Gudang Lagu
(by: noinitial)

Sekelompok anak orang-orang berkulit putih bermain balon. Lalu mereka melepaskan balon itu. Terbanglah balon itu tanpa tahu kemana akan turun. Semakin lama semakin jauh. Hingga akhirnya tidak terlihat lagi. Anak-anak itu pun pergi. Dan menghilang pula dalam pandangan mata.

Ada seorang anak berkulit hitam. Sudah sejak lama ia memerhatikan anak-anak yang bermain balon. Entah apa yang dipikirkannya. Lalu dia pun berdiri. Mendatangi seorang penjual balon. “Apakah balon berwarna hitam juga bisa terbang?” tanya anak itu.

Sedikit kaget dirasakan si penjual balon. Sedikit banyak dia tahu apa yang dipikirkan anak itu. Dia merasa iba dalam hati. Sekaligus terenyuh dengan pertanyaan itu.

“Bisa. Tentu bisa terbang nak. Yang membuat balon itu terbang bukan warnanya. Tetapi apa yang ada di dalamnya,” jawab penjual balon.

Saudaraku sekalian. Seringkali kita terkurung dalam paradigma. Kita sering menilai kesuksesan itu hanya dari hal luar. Seperti warna kulit, etnis, kondisi keluarga, dan sebagainya. Kita melihat kesuksesan dari sudut yang kurang tepat. Kita melihat kesuksesan adalah bukan sesuatu yang diusahakan. Sering kita melihat bahwa kesuksesan hanya milik orang-orang tertentu.

Kesuksesan tidak dilihat dari penampilan. Bukan dari suku, warna kulit, etnis, atau kondisi keluarga. Kesuksesan ditentukan dalam diri sendiri. Sukses di akherat maupun dunia. Yang terpenting adalah usaha kita. Kemauan kita. Do’a kita. Bagaimana menerima takdir, hingga tidak ada putus asa.

Untuk masuk surga tidak dibutuhkan warna kulit yang bagus. Untuk jadi presiden tidak perlu dari suku tertentu. Untuk jadi orang kaya tidak perlu dari etnis tertentu. Untuk jadi orang sukses, tidak ditentukan kondisi keluarga kita.

Allah menilai orang berdasar kadar iman dan taqwa. Rakyat dipilih presiden karena kemampuannya. Rekan bisnis anda menilai bagaimana anda, bukan darimana anda. Keluarga anda tidak terlalu berperan terhadap kesuksesan anda, tetapi bagaimana azzam/kemauan anda. Memang terkadang keluarga menjadi sumber motivasi. Tapi, ketika keluaga anda tidak seperti itu, apakah hari akan berhenti? tidak kan?

Balon terbang karena isinya. Manusia dipandang pun karena prestasinya. Karena apa yang diperbuatnya. Karena kebaikan hatinya. So, jangan patah arang kala menghadapi rintangan. Jangan kecil hati terhadap kelemahan kita. Toh takada manusia sempurna. Dan tetap ada kelebihan yang kita punya. Tinggal maksimalkan apa kelebihan kita. Dan kita akan terbang karenanya. Tetap peihara impian kita. Sebagai motivasi dalam hidup. Ingat selalu Tuhanmu. Karena hanya untuk-Nya kita ada di dunia ini.

Keep spirit to fight!!!





Article Directory: http://www.sumbercerita.com

Sumber : ceramah silakbar SALAM UI 2008



Cerita-cerita Lainnya dari Kategori - HOME --> Kisah Rohani --> Cerita Islam
TitleAuthorViews
Perbedaan Antara Qodho dan Qodar Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin 2,748
Sejarah Hidup Muhammad : Bagian Kedua - MEKAH, KA'BAH DAN QURAISY 4 Muhammad Husain Haekal 2,511
Sejarah Hidup Muhammad Muhammad Husain Haekal 2,201
Sejarah Hidup Muhammad : Bagian Keempat - MUHAMMAD DARI PERKAWINAN SAMPAI MASA KERASULANNYA 1 Muhammad Husain Haekal 2,086
Kisah Nyata: Karirku Kapankah Berlalu? Maramis Setiawan 2,082
Sejarah Hidup Muhammad : Bagian Pertama - ARAB PRA-ISLAM 4 Muhammad Husain Haekal 2,007
Sejarah Hidup Muhammad : Bagian Pertama - ARAB PRA-ISLAM 1 Muhammad Husain Haekal 1,952
Sejarah Hidup Muhammad : Bagian Ketiga - MUHAMMAD DARI KELAHIRAN SAMPAI PERKAWINANNYA 1 Muhammad Husain Haekal 1,820
Sejarah Hidup Muhammad : Perkenalan Muhammad Husain Haekal 1,744
Kisah Nyata: Kisah Taubat Sang Jagoan Maramis Setiawan 1,676
Tips Sholat Khusyu noinitial 1,498
Sejarah Hidup Muhammad : Pengantar 8 Muhammad Husain Haekal 1,466
Sejarah Hidup Muhammad : Bagian Kedua - MEKAH, KA'BAH DAN QURAISY 1 Muhammad Husain Haekal 1,454
Sejarah Hidup Muhammad : Prakata 6 Muhammad Husain Haekal 1,310
Sejarah Hidup Muhammad : Bagian Kedelapan - Dari Pembatalan Piagam Sampai Kepada Isra' 3 Muhammad Husain Haekal 1,273

 

atom feed entries rss feed entries Valid XHTML 1.0 Transitional
Copyright © 2008 sumbercerita.com - Kumpulan Cerita Terpopuler
Dengan beraktivitas di website kami berarti anda setuju dengan Kebijaksanaan Privasi serta Syarat Persetujuan
eXTReMe Tracker