Gudang Lagu
(by: Edgar)

Bagaimanakah maksud hadits : “Bacakanlah surat yasin terhadap orang yang akan mati di antara kalian”?

Imam Ahmad, Abu dawud, An nassai, ibnu majah, ibnu hibban dan al hakim, dari ma’qal bin yasar, dari nabi, bahwasannya beliau bersabda : [bacakanlah surat yasin terhadap orang yang akan mati di antara kalian]. Lafaz hadits ini, di dalam riwayat imam ahmad (disebutkan) : [surat yasin adalah hati (jantung) al Qur’an. Tidak ada seorang pun yang membacanya yang menginginkan Alloh dan hari akhirat, kecuali di akan diampuni dosanya. Dan bacakanlah surat itu terhadap orang yang mati diantara kalian].

Hadits ini dishahihkan oleh ibnu hibban, sedangkan Yahya bin al Qathan menjelaskan illatnya (cacatnya) berupa idhtirab (guncang), mauquf (ampai sahabat). Abu utsman dan bapaknya yang disebutkan dalam sanadnya ini majhul (tidak diketahui) keadaannya. Ad-daruquthni berkata,”Hadits ini sanadnya dhoif (lemah), matannya (isi haditsnya) majhul, dan dalam ,masalah ini satupun tidak ada hadits yang shahih”. Berdasarkan keterangan ini, maka kami tidak perlu menjelaskan maksud hadits ini, karena hadits ini tidak shahih.

Seandainya dianggap shahih, maka maksudnya adalah membacakan surat yasin kepada orang yang sedang sekarat supaya ingat, dan supaya pada akhir masa hidupnya di dunia mendengar bacaan Al Qur’an. (maksud hadits ini), bukanlah membacakan surat yasin kepada orang yang sudah nyata – nyata meninggal. Ada sebagian orang yang membawa pengertian hadits ini kepada makna zhahirnya, sehingga mengatakan sunnahnya membacakan Al Qur’an kepada orang yang sudah meninggal, karena (menurut mereka,red) tidak ada hal yang mengalihkan makna hadits ini dari makna zhahirnya.

Kami bantah dengan perkataan, seandainya hadits ini sah dan maksudnya adalah benar demikian, maka tentu nabi telah melakukannya. Dan tentunya perbuatan nabi sudah disampaikan kepada kita. Akan tetapi, hal itu tidak pernah ada sebagaimana penjelasan didepan. Ini menunjukan, yang dimaksud dengan kata “mautakum” dalam hadits ini (seandainya shahih) adalah orang – orang yang sedang mengalami sekarat yang terdapat dalam hadits riwayat Muslim dalam shahihnya, bahwa nabi bersabda : [tuntunlah orang yang sekarat diantara kalian : La ilaha illallahu ]. Sesungguhnya yang dimaksudkan adalah orang – orang yang sekarat, sebagaimana dalam kisah wafatnya Abu thalib, paman nabi.

Wabillahit – taufiq, washallahu’ala nabiyina Muhammad wa’alihi wa shahbihi ajma’in.





Article Directory: http://www.sumbercerita.com

Al Lajnatud-Da-imatu lil Buhutsil-‘ilmiyyah wal-ifta.

[Sumber : Majalah Assunnah, edisi 01/tahun XI/ 1428 H /2007 M]



Cerita-cerita Lainnya dari Kategori - HOME --> Kisah Rohani --> Cerita Islam
TitleAuthorViews
Perbedaan Antara Qodho dan Qodar Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin 2,748
Sejarah Hidup Muhammad : Bagian Kedua - MEKAH, KA'BAH DAN QURAISY 4 Muhammad Husain Haekal 2,511
Sejarah Hidup Muhammad Muhammad Husain Haekal 2,201
Sejarah Hidup Muhammad : Bagian Keempat - MUHAMMAD DARI PERKAWINAN SAMPAI MASA KERASULANNYA 1 Muhammad Husain Haekal 2,086
Kisah Nyata: Karirku Kapankah Berlalu? Maramis Setiawan 2,082
Sejarah Hidup Muhammad : Bagian Pertama - ARAB PRA-ISLAM 4 Muhammad Husain Haekal 2,007
Sejarah Hidup Muhammad : Bagian Pertama - ARAB PRA-ISLAM 1 Muhammad Husain Haekal 1,952
Sejarah Hidup Muhammad : Bagian Ketiga - MUHAMMAD DARI KELAHIRAN SAMPAI PERKAWINANNYA 1 Muhammad Husain Haekal 1,820
Sejarah Hidup Muhammad : Perkenalan Muhammad Husain Haekal 1,744
Kisah Nyata: Kisah Taubat Sang Jagoan Maramis Setiawan 1,676
Tips Sholat Khusyu noinitial 1,498
Sejarah Hidup Muhammad : Pengantar 8 Muhammad Husain Haekal 1,466
Sejarah Hidup Muhammad : Bagian Kedua - MEKAH, KA'BAH DAN QURAISY 1 Muhammad Husain Haekal 1,454
Sejarah Hidup Muhammad : Prakata 6 Muhammad Husain Haekal 1,310
Sejarah Hidup Muhammad : Bagian Kedelapan - Dari Pembatalan Piagam Sampai Kepada Isra' 3 Muhammad Husain Haekal 1,273

 

atom feed entries rss feed entries Valid XHTML 1.0 Transitional
Copyright © 2008 sumbercerita.com - Kumpulan Cerita Terpopuler
Dengan beraktivitas di website kami berarti anda setuju dengan Kebijaksanaan Privasi serta Syarat Persetujuan
eXTReMe Tracker