|
|
Apakah Pengertian dari Dana Punia itu ?
Apakah yang menjadi landasan Dana Punia ?
Berapa jeniskah kita mengenal Dana Punia ?
Siapakah yang berkewajiban melaksanakan dana punia ?
Siapakah yang berhak menerima Dana Punia ?
Bagaimana Pelaksanaan Dana Punia ?
Apakah dasarnya dana Punia ?
Sampai kapankah Dana Punia itu dilaksanakan ?
Apakah Pengertian dari Dana Punia itu ? Dana Punia terdiri dari dua kata yaitu Dana = Pemberian, sedangkan Punia artinya selamat, baik, bahagia, indah, dan suci. Jadi Dana Punia artinya pemberian yang baik dan suci.
Apakah yang menjadi landasan Dana Punia ? Sedikitnya ada dua landasan dari Dan Punia itu antara lain :
- Landasan Filosofis : Tat Twam Asi
- Landasan Sastra :
- Weda Smerti
- Manawadharmasastra Bab IV, sloka 33, 226
- Sarasamuscaya sloka no. 175, 176, 192, 198, 217, 178, 207, 211, 182, 183, 184, 222, 181, 202, 205, 206, 216, 187, 188, 191, 193, 194, 212, 213, 223, 261, 262, 263.
- Sanghyang Kamahayanika, sloka 56,57,58.
- Slokantara, Sloka nomor 2,4,5.
- Ramayana, sargah I, bait 5, sargahII bait 53, 54.
- Nitisastra, sargah III bait 8, sargah XIII bait 11.
- Lontar Yadnya Praketi.
Berapa jeniskah kita mengenal Dana Punia ? Perincian dana punia yang dapat mendatangkan pahala yang besar adalah :
- Desa : harta benda
- Agama : ajaran sastra, agama, dan ilmu pengetahuan
- Drewya : benda benda duniawi/material.
Dalam Sanghyang Kamahayanika dijelaskan bentuk dana punia yaitu:
- Dana : harta benda
- Atidana : anak gadis yang cantik
- Mahatidana : jiwa raga
Siapakah yang berkewajiban melaksanakan dana punia ?
- Para pengusaha negara / pemerintah
- Para pemuka agama
- Penyelenggara yadnya
- Saudagar, usahawan
- Orang orang yang mampu
- Sewaktu waktu diwajibkan bagi semua umat
- Bagi umat yang berpenghasilan tetap
- Bagi umat yang berpenghasilan tinggi.
Siapakah yang berhak menerima Dana Punia ?
- Para Guru Rohani / Nabe
- Dangacarya /Sulinggih
- Orang miskin yang terlantar
- Orang cacat
- Orang yang terkena musibah
- Tempat suci / Parahyangan
- Lembaga lembaga sosial
- Rumah sakit
- Pasraman / Pendidikan
Bagaimana Pelaksanaan Dana Punia ? Saat yang baik melaksanakan dana punia adalah :
- Uttarayana (purnama kedasa ) Umat Hindu diwajibkan melaksanakan dana punia secara serentak
- Sewaktu waktu tepatnya pada purnama dan tilem baik Uttarayana, swakala, daksinayana (matahari menuju utara, di katulistiwa, dan menuju selatan).
- Saat gerhana matahari dan bulan
- Dalam keadaan pancabaya.
Apakah dasarnya dana Punia ? Dalam Sarasamuscaya sloka 261, 262, 263 dan Ramayana sarga II bait 53, 34 disebutkan bahwa harta yang didapat (hasil guna kaya) hendaknya dibagi tiga yaitu untuk kepentingan:
- Dharma 30%
- Kama 30%
- Dana harta ( Modal Usaha 40% )
Sampai kapankah Dana Punia itu dilaksanakan ?
- Selama dalam status grehaste untuk setiap umat wajib melakukan dana punia.
- Dalam rangka pembinaan untuk menumbuhkan kesadaran berdana punia di kalangan anak anak maka perlu kegiatan dana punia dilakukan sedini mungkin.
| Title | Author | Views |
| Intisari Ajaran Agama Hindu |
Hinduisme |
2,728 |
| Banten |
Putu Satria |
2,510 |
| Cerita Mayadenawa, Latar Belakang Hari Galungan |
Berbagai Sumber |
1,907 |
| Reinkarnasi |
Wisnu |
1,900 |
| Galungan, Kejayaan Dharma dan Rekonsiliasi Nasional |
I Made Titib |
1,891 |
| Galungan dan Tujuh Sifat Dharma |
Ketut Adi |
1,604 |
| Moksa |
Yoga Adi Purwanto |
1,553 |
| Kebenaran Reinkarnasi |
Wisnu |
1,505 |
| Makna Siwaratri dan Kesejahteraan Sulinggih |
Budi Paramartha |
1,483 |
| Grahasta |
Wisnu |
1,399 |
| Yoga Marga |
Yoga Adi Purwanto |
1,352 |
| Catur Asrama |
Wisnu |
1,256 |
| Galungan : Pesan Universal, Tradisi Lokal |
Balipost |
1,217 |
| Menengok Keberadaan Pura Buwit di Desa Tulikup, Gianyar |
Oka Suryawan |
1,205 |
| Makna Hari Raya Kuningan |
Berbagai Sumber |
1,188 |
|
|
|
|
|
|
|