Gudang Lagu
Sumber Lainnya
English Articles
Pengetahuan Umum
Info Cewek Hot
Hot Asian Cigarettes
Facebook Layouts
Kumpulan Tips & Trik Jitu
Free Games Download
Tanah Murah
Info Selebritis Sexy
Perkakas Wanita
Info Property
Tarif Booking Cewek
Situs Film Dewasa
Handphone Murah

Komentar
(by: Kinta)

Perjodohan kadang membawa petaka. Begitu juga halnya denganku. Oleh orang tua, aku dijodohkan dengan seorang pria yang tidak kekenali. Memang sih, dari segi materi, semua kebutuhanku tercukupi.. Namun, keluarga yang bahagia kan bukan cuma diukur dari materi ?

Pembaca yang budiman. Kata temanku, aku wanita manis dan seksi, dinikahkan saat baru selesai kuliah D3 di salah satu perguruan tinggi di Kendari. Kira - kira usiaku 20 tahun. Suamiku adalah seorang kepala personalia sebuah perusahaan swasta. Terus terang saja, aku tidak mengenal wataknya. Bayangkan, bertemu pun baru satu minggu menjelang pernikahan. Aku semula menolak, namun karena nasihat ibuku, akhirnya aku terima.

Tahun 1990 aku menikah. Setelah itu, aku diboyong oleh suamiku yang usianya sekitar 10 tahun lebih tua dariku ke rumah orang tuanya. Di sini kami merasakan pahit manisnya berumah tangga dan Cerita ku mulai disini.

Oh ya, nama suamiku adalah Bahar (bukan nama sebenarnya). Sebulan setelah menikah, barulah aku mulai tahu sifat suamiku yang ternyata terlalu kekanak-kanakan. Maklum saja, dia adalah anak tunggal. Bahkan, dia tidak pernah protes ketika kedua orang tuanya ikut-ikutan dalam urusan rumah tangga kami. Sebagai orang tua, kalau ada masalah di rumah tanggaku, mereka selalu menyalahkanku aku, tanpa melihat permasalahannya. Aku acapkali jadi "terdakwa" dalam "persidangan" mereka.

Mungkin karena pada dasarnya aku tak mencintainya, aku selalu protes setelah 'disidang'. Aku tak mau terima diperlakukan seperti itu. Sebagai suami, seharusnya Bahar lebih dewasa dariku. Masa masalah rumah tangga, sekecil apapun itu, selalu dilaporkan pada orang tuanya.

Apalagi kalau aku berbuat salah. Wah, bisa tiga hari tiga malam aku kena omelan mertua. Berbagai nasihat akan dikeluarkan mereka secara bergantian. Aku dibuatnya tak berkutik. Mulutku sudah pegal menyunggingkan senyum keramahan. Sementara dadaku bergolak karena marah.

Suatu hari aku kena 'semprot' lagi. Gara-garanya, aku kesal sama anakku yang menangis terus-menerus. Aku marahi dia. Tapi tidak sampai memukul. Tiba-tiba, Bahar menghampiriku. Diraihnya anakku dengan sedikit kasar. Kukira dia ikut mengomeli anak itu. Nyatanya, dia malah memarahiku. "Bukan begitu mengajari anak. Kamu ini bisa apa tidak sih mengurus anak?" katanya sembari ngeloyor pergi.

Mungkin caraku ngajari anak kurang benar, tapi seharusnya Bahar memahami aku yang capek seharian mengasuh dia. Aku marah saking lelahnya.

Dan lagi-lagi aku 'diadili'. Bahar mengadukan masalah itu kepada kedua orang tuanya. Aku muak dengan mulutnya yang nyinyir. Aku minta cerai kepada Bahar, tapi dia menolak. Karena tak tahan, aku nekat kabur dari rumah membawa putriku. Kami kembali ke rumah orangtuaku, sampai sekarang.





Article Directory: http://www.sumbercerita.com


Cerita-cerita Lainnya dari Kategori - HOME --> Kisah-Kisah --> Kisah Nyata
TitleAuthorViews
Aku Tergoda Keperkasaan Kakak Iparku Kinta 78,695
Kisahku Bersama Seorang Pelacur Kinta 32,999
Suami Punya WIL, Aku Punya Selingkuh Kinta 9,683
Duh, Istriku ternyata lebih Nista Kinta 8,607
Ternyata Suamiku Yang Mandul Kinta 4,695
Cerpen Peringatan Peristiwa Mei 98 Clara 4,502
Sudah 5 Bulan Suamiku Tak Pulang Kinta 4,475
Ibu Pergi, Ayah Nikah Lagi, Hidupku Sengsara Kinta 2,791
Mati Sendirian di Puncak Dunia Peter Gillman 2,752
Suamiku Diadili Di Kantor Lurah Kinta 2,747
Harta dan Kehidupan Malam Membuat Hidupku Hancur Kinta 2,435
Kuputuskan Tak Menikah Lagi Kinta 2,311
Salahkah Aku Kembali ke Mantan Suamiku? Kinta 2,076
Penyakit Gula dan Stroke Djuhdi Adam 1,950
Yuli Tinggalkan Aku dan Anak Demi Harta Kinta 1,639

 

atom feed entries rss feed entries Valid XHTML 1.0 Transitional
Copyright © 2008 sumbercerita.com - Kumpulan Cerita Terpopuler
Dengan beraktivitas di website kami berarti anda setuju dengan Kebijaksanaan Privasi serta Syarat Persetujuan
Powered by Mana Visual Article
eXTReMe Tracker