Tuk mengembalikan keseimbangan alam, bakal
diadain Upacara Pemarisudha Karipubaya di Legian, yang juga diikuti
semua umat Hindu di Bali. Upacara Pemarisudha Karipubaya sudah
berlansung Mulai tgl 4 Nop 2002, Senin wage julungwangi.
Rangkaian upacaranya sbb:
1. Senin 04 Nop 2002, Nyukat Genah (mengukur tempat) di Tkp, Pura Desa, Jaba Pura Segara.
2. Rabu 06 Nop 2002, Matur Piuning di desa adat Kuta, Kahyangan Jagat, Nancep sanggar tawang di setiap bangunan.
3. Senin 11 Nop 2002, menghias wewangunan (bangunan), melaspas wewangunan.
4. Selasa 12 Nop 2002, Nuwur (mohon) Tirta Pakuluh dan Nyangra (menyambut) Tirta Pakuluh.
5. Rabu 12 Nop 2002, Mapepada, mengelilingi tempat upacara beserta semua hewan korban.
6. Kamis 14 Nop 2002, Namdabang (menyiapkan) Upacara, mendak Bhatara
Tirta ( Memasang penjor di seluruh Desa Adat Kuta) termasuk para
pengusaha.
7. Puncak Karya ( Jumat Umanis Sungsang , 15 Nop 2002 di Tkp, Tawung
agung, Pengentas Karang, Pengrapuh, Pengilen· Di jaba Pure Segara TAWUR
LABUH GENTUH.PEKELEM, PENGILEN
===Dodonan (rangkaian) Upacara Di Pura Atau Mrajan se-Desa Pakraman se-Bali===
Tanggal 15 Nopember 2002, di Pura atau Mrajan/Sanggah :
Untuk pura atau merajan supaya menghaturkan UPACARA “PEJATI”
Di Pemedal / Pintu Gerbang Rumah (Griya)
I. Memasang Penjor Galungan
II. Menghaturkan :
a. Sodan Putih Kuning
b. Daksina
c. Canang Pasucian
d. Segan/segehan Manca Warna,putih,kuning (sor /di bawah)
III. Pengayat : Ida Betara di Gunung Agung
Pemargian Tirta :
a. Tirta Panglukatan/pembersihan disiratkan kesemua: Parahyangan, Pelemahan, Pawongan dan upacara.
b. Tirta Tahur dan Nasi Tawur hanya disiratkan untuk palemahan/ pekarangan dan segahan di penjor.
c. Tirta pakuluh disiratkan untuk semua: Parahyangan, Palemahan, dan Pawongan.
Korban Binatang untuk upacara ini antara lain: Kerbau, Kambing, Sapi,
Kijang, Menjangan, Kera, dll , pengerjaannya di serahkan ke masing2
banjar.