Beberapa tahun yang lalu saya mendengar sebuah cerita yang saya harap
akan menenangkan mereka yang merasa sering diejek dengan kalimat, "Jika
saja imanmu kuat engkau tidak akan ...."
Waktu itu saya sedang mendengarkan seorang wanita menelepon seorang
pendeta dalam sebuah siaran radio. Pendeta itu adalah seorang pria yang
bijaksana. Suaranya yang lembut seakan bisa menghilangkan segala rasa
takut. Wanita itu -- yang jelas terdengar sedang menangis -- berkata,
"Pendeta, saya dilahirkan buta, dan saya sudah buta sepanjang hidup
saya. Saya tidak keberatan menjadi buta tetapi ada beberapa teman saya
yang mengatakan bahwa jika saja iman saya kuat maka saya akan bisa
disembuhkan."
Pendeta itu bertanya kepadanya, "Apakah Anda selalu membawa tongkat penuntun Anda kemana pun Anda pergi?"
"Ya," jawab wanita itu.
Lalu pendeta itu mulai menasehati, "Jika mereka mengejekmu lagi dengan
kata-kata seperti itu, pukullah mereka menggunakan tongkatmu itu dan
katakan, 'Jika saja imanmu kuat, kamu pasti tidak akan merasa sakit!"