Seorang pendeta mengungsi ke rumah seorang majelis karena rumahnya
kebanjiran. Dia merasa sedih sekali saat bertemu anggota jemaatnya yang
kebetulan rumahnya tidak kebanjiran.
Katanya kepada majelis teman sekerjanya di gereja:
"Coba pak, gimana saya tidak sedih dan pilu terhadap anggota jemaat
saya,yang tega bilang gara-gara saya kebanjiran katanya saya "kurang
iman !".
Majelisnya menimpali katanya: "Emang itulah kenyataannya pak, ibarat
sudah jatuh... ketimpa tangga... ketiban cat... digigit anjing lagi !?"