Tahun 2003 dan 2004, China ditetapkan oleh para peneliti dan para
aktivis anti korupsi menjadi negara paling korup di dunia disusul
kemudian Indonesia, India, Brasil dan Peru.
Tahun 2005 China masih menduduki tempat teratas dan disusul oleh India, Brasil, Peru dan Filipina.
Atas hasil penelitian itu, ketika Konferensi Asia Afrika Amerika di
Taman Mini, seorang pejabat/delegasi China menyatakan keheranannya
kepada seorang pejabat Indonesia yang menemuinya bersama beberapa
pejabat negara-negara itu.
Delegasi China, "Hai, Pak Pejabat, sepertinya korupsi di Indonesia
hampir menyamai di negeri kami, tapi kok negara Anda bisa keluar dari
lima besar, apakah sudah ada gerakan anti korupsi besar-besaran di
pemerintahan Anda?".
Delegasi India, Brasil, Peru, dan Filipina, "Iya nih kita juga terkejut deh mendengar itu, bagaimana bisa?".
Dengan senyum ramah dan nada ceria sang pejabat Indonesia menjawab, "Ooo... mudah saja, itu semua gampang diatur.".
Delegasi China, "Caranya Bagaimana?".
Pejabat Indonesia, "Caranya, siapkan uang sepantasnya dan berikan pada
para peneliti itu dengan permintaan supaya negara saya diturunkan dari
peringkat lima besar...".
Delegasi China, "Oooo... Hebat, itu baru namanya koruptor hebat... masuk akal... hasil penelitian pun bisa di korupsi...".