Gudang Lagu

Bertahun-tahun saya memusuhi diri sendiri dan berusaha menaklukkan keinginan-keinginan daging dengan sungguh-sungguh agar berkenan kepada Tuhan. Suatu saat kebenaran terbuka kepada saya bahwa soal daging dan tabiat daging sudah diselesaikan oleh Tuahan Yesus kita dikayu salib. MENGETAHUI kebenaran ini tiba-tiba membebaskan saya dari usaha yang amat melelahkan itu. Jadi kalaupun ada usaha yang harus kita kerjakan, sekarang tinggal menyadarkan diri sendiri bahwa urusan daging saya sudah selesai ! Selebihnya saya lebih sibuk menikmati hubungan pribadi dengan Roh Kudus, sibuk mendengar Dia, sibuk melakukan instruksinya, sibuk belajar hal-hal Kerajaan Surga dari Dia dan daging tak kebagian waktu lagi untuk in action.

Kebenaran pertama terbuka ketika saya membaca kisah orang Amalek. Ketika Amalek terakhir yaitu raja Agag dibantai Samuel, itu berbicara tentang bangsa yang melambangkan kedagingan kita, telah dmusnahkan oleh Allah sendiri.

1Sa 15:33 Tetapi kata Samuel: "Seperti pedangmu membuat perempuan-perempuan kehilangan anak, demikianlah ibumu akan kehilangan anak di antara perempuan-perempuan." Sesudah itu Samuel mencincang Agag di hadapan TUHAN di Gilgal.

Kebenaran kedua ditulis oleh Paulus yang menemukan adanya hukum Dosa dan Maut didalam daging manusia. Ia mula-mula menyadari bahwa didalam dagingnya selalu ada sifat menentang kebenaran batin yang dirindukannya. Sampai ia berteriak :
Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini? (Rom 7:24)
Namun dibawahnya ia menemukan jawabannya:
Rom 7:25 Syukur kepada Allah! oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.
Bagaimana Yesus Kristus menyelesaikan pergumulan Paulus tentang dagingnya ini ?
Ternyata ketika Allah Bapa mengutus Tuhan Yesus kedunia Ia sengaja diberi sebuah tubuh dari daging, dengan maksud agar tubuh itu boleh disalibkan sebagai pengganti tubuh daging semua manusia dibumi.
Heb 10:5 Karena itu ketika Ia masuk ke dunia, Ia berkata: "Korban dan persembahan tidak Engkau kehendaki--tetapi Engkau telah menyediakan tubuh bagiku--.

Rom 8:1 Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut. Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging, supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh.

Tubuh daging Tuhan Yesus itu mewakili tubuh daging Paulus (dan saya). Sama seperti saya menerima bahwa dosa saya ditebus oleh darah-Nya dengan iman, saya juga wajib menerima bahwa tabiat daging saya telah dibayar dengan daging Tuhan Yesus di kayu salib dengan iman pula.

Sikap iman seperti ini justru memberi peluang kepada Roh Kudus untuk melepaskan saya dari fikiran daging dan dengan sendirinya tabiat daging juga lenyap. Terkadang pelayanan pelepasan oleh kuasa Roh Kudus sesekali diperlukan dalam rangka mengusir roh-roh pembawa sifat daging itu, bilamana ia terlalu dominan dalam daging saya.

Sejak kita dilahirkan baru, Roh Kudus dan roh kita sebenarnya bergumpal jadi satu hingga bukan lagi dua roh tapi hanya satu. Tak mudah memisah-misah lagi roh kita dan Roh Kudus. Tabiat daging adanya didalam jiwa, bukan di dalam roh kita. Yang didalam jiwa itu mudah ditengking bila kita sangkali. Tapi bila diakui terus keberadaannya, ia sukar ditengking. Itu sebabnya Tuhan Yesus berkata:
Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. Mt 16:24

Menyangkal diri itu artinya tak peduli dirinya ada, walau ada tapi anggap tidak ada. Kalau dirisendiri tak ada, mana sifat dan keinginan diri sendiri bisa ada ? meniadakan diri sendiri bukan dengan berusaha dan berjuang. Cukup mengakui kebenaran bahwa Allah telah meniadakannya dikayu salib bersama Tubuh Tuhan kita. Selama hidup kita ditandai suatu usaha dan perjuangan, kita belum berada didaerah perhentian, alias masih berada dibawah fikiran Taurat !

Ibr 4:11 Karena itu baiklah kita berusaha untuk masuk ke dalam perhentian itu, supaya jangan seorangpun jatuh karena mengikuti contoh ketidaktaatan itu juga.

Kebenaran ketiga saya temukan dalam 1 Yoh 3:9
Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah.

Ayat ini dahulu membingungkan saya, karena saya masih berfikir bahwa kenyataannya toh saya masih jatuh bangun dalam dosa atau keinginan-keinginan berbuat dosa. Tapi Yohanes ngotot bahwa orang yang lahir baru TIDAK DAPAT BERBUAT DOSA. Roh Kudus membukakan bahwa sebenarnya ayat itu adalah suatu description dari roh yang telah kita terima didalam hati kita waktu lahir baru itu. Roh Kudus itu adalah benih Ilahi yang punya potensi mengubah hati kita jadi kudus dan otomatis tak punya keinginan-keinginan daging lagi. Dengan syarat, kita selain punya iman untuk menerima kehadiran-Nya, kita juga harus punya iman akan potensinya itu. Jadi cukup dengan mengakui saja perkataan Allah itu dengan iman, potensi kekudusan Roh Kudus itu akan mengerjakan tugasnya sendiri.

Sekali lagi ini bukan perkara 'bermusuhan, melawan, mengalahkan dan berusaha menundukkan' tabiat dan keinginan daging. Tapi perkara mengakui dengan iman, bahwa saya adalah ciptaan baru dan bahwa tabiat tabiat daging itu telah diselesaikan Tuhan sendiri dikayu salib. Selebihnya kuasa Roh Kudus yang menyelesaikannya bagi saya. Setiap pengakuan iman itu memindahkan daerah berfikir kita. Kita pindah dari daerah pertempuran lawan daging dan keinginan daging kedaerah fikiran Kristus yang penuh anugerah dengan mudah. Bila kita tinggalkan medan berfikir didaerah daging, otomatis kita berada didaerah berfikir roh dan mudah dipimpin oleh Roh.

Rom 8:5 Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh.

Dengan demikian pergumulan lawan daging boleh kita tinggalkan hingga lebih banyak waktu boleh dipakai untuk merencanakan pelayanan-pelayanan yang lebih besar bagi Dia, lebih banyak waktu untuk mengembangkan karunia-karunia Roh dan kuasa Roh hingga kita lebih efektif/efisien dalam pelayanan dan berbuah makin lebat.





Article Directory: http://www.sumbercerita.com


Cerita-cerita Lainnya dari Kategori - HOME --> Kisah Rohani --> Cerita Kristen
TitleAuthorViews
Resiko Film Porno Bagi Remaja Eddy 9,581
Kesepuluh Suku Israel yang Terhilang ada di Indonesia? Bahana 9,528
Gereja Setan Benar Ada: Sasaran Mereka Orang Yang Di Gereja Silvy Rumayar 5,293
Semua Hanya Karena Cinta Jawaban 5,165
Kiamat Versi Islam Yohanes 4,790
Kiamat Versi Kristen Yohanes 4,712
Pertobatan Kota Pusat Gereja Setan Silvy Rumayar 4,543
Kepuasan Hanya Ada Di Rasa Syukur Daniel 3,728
Menelanjangi Santet Budiyanto 3,303
Kisah Marie Louise Devina Jap 3,227
Belajar Dari Tukang Kayu Galilea TeDu 2,696
Konggres Setan TeDu 2,652
Bagaimana Melatih Roh Manusia Kenneth E. Hagin 2,649
Yang Terbaik Akan Datang Bo Sanchez 2,596
Menang Atas Santet Budiyanto 2,476

 

atom feed entries rss feed entries Valid XHTML 1.0 Transitional
Copyright © 2008 sumbercerita.com - Kumpulan Cerita Terpopuler
Dengan beraktivitas di website kami berarti anda setuju dengan Kebijaksanaan Privasi serta Syarat Persetujuan
eXTReMe Tracker