudian dia menarik saya dan menyuruh saya duduk di pinggir
ranjang dan dia berdiri di muka. Saya sudah tahu apa yang
diinginkannya, langsung saja saya nikmati batang kemaluan besarnya,
begitu besarnya sampai penuh rasanya di mulut saya, mula-mula saya
jilati batang kemaluannya yang penuh dengan urat, kemudian kepala
batang kemaluannya saya kulum, dan saya hisap sambil menggumam, "Hmm..
hmm.." sambil tangan saya meremas-remas dengan lembut buah zakarnya,
dia begitu menikmati, terlihat dari mimik wajahnya dan desahan yang
keluar yang keluar dari mulutnya, "Oooh.. yes.. ooh yess.." Kemudian
setelah berlangsung 5 - 7 menitan dia rupanya sudah sangat tidak tahan
dan melepaskan batang kemaluannya, dan mendorong saya tertidur dan
langsung menimpa badan saya dan segera memasukkan batang kemaluannya
sepenuhnya sepanjang 16 cm itu ke dalam lubang kemaluan saya. Terasa
penuh dan enak sekali rasanya terutama ketika ujung batang kemaluan
menusuk ujung lubang kemaluan saya. Dia kemudian mulai bergerak
maju-mundur perlahan-lahan sambil pantatnya melakukan goyangan memutar,
sepertinya seluruh bagian dalam lubang kemaluan saya terkena kena
sentuhan dan gesekan batang kemaluannya. Saya sudah tidak tahan lagi,
sebentar saja rasa nikmat menjalar keseluruh badan saya dan saya
mencapai orgasme sampai bergetar rasanya, tetapi pasangan saya itu
bukan berhenti atau memperlambat gerakannya, tetapi malah ditambah
dengan kocokannya yang semakin cepat, sehingga orgasme lanjutan tak
dapat saya cegah lagi.
Betul-betul luar biasa rasanya, sepertinya dia tahu benar cara
untuk memuaskan saya. Baru setelah saya mencapai orgasme yang keempat
kalinya dia berteriak, "I'm comiing too.." sambil disemprotkannya
sperma hangat ke dalam lubang kemaluan saya, "Sret.. sret.. sret.."
begitu terasa kedutan batang kemaluannya dalam lubang kemaluan saya.
Kami berdua jatuh terhempas lemas, terutama saya merasa lemas sekali
karena orgasme yang terus menerus. Kami berbaring sambil tetap
berpelukan dan dia mengecup saya sambil mengatakan "I love you.."
Kemudian beberapa lama baru saya ke kamar mandi untuk cuci-cuci, begitu
banyak sperma yang keluar dari lubang kemaluan saya saat saya buang
air. Setelah itu kami pergi tidur, saya pun tidur hanya memakai kaos
tanpa mengenakan celana dalam dan dia pun bertelanjang dengan cuma
memakai celana pendek longgar saja, sepertinya tenaga kami sudah sangat
terkuras habis, terbukti dari langsung lelapnya kami begitu kepala
bersandar di bantal.
Esok paginya, seperti mimpi, saya merasa seperti ada orang yang
sedang menciumi selangkangan saya, ternyata begitu saya buka mata, dia
langsung bilang,
"Good Morning, I'm having my breakfast now.." katanya.
"Do you want to joint me..?"
Ya, begitulah sekali lagi melakukan apa yang telah dilakukan
sebelumnya dan acara bersetubuh pun terulang lagi dan yang berakhir
dengan saya orgasme dua kali. Setelah selesai baru kami pergi mandi dan
siap-siap sarapan benaran, beres-beres barang dan check out, karena takut kemalaman sampai di Jakarta.
Sepanjang perjalanan saya merasa sperma yang ada dalam lubang kemaluan
saya kadang-kadang keluar kalau saya bergerak, celana dalam saya sudah
mulai terasa basah. Ternyata begitu sampai di rumah saya periksa celana
dalam saya benaran basah kuyup, bisa dibayangkan banyaknya sperma yang
disemprotkan ke dalam lubang kemaluan saya. Selesailah cerita saya di
Pelabuhan Ratu, besok-besok saya coba cerita pengalaman saya yang juga
cukup seru, mudah-mudahan pembaca dapat menikmatinya dan sampai nanti,
bye.
TAMAT
| Title | Author | Views |
| Cerita Remaja 2: Nakalnya Mama Andre |
Joko Susilo |
234,632 |
| Selingkuh Dengan Istri Teman |
roy_takeshi@yahoo.com |
121,158 |
| Pantat Bahenol Mbak Surti |
radhiepatahdenkul@gmail.com |
108,065 |
| Pembantu Hasrat |
dark.blackest@yahoo.co.id |
106,474 |
| Perawatku yang Seksi |
syidi_theman@astaga.com |
85,344 |
| Pengalamanku Dengan Suami Orang |
deknas@yahoo.com |
85,026 |
| Perselingkuhan Istri Muda - 1 |
ab1071@yahoo.com |
83,948 |
| Syahwat di Celah Dinding Rumah Kontrakan - 4 |
tante_mirna@yahoo.com |
74,679 |
| Shinta Sang Sekretaris |
wirlise@crb.elga.net.id |
70,964 |
| Sperma Lelaki Lain di Celana Dalam Istriku – 3 |
tante_mirna@yahoo.com |
70,508 |
| Pesona Iparku Yang Mempesona |
priaasli@yahoo.com |
68,931 |
| Warnet Hot - Buka Perawan |
ipank.metal@gmail.com |
67,837 |
| Kesempatan dalam Kesempitan |
zaibatsu22@hotmail.com |
64,414 |
| Mbah Blabar Dukun Cabul - 2 |
marini_adit@yahoo.com |
63,276 |
| Pengalaman Pertamaku Bercinta |
deknas@yahoo.com |
61,867 |
|
|
|
|
|
|
|