Gudang Lagu

PRAKATA (2/6)

DASAR-DASAR YANG SEDERHANA DALAM KEDUA AGAMA

Kemudian kita melihat kedua  agama  ini  mempunyai  konsepsi tentang hidup dan akhlak yang dapat dikatakan sama. Keduanya memandang manusia dan awal  mula  penjadiannya  sama:  Allah menciptakan  Adam  dan  Hawa  dan keduanya ditempatkan dalam surga, kemudian diwahyukan jangan mereka mendengarkan godaan setan.  Tetapi mereka makan juga (buah) dari pohon itu, maka merekapun keluar dari  surga.  Setan  yang  tak  mau  tunduk kepada  Adam,  adalah  musuh mereka - sebagaimana diwahyukan Allah kepada  Muhammad  -  dan  yang  tidak  mau  menyucikan kalimat  Allah, menurut kitab-kitab SUCI kaum Nasrani. Setan memperdayakan Hawa dan membujuknya.  Lalu  Hawapun  membujuk Adam  dan  keduanya  sama-sama  makan  dari Pohon Abadi itu. Karena itu, maka tampaklah  aurat  mereka.  Merekapun  minta ampun  kepada  Tuhan  dan  Tuhan mengirimkan mereka ke bumi, yang  akan  jadi  saling  bermusuhan  di   antara   sebagian keturunan mereka, dan yang akan diperdayakan setan, sehingga akan ada golongan yang sesat dan ada pula yang akan  melawan kehancuran itu.

Untuk memperkuat perjuangan manusia melawan godaan dosa itu, Tuhan telah mengutus Nuh, Ibrahim, Musa, Isa  dan  nabi-nabi yang lain, dan kepada setiap rasul itu disertakan pula kitab (wahyu) menurut bahasa masyarakat lingkungan guna memperkuat apa  yang  datang  dari  Tuhan dan memberi penerangan kepada mereka. Sebagaimana juga di pihak  setan  ada  barisan  yang membela  nafsu  kejahatan,  juga  para  malaikat memuja dan menguduskan kesucian Tuhan. Masing-masing mereka itu  saling berselisih   menghadapi  hidup  dan  alam  ini  sampai  Hari Kebangkitan, tatkala setiap jiwa kelak akan memperoleh hasil sesuai dengan apa yang dikerjakannya, dan takkan ada seorang teman akrabpun yang sudi menanyakan teman lainnya.


PERBEDAAN TAUHID DAN TRINITAS

Akan kita lihat dalam Qur'an yang telah menyebutkan Isa  dan Mariam  dengan  penghormatan serta penghargaan yang demikian rupa dari Tuhan sehingga kitapun karenanya turut  bersimpati pula,  terbawa  oleh  rasa  persaudaraan.  Tetapi  apa  yang menyebabkan kita lalu bertanya?: Kalau begitu,  kenapa  kaum Muslimin  dan  Kristen  selama berabad-abad terus bermusuhan dan berperang? Jawaban  atas  pertanyaan  ini  ialah,  bahwa antara   ajaran-ajaran   Islam   dan  Kristen  itu  terdapat perbedaan asasi yang menjadi suatu  sebab  perdebatan  hebat semasa  Nabi, sekalipun perdebatan demikian itu tidak sampai melampaui batas permusuhan dan kebencian. Kaum Kristen tidak mengakui  kenabian  Muhammad  seperti  Islam  yang  mengakui kenabian Isa; Kristen berlandaskan  Trinitas,  sedang  Islam samasekali  menolak,  selain Tauhid. Kaum Kristen menuhankan Isa, dan berpegang pada argumentasi ketuhanannya  itu  bahwa dia   sudah   berbicara   sejak   di   dalam   buaian  serta memperlihatkan mujizat-mujizat yang tak dapat dilakukan oleh yang  lain;  suatu hal yang sebenarnya hanya dapat dilakukan oleh Tuhan.


KAUM NASRANI MENGAJAK NABI BERDEBAT

Pada masa permulaan  Islam  mereka  mendebat  kaum  Muslimin tentang   itu  dengan  menggunakan  Quran,  dengan  berkata: Bukankah Quran yang diturunkan kepada Muhammad itu  mengakui pendapat  kami  ketika  berkata:  "Dan tatkala para malaikat berkata: 'Aduhai Mariam, Tuhan menyampaikan  berita  gembira kepadamu  dengan  Firman  Tuhan:  namanya  Isa al Masih anak Mariam,  orang  terpandang  di  dunia  dan  di  akhirat  dan termasuk  orang yang dekat (kepada Tuhan). Ia akan berbicara dengan orang semasa ia anak-anak dan sesudah dewasa  dan  ia tergolong  orang yang baik-baik.' Kata (Mariam)-nya: 'Tuhan, dari mana saya akan mendapatkan anak, padahal tak ada  orang yang menyentuhku.'  Ia  (Tuhan)  berkata: 'Begitulah, Tuhan mencipta menurut kehendakNya. Jika ia memutuskan sesuatu, Ia hanya  berkata: Jadilah, maka iapun jadi. Dan ia mengajarkan Kitab kepadanya, hikmah kebijaksanaan, Taurat dan Injil. Dan ia  diutus  menjadi  Rasul bagi Keluarga Israil: 'Aku datang kepadamu membawa sebuah Bukti dari Tuhanmu. Kuciptakan  dari tanah  liat  bentuk serupa burung. Kutiup ia lalu ia menjadi seekor burung dengan ijin Allah, dan aku dapat  menyembuhkan orang  buta  dan  berpenyakit kusta serta menghidupkan orang mati dengan ijin Allah. Akupun dapat memberitahukan kepadamu apa  yang kamu makan dan apa yang kamu simpan dalam rumahmu. Itulah  suatu  bukti  bagimu bila kamu  orang-orang yang beriman." (QS, 3:45-49).
 
Jadi  Qur'an  menegaskan,  bahwa ia menghidupkan orang mati, menyembuhkan orang buta asal  dari  kelahiran,  menyembuhkan kusta,  dan  dari  segumpal tanah dijadikannya seekor burung dan dapat membuat ramalan dan  semua  ini  adalah  merupakan sifat-sifat  Ilahiah.  Inilah  pandangan  kaum  Nasrani masa Nabi,  yang   dijadikan   mereka   bahan   argumentasi   dan mengajaknya  berdebat dengan pendirian, bahwa Isa juga Tuhan di samping Allah. Dan ada lagi segolongan  mereka  itu  yang berpendirian menuhankan Mariam karena Allah telah menurunkan SabdaNya kepadanya. Pendirian  kaum  Nasrani  yang  demikian pada  masa  itu  menganggap  Mariam  satu  dari  tiga  dalam Trinitas Bapa, Anak dan Ruh Kudus. Mereka yang  berpendirian dengan  menuhankan  Isa  dan ibunya itu hanya merupakan satu sekte  dari   sekian   banyak   sekte-sekte   Nasrani   yang bermacam-macam dan terpencar-pencar itu.
 
Orang-orang  Nasrani  seluruh  jazirah Arab dengan alirannya yang bermacam-macam itu mengajak Muhammad  berdebat  menurut dasar  mazhab  mereka.  Kata mereka Almasih itu ialah Allah, dia anak Allah; kata mereka dia adalah satu dari tiga  dalam Trinitas.  Mereka  yang  berpendapat  pada ketuhanan Isa itu berpegang  pada  argumentasi  yang   disebutkan   di   atas. Argumentasi  yang  mengatakan  bahwa  dia  anak Allah, sebab bapanya tidak  diketahui  orang,  dan  dia  berbicara  dalam buaian  semasa  anak-anak,  yang  tak  pernah  terjadi  pada
siapapun dari anak Adam. Argumentasi yang  mengatakan  bahwa dia satu dari tiga dalam Trinitas, sebab Allah berkata: Kami perintahkan, Kami jadikan dan  Kami  tentukan.  Kalau  hanya Satu  tentu  berkata:  Aku  perintahkan, Aku jadikan dan Aku tentukan. Muhammad mendengarkan semua tanggapan mereka  itu, dan  mengajaknya  berdiskusi  dengan  cara  yang lebih baik. Dalam perdebatan itu ia tidak begitu keras seperti  terhadap kaum  musyrik  dan  penyembah berhala. Bahkan dikemukakannya argumen itu berdasarkan wahyu dengan  cara  yang  logis  dan sebagaimana yang diterangkan dalam kitab-kitab mereka. Allah berfirman: "Sebenarnya  mereka  telah  melakukan  penghinaan (terhadap  Tuhan), mereka yang mengatakan, bahwa Allah ialah Isa al-Masih  anak  Mariam.  Katakan:  Siapakah  yang  dapat merintangi  jika Ia hendak membinasakan al-Masih anak Mariam serta ibunya dan setiap orang yang  ada  di  muka  bumi  ini semua?  Kerajaan  langit  dan  bumi serta segala yang ada di antara itu, adalah milik Allah. Ia menciptakan apa yang  ada di   antara  itu,  dan  Allah  Maha  Kuasa  atas  segalanya. Orang-orang  Yahudi  dan  Nasrani   berkata:   Kami   adalah anak-anak  Allah  dan  yang dicintaiNya. Katakan: Mengapa Ia menyiksamu  karena  dosa-dosamu  itu?   Sebenarnya   kamupun manusia,  seperti  yang  pernah diciptakanNya. Ia mengampuni siapa saja yang dikehendakiNya dan Ia menghukum  siapa  saja yang  dikehendakiNya.  Kerajaan langit dan bumi serta segala yang ada di antara itu, adalah milik Allah. Dan kepadaNyalah kembali sebagai tujuan terakhir." (QS, 5:17-18)
 
"Sebenarnya  mereka  telah  melakukan  penghinaan  (terhadap Tuhan), mereka yang mengatakan,  bahwa  Allah  itu  al-Masih anak  Mariam. Bahkan al-Masih berkata: Hai anak-anak Israil, sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu. Barangsiapa mempersekutukan Allah, Allah akan mengharamkan surga baginya dan tempatnya adalah api neraka. Orang-orang  teraniaya  itu takkan  punya  pembela.  Sebenarnya  mereka  telah melakukan penghinaan (terhadap Tuhan) mereka  yang  mengatakan,  bahwa Allah  adalah  satu  dari tiga dalam Trinitas. Tak ada tuhan kecuali Tuhan Yang  Satu.  Apabila  tidak  mau  juga  mereka berhenti   (menghina   Tuhan),   pasti   mereka  yang  telah merendahkan  (Tuhan),  itu  akan   dijatuhi   siksaan   yang memedihkan." (QS, 5:72-73)
 
"Dan  ingat  ketika  Allah  berkata:  Hai  Isa  anak Mariam! Engkaukah yang mengatakan  kepada  orang:  mengangkatku  dan ibuku sebagai dua tuhan selain Allah? Ia menjawab: Maha Suci Engkau, tidak akan aku mengatakan yang bukan menjadi  hakku. Kalaupun    aku    mengatakannya,    tentu    Engkau   sudah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada dalam  hatiku, tapi aku tidak mengetahui apa yang ada di dalam Dirimu. Maha Mengetahui Engkau  atas  segala  yang  gaib.  Tak  ada  yang kukatakan kepada mereka, selain daripada yang Kauperintahkan
kepadaku;  supaya  mereka  menyembah  Allah,   Tuhanku   dan Tuhanmu,  dan  akulah  saksi  mereka  selama  aku  berada di tengah-.engah mereka. Tetapi setelah Kauwafatkan aku, Engkau Pengawas  mereka  dan  Engkau  pula  yang menyaksikan segala sesuatu.  Kalau   Engkau   siksa   mereka,   mereka   adalah hamba-hambaMu,   kalaupun   Engkau   ampuni  mereka,  Engkau Penguasa Maha Mulia dan Bijaksana." (QS, 5:116-118)
 
Pandangan Nasrani adalah Trinitas dan Isa adalah anak Allah. Sedangkan  Islam  menolak  semua  itu  dengan  tegas sekali, menolak bahwa Tuhan mempunyai  anak.  "Katakan:  'Allah  itu Satu.  Allah  itu  abadi dan mutlak. Tidak beranak dan tidak diperanakkan. Dan tiada satu apa pun  yang  menyerupai-Nya." (QS,  112:1-4)  "Tidak  sepatutnya bagi Allah akan mengambil anak. Maha Suci Ia." (QS, 19:35) "Hal seperti  terhadap  Isa bagi Allah sama seperti terhadap Adam; dijadikan-Nya ia dari tanah lalu dikatakan: jadilah, maka jadilah ia." (QS, 3:59)
 
Pada dasarnya Islam adalah agama  Tauhid,  dalam  pengertian Tauhid  yang  murni  dan  kuat  sekali, dan dalam pengertian Tauhid yang sederhana dan jelas sekali.  Setiap  kemungkinan yang  akan  mengaburkan pengertian dan pikiran Tauhid, Islam tegas menolaknya dan menganggapnya kufur. "Allah tidak  akan mengampuni  bila  Dia dipersekutukan. Tetapi selain itu akan diampuniNya siapa saja yang dikehendakiNya." (QS, 4:48)
 
Bagaimanapun konsepsi Masehi tentang Trinitas,  yang  memang mempunyai hubungan sejarah dengan beberapa agama lama, namun bagi Muhammad itu sama sekali bukan  suatu  kebenaran.  Yang benar  ialah  Allah  itu Esa, tidak bersekutu, tidak beranak dan  tidak   diperanakkan,   dan   tak   ada   apapun   yang menyerupaiNya. Jadi tidak heran kalau antara Muhammad dengan pihak Nasrani masa itu  terjadi  diskusi  dengan  cara  yang baik,   dan   wahyupun  memperkuat  Muhammad  seperti  dalam ayat-ayat itu.
 
(bersambung ke bagian 3)





Article Directory: http://www.sumbercerita.com

S E J A R A H    H I D U P    M U H A M M A D
 
oleh MUHAMMAD HUSAIN HAEKAL
diterjemahkan dari bahasa Arab oleh Ali Audah
 
Penerbit PUSTAKA JAYA
Jln. Kramat II, No. 31 A, Jakarta Pusat
Cetakan Kelima, 1980
 
Seri PUSTAKA ISLAM No.1



Cerita-cerita Lainnya dari Kategori - HOME --> Kisah Rohani --> Cerita Islam
TitleAuthorViews
Perbedaan Antara Qodho dan Qodar Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin 2,749
Sejarah Hidup Muhammad : Bagian Kedua - MEKAH, KA'BAH DAN QURAISY 4 Muhammad Husain Haekal 2,511
Sejarah Hidup Muhammad Muhammad Husain Haekal 2,201
Sejarah Hidup Muhammad : Bagian Keempat - MUHAMMAD DARI PERKAWINAN SAMPAI MASA KERASULANNYA 1 Muhammad Husain Haekal 2,086
Kisah Nyata: Karirku Kapankah Berlalu? Maramis Setiawan 2,082
Sejarah Hidup Muhammad : Bagian Pertama - ARAB PRA-ISLAM 4 Muhammad Husain Haekal 2,007
Sejarah Hidup Muhammad : Bagian Pertama - ARAB PRA-ISLAM 1 Muhammad Husain Haekal 1,952
Sejarah Hidup Muhammad : Bagian Ketiga - MUHAMMAD DARI KELAHIRAN SAMPAI PERKAWINANNYA 1 Muhammad Husain Haekal 1,820
Sejarah Hidup Muhammad : Perkenalan Muhammad Husain Haekal 1,744
Kisah Nyata: Kisah Taubat Sang Jagoan Maramis Setiawan 1,676
Tips Sholat Khusyu noinitial 1,498
Sejarah Hidup Muhammad : Pengantar 8 Muhammad Husain Haekal 1,466
Sejarah Hidup Muhammad : Bagian Kedua - MEKAH, KA'BAH DAN QURAISY 1 Muhammad Husain Haekal 1,454
Sejarah Hidup Muhammad : Prakata 6 Muhammad Husain Haekal 1,310
Sejarah Hidup Muhammad : Bagian Kedelapan - Dari Pembatalan Piagam Sampai Kepada Isra' 3 Muhammad Husain Haekal 1,273

 

atom feed entries rss feed entries Valid XHTML 1.0 Transitional
Copyright © 2008 sumbercerita.com - Kumpulan Cerita Terpopuler
Dengan beraktivitas di website kami berarti anda setuju dengan Kebijaksanaan Privasi serta Syarat Persetujuan
eXTReMe Tracker