Waktu libur kenaikan kelas 2 SMA, saya didatangi oleh sesosok mahluk yang transparan putih dan cantik bukan main, dia berdiri didepan korden kamar (saat itu saya kena cacar air) saya tertegun melihat 'keajaiban' : ada orang yang tembus pandang....
Semakin bingung ketika dia melambaikan tangan, memanggilku. Heran.... sapa dia kok manggil2...
Tetapi saya tetep merasa aneh dengan 'tembus pandang' nya dia, korden berkibar terlihat dibelakangnya.... nah... sapa ini.... saya ingin menyentuhnya.... saya dekatin... dan saya sentuh dengan telapak tangan, eh...yang tersentuh malah korden.... wah, apa-apan ini...
Siang, bapak pulang kerja tidak saya sambut, sore juga masih saya melamunkan pengalaman siang tadi, hingga disapa oleh om yang lagi bertamu ke rumah (saya tidak menyapanya). Tersadarlah saya, dan cerita tentang kejadian tadi siang.
Oleh om, malah saya disarankan dibawa ke 'dukun putih'. Dan orang tua pun membawa saya. Si dukun bilang, jika saya mau saya bisa punya kekuatan menyembuhkan... terlihat dari selaput mata. Ketika ditanya, apakah saya mau ato tidak mengasahnya , saya jawab tidak... setelah itu nothing happen....
Hingga kuliah, kok kesulitan ya berdoa...
Sering punya alasan tidak kebaktian, ke gereja hari minggu ada saja kegiatan yang mengalahkannya. Hingga ibu KTB melihat ada yang tidak lepas pada saya. Ibu KTB mendoakan saya, hingga teringatlah saya akan pengalaman dengan si dukun.
Tahun 1997 saya dilepaskan dari roh jahat itu..... lumayan bikin puyeng.... kata Kak Yakobus (yang membantu pelepasan), tetapi tidak sulit karna saya tidak memeliharanya, tidak memberi dia makan lewat dosa-dosa saya...
So saya setuju, jangan coba-coba deh.... dukun itu hitam putih sama saja.... betul kan.....