|
|
Dari bagian 2 Setelah kukunci pintu, aku pun mandi dan keramas dengan peralatan mandi
yang kubawa sendiri. Setelah selesai aku menyisir dan mengeblow
rambutku dengan hair dryer yang kubawa. Ku semprotkan lagi parfum
Issei-ku. Dan kukenakan lagi make up yang barusan kuhapus sebelum
mandi. Make up malam ini sengaja kubuat agak tebal biar dalam suasana
remang pun aku masih terlihat cantik. Baru kemudian kupakai celana
dalam model g-string warna hitam dan BH dengan warna yang sama. Di
bagian luar kukenakan lingerie dari sutra warna putih yang menerawang.
Hmm, seksi juga kulihat diriku sendiri di kaca. Aku memutar badanku
untuk memantas apakah semuanya sudah rapi. Kemudian kukenakan piyama
mandi dari hotel. Pelan-pelan kubuka pintu kamar mandi dan berjalan ke
ruang tidur.
Di tempat tidur sudah kulihat Arman tengah duduk menanti diriku sambil mengenggam gelas berisi wine.
"Hai, cowok.. Aku sudah wangi nih.." kataku menggoda.
"Terus kalau wangi minta diapain.." Balas Arman sambil menawarkan
gelas wine padaku. Kuterima gelas winenya dan segera duduk manja di
pangkuan Arman. Dibukanya pijama mandi hotelku dan Arman mulai menciumi
bahuku. Kuteguk sedikit wine dan langsung kucium mulut Arman. Lidahku
langsung menyelinap masuk ke dalam mulutnya dan mengajaknya bergelut.
Tangan Arman segera meraba selangkanganku dan memegang bagian belakang
leherku. Tanganku yang satunya meremas-remas rambut Arman. Hangatnya
wine segera terasa mengalir di tubuhku seiring rangsangan Arman pada
selangkanganku.
Kubuka kancing kemeja Arman satu persatu dan bibirku kuarahkan ke
lehernya. Kujilati semua bagian lehernya, turun ke ketiaknya, dan semua
bagian dadanya. Pada bagian putingnya kugigit-gigit kecil. Sambil
tanganku membalas rabaannya di bagian penis Arman. Tiba-tiba Arman
memutar tubuhku dan posisinya sekarang ada di belakangku sehingga dia
bebas meraba semua bagian tubuhku. Sambil mencium leherku tangannya
masuk ke dalam celana dalamku. Dan mulai memegang penisku yang sudah
mulai menegang sejak tadi. Dan tangan satunya meraba dan memainkan
puting susuku.
"Ehhff.. Man aku sudah nggak sabar nih.." desahku sambil mataku
merem melek. Dia tak menjawab. Dibaringkannya tubuhku di ranjang dan
diambilnya syal sutra yang tadi kubawa. Aku bingung mau apa dia dengan
syalku itu. Ternyata dia mengikat kedua tanganku ke bagian kepala
ranjang. Sehingga kedua tanganku tak bisa kugerakkan dan aku terbujur
pasrah pada apa yang akan dilakukan Arman. Dalam posisi demikian aku
malah bertambah horny saja.
"Sayang.. aku mau diapain.." tanyaku.
"Sudah kamu diem aja.. nanti juga tahu sendiri.." jawab Arman.
Kemudian Arman menyibakkan rambutku ke satu sisi dan mulai mencumbu
leherku. Sensasi yang luar biasa akku merasakan diriku diikat dan
Membayangkan diriku akan diperkosa oleh seorang pria gagah seperti
Arman. Sambil terus mencumbuku dia membuka lingerieku perlahan dan kini
aku cuman memakai BH dan celana dalam saja. Dituangkannya sisa wine
yang tak kuhabiskan di sekujur tubuhku.
"Arman.. Nakal banget sih..," teriakku manja. Dia tak menjawab dan
mulai menjilatku dari leher sampai ujung jari-jari kakiku. Nikmat
sekali rasanya seakan semua pori-pori kulitku terangsang dengan
hebatnya. Tubuhku tak bisa diam dan terus melenggak-lenggok menahan
geli luar biasa yang sedang kurasakan.
"Acchh.. Sss.. Mff..," desahan demi desahan terus keluar dari
mulutku. Tubuhku sudah melayang tinggi ketika tangan Arman menarik tali
pengikat g-stringku. Setelah terlepas mulailah Arman menjilati semua
bagian penisku. Mulai dari ujung dan berlama-lama di daerah buah
zakarku. Dikulumnya dan digigit-gigitnya. Seakan membalas perbuatanku
di mobil tadi. Aku makin tak tahan dibuatnya. Tangan yang satunya
mengusap-usap lubang pantatku. Rasanya semua kenikmatan sekarang tumpah
semua di tubuhku.
"Man.. Ohh.. Sss," desahku sambil terus mengelinjang. Ternyata
sensasi puncaknya ketika Arman mulai mengulum penisku dan tangannya
memainkan puting susuku. Dan tangannya yang satu lagi terus
menusuk-nusuk lubang anusku dengan ibu jarinya. Tak pernah kubayangkan
rasanya sebelum ini kalau dioral oleh orang lain seperti ini rasanya.
Apalagi ketika sesekali Arman menjilati lubang anusku dan memainkan
lidahnya. Aku menikmatinya selama hampir 20 menit. Aku terus-terusan
mendesah dan mengelinjang hebat.
"Man.. aku sudah nggak kuat nih.. Man.. Eeecchh," jeritku.
"Acchhff.. Man aku mau keluar nih.." Badanku mengejang dan tak lama
kemudian aku langsung terasa lemas ketika cairan yang kutahan-tahan
sejak seminggu lalu akhirnya keluar juga dan habis ditelan Arman.
Kemudiaan Arman mendekatiku dengan tanganku yang masih terikat dia
menindihku. Dan aku pun membalas ciuman Arman dengan mulutnya yang
penuh cairan maniku.
Tapi bukannya jatuh lemas aku, libidoku malah makin bertambah
tinggi. Aku belum merasa puas dan tak mau kalah maka kulucuti semua
baju Arman dan kusapu setiap jengkal kulitnya dengan lidahku. Sekarang
posisiku dan Arman saling terbalik membuat posisi 69. Kudekatkan
tubuhnya dan kudekatkan penisku ke arah mulutnya. Aku merasa ketagihan
pada sepongan dari Arman.
"Man.. Isep lagi dong sayang.., Natasha ketagihan nih sayang..!" aku merengek, dan Arman memenuhi keinginanku.
Kami pun berposisi 69, aku tidak merasa canggung dan jijik dengan
yang kami lakukan ini. Entah kenapa aku semakin menjadi liar dengan
kenakalan dan makin horny dengan tingkahku. Dengan buas kuhisap dan
kumainkan buah zakarnya sedangkan penisku kumaju mundurkan di dalam
mulut Arman.
Tak berapa lama Arman memutar tubuhku dan mengajakku berciuman
lagi. Setelah itu dia menatapku sambil bertanya apakah dia boleh
memasukkan penisnya ke anusku. Aku yang masih virgin soal urusan itu
sempat berpikir sejenak. Namun tangan Arman yang terus mencoliku dan
cumbuannya di leher membuatku menganggukkan kepalaku tanda setuju.
"Pelan-pelan ya sayang.. Aku belum pernah soalnya.. Sss," pintaku
sambil terus mendesah karena tangan Arman yang bermain nakal di
penisku. Aku membalikkan badanku dan kakiku di angkatnya. Setelah
kubasahi dengan ludahku penis Arman kubimbing menuju ke lubang anusku.
Rasanya aneh banget seperti ada sesuatu yang kenyal-kenyal berusaha
masuk pelan-pelan. Agak perih dan terasa mengganjal. Pelan-pelan Arman
mulai menggerakkan penisnya maju mundur. Tak berapa lama tangan Arman
kembali mengocok penisku. Terasa perih-perih tapi terus terang aku suka
merasakan sensasi yang luar biasa itu.
"Acchhff.. Man.. Enak banget nih.." desahku sambil tanpa sadar
kugigit bibir bawahku menahan geli yang luar biasa. Rasanya ada dua
rasa geli-geli tapi nikmat yang saat itu menyerangku. Aku rupanya tak
bisa bertahan lama karena pengalaman baruku itu dan aku pun sudah
hampir mau orgasme lagi.
"Man.. aku sudah mau keluar lagi nih..Aduh..man.." kataku.
"Sebentar lagi sayang.. Mmmff.. Kita barengan yah.." Sahut Arman
menahan geli. Tak berapa lama aku sudah tidak bisa menahan lagi dan tak
lama keluar sudah maniku disusul punya Arman yang terasa hangat
memgalir di dalam anusku. Aku segera membalik badanku dan memeluk Arman
erat-erat. Memeluk pria yang sudah memerawani lubangku yang masih
virgin ini. Dan Arman membalasnya dengan menciumi keningku.
Kami berpelukan agak lama dan aku pun menikmati menyandar di dada
Arman. Aku minum wine lagi sambil bercanda mesra dengan Arman. Kemudian
kami ke kamar mandi bareng dan setelah Arman membersihkan badannya. Dia
memandikanku seolah-olah aku ini boneka teman bermainnya. Oh, entah apa
lagi yang bisa terjadi aku merasakan banyak sekali pengalaman baru
malam ini bersama Arman. Setelah itu kami balik lagi ke tempat tidur.
Dan malam itu sepertinya libidoku dan Arman benar-benar tak ada
habisnya. Kami pun bermain lagi.
Aku berinisiatif memulainya dengan mengoral lagi penis Arman
sementara Arman dalam posisi tertidur menikmatinya sambil
mengerang-erang lirih. Sambil melumat penis Arman penisku kukocok
dengan tanganku yang satunya lagi. Ketika sedang menikmati permainanku
sendiri tiba-tiba aku jadi pengen merasakan apa yang dirasakan Arman
ketika menyodomi anusku.
"Man.. Aku pengen nyobain kaya kamu tadi.. Boleh nggak.." pintaku.
Arman tidak menjawab tapi langsung menyerongkan tubuhnya. Aku pun
seperti anak kecil yang dikasih mainan baru langsung tersenyum dan
membelai rambut Arman. Posisiku sekarang sudah di belakang Arman.
Kujilati lubang anusnya dan lidahku kuputar-putarkan masuk ke dalam.
Tanganku terus mengocok penis Arman. Kemudian pelan-pelan kumasukkan
penisku setelah kubasahi ujung penisku dengan ludahku. Setelah masuk
semua kumaju mundurkan penisku. Pertama-tama terasa janggal dan seperti
terjepit penisku. Lama-kelamaan aku merasakan penisku seperti dipuntir
dengan halus dan dipijat-pijat. Aku merasakan kenikmatan yang baru
lagi. Desahku tak pernah berhenti mengiringi kenikmatan itu.
"Sayang.. Enak banget nih.. Aduh.. Aduh.. Mff.." kataku.
Bukannya menyahutku Arman malah memutar-mutarkan pantatnya dan
rasanya makin nikmat saja bagiku. Tanpa kusadari aku mulai menyakar
punggung Arman dan mulai menjerit-jerit sendiri kegelian.
"Man.. Acchh.. Sss.. Sayang.. Enak banget..cchh.." Tak lama
kemudian aku sudah memuntahkan cairanku ke dalam anus Arman. Kemudian
diangkatnya aku ke atas perut Arman dengan penisku yang mulai mengecil.
"Gimana sayang.. Suka nggak.. hehehe" kata Arman sambil cekikikan.
"Eeehhmm.. kamu nakal banget yah sayang.. Suka banget.. Eh punya kamu belum keluar yah sayang.." sahutku.
"Belum dong..," jawab Arman.
Tanpa basa-basi lagi kuoral lagi punya Arman sambil tanganku
memainkan putingnya. Setelah penis Arman menjadi keras dan berurat lagi
kubimbing penisnya masuk ke lubang anusku. Posisiku sekarang berjongkok
di atas Arman sambil berpegangan pada tangan Arman. Mulai
kunaikturunkan pantatku sambil sesekali kuputar-putarkan. Arman
tampaknya menikmati apa yang kulakukan. Matanya merem melek sambil
mengerang lirih. Aku makin bersemangat memompa penis Arman sambil
kukibas-kibaskan rambutku. Aku merasa sexy dan liar banget malam itu.
Hampir setengah jam aku melakukan ini. Dan lama kelamaan bukan rasa
perih lagi yang kurasakan tapi aku malah mulai merasakan nikmat yang
beda di lubang anusku dan penisku pun menegang lagi.
"Sayang.. aku mau orgasme nih.. Acchh.. Sss.." desah Arman.
Aku langsung mengeluarkan penisnya dari anusku. Dan membalik
badanku sehingga sekarang kami berposisi 69 lagi dengan tubuhku di atas
Arman. Kumasukkan penis Arman yang tegang berurat itu. Dan
kumajumundurkan penisnya dalam mulutku sambil kumainkan dengan lidahku.
Kusedot-sedot habis penis Arman. Ternyata Arman juga melakukan hal yang
sama pada penisku. Tubuhku terus melenggak-lenggok tak karuan merasakan
semua ini. Sampai tak lama kemudian akhirnya kami orgasme berbarengan.
Dengan mulut masing-masing yang masih penuh dengan air mani kami
berciuman agak lama. Setelah itu kami tertidur pulas dengan kepalaku
kusenderkan di dada Arman dan memeluk pinggangnya. Esoknya paginya kami
belum puas dan bermain lagi sampai siang.
Malam itu benar-benar malam yang sangat indah dan istimewa buat
Natasha. Beruntung aku bisa bertemu dengan Arman yang seakan-akan tahu
benar apa yang kuinginkan. Aku dan Arman masih terus berhubungan. Kami
berjanji untuk saling bertemu setiap dua bulan sekali. Sekarang aku
sedang melanjutkan program profesi untuk kuliah psikologiku. Rambutku
yang merah sudah makin panjang dan wajahku makin cantik berkat salon
langgananku. Sampai sekarang aku masih rajin chatting buat mencari
temen-temen baru yang mau kenalan sama Natasha.
Aku ucapkan terima kasih buat Arman atas malam indah yang kamu kasih ke Natasha ..
E N D
| Title | Author | Views |
| Aku Dan Pakaian Dalam Cewek |
Kuntilanak |
28,936 |
| Kencan Waria di Jakarta - 1 |
tante_mirna@yahoo.com |
27,583 |
| Bercinta dengan Waria |
Jayus |
24,850 |
| Sang Tukang Pijat |
David Lie |
23,997 |
| Kencan Waria di Jakarta - 3 |
tante_mirna@yahoo.com |
20,854 |
| Malam yang Indah |
Agus Sumitro |
18,969 |
| Seminggu Full Waria, Duh Nikmatnya.. - 1 |
lisa_ramon@yahoo.com |
13,055 |
| Pengalaman Pribadi Lucy |
Mas Hoo |
12,322 |
| Saling Telan Sperma Dengan Waria - 1 |
lisa_ramon@yahoo.com |
11,969 |
| Emma, Oh Emma 02 |
Mahmud Yunus |
11,836 |
| Pengalaman Pertamaku Menjadi Waria - 1 |
suratnatasha@yahoo.com |
11,667 |
| Emma, Oh Emma 01 |
Mahmud Yunus |
11,123 |
| Siang Pejabat, Malam Waria 1: Sekda Propinsi |
lisa_ramon@yahoo.com |
9,958 |
| Sensasi Erotik Saat Menjadi Waria - 3 |
lisa_ramon@yahoo.com |
9,912 |
| Kencan Waria di Jakarta - 4 |
tante_mirna@yahoo.com |
9,717 |
|
|
|
|
|
|
|