|
|
Versi Inggris pertama yang masih digunakan secara aktif adalah King James, yang disebut demikian karena ia selesaikan dalam masa pemerintahan James I dari Inggris. Sejumlah cendekiawan dari Oxford dan Cambridge bekerja sama, dengan menggunakan versi-versi Inggris sebelumnya sebagai model. Dalam tahun 1611 versi yang baru ini dipersembahkan kepada masyarakat, dan dalam waktu setengah abad ia menjadi Alkitab standar di Inggris. Selama hampir tiga ratus tahun Alkitab tersebut telah menjadi Kitab Suci terjemahan Inggris yang terpopuler.
Dari naskah tulisan tangan Yunani hingga King James, Revised, American Revised, dan Revised Standard Version yang dipakai sekarang ada suatu mata rantai yang tidak terputuskan. Diakui, ada beberapa kesalahan dalam penurunannya dan beberapa ketidakpastian dalam cara penerjemahannya. Namun kesalahan-kesalahan ini tidak cukup banyak untuk menuduhnya sebagai suatu naskah Alkitab yang tidak murni, atau untuk mengatakan bahwa Perjanjian Baru yang ada sekarang ini jauh berbeda dengan Perjanjian Baru dalam gereja yang pertama. Pelipatgandaan naskah tulisan tangan itu sendiri menghasilkan banyak tolok ukur untuk mengenali kesalahan-kesalahan, dan pelbagai versi yang ada menunjukkan dari cara penurunannya bahwa mereka berasal dari suatu sumber yang sama. Alkitab Inggris modern adalah suatu reproduksi yang setia pada ajaran apostolic di mana inti daripada Injil pertama kali dinyatakan secara tertulis.
Pada pertengahan abad kesembilan belas penemuan beberapa sumber naskah tulisan tangan baru yang mempengaruhi naskah Yunani dari Perjanjian Baru, dan perubahan besar dalam bahasa Inggris dari yang digunakan pada periode Elizabeth menimbulkan kebutuhan untuk memperbaiki King James Version. Dalam tahun 1870, suatu komisi yang terdiri dari hampir seluruh ahli Alkitab dari Inggris dan banyak di antaranya dari Amerika dibentuk oleh gereja Anglican. Para pemeriksa Amarika dan Inggris itu bekerja sama dengan erat, meskipun ada beberapa perbedaan pendapat di antara mereka. Revisi Inggris terbit dalam tahun 1881, Alkitab American Revised Version terbit dalam tahun 1901. Perbedaan di antara keduanya terutama terletak pada penggunaan kata Yehova bagi TUHAN, dan dalam penghapusan beberapa Anglicisme yang akan kedengaran janggal di telinga orang-orang Amerika. Pada dasarnya kedua versi ini adalah sama, dalam menerjemahkan naskah dasar setepat mungkin kata demi kata. Beberapa kata kuno sengaja dipertahankan bila menurut para pemeriksanya ia cukup dikenal di kalangan para pembaca yang terpelajar. Revisi Amerika lebih sedikit mempertahankan istilah-istilah lama itu daripada revisi Inggris. Keduanya berusaha untuk "memberikan kepada pembaca modern [1885] suatu penyajian yang setia pada arti dari dokumen-dokumen yang asli."
Dalam abad kedua puluh dihasilkan beberapa edisi lagi, yang dibuat dengan tujuan yang jelas untuk membuat terjemahan King James yang tetap mengikuti zaman. Yang pertama, Alkitab Revised Standard Version, mulai disusun dalam tahun 1937 oleh International Council of Religious Education, yang meliputi empat puluh denominasi gereja di Amerika Serikat dan Kanada. Versi ini merupakan suatu usaha untuk melanjutkan tujuan American Revised Version, dan untuk mempersiapkan bagi kepentingan ibadah pribadi dan umum suatu Alkitab yang akan melestarikan nilai-nilai sastera dari King James Version, tetapi juga menyerap pelbagai kemajuan yang telah dicapai oleh para cendekiawan sejak tahun 1900. Alkitab Perjanjian Baru Revised Standard Version terbit dalam tahun 1946; seluruh Alkitab dalam tahun 1952. Tidak semua cara penerjemahannya sudah dapat diterima, dan di beberapa tempat pilihannya akan bacaan-bacaan dalam naskah Yunani rupanya sudah pasti salah. Karya ini dimaksudkan sebagai suatu revisi dari American Standard Version, dan mengandung banyak kosa kata dari para pendahulunya.
Terjemahan kedua, New English Bible, direncanakan dan diarahkan oleh wakil-wakilnya dari denominasi-denominasi utama di British Isles, dan diterbitkan atas usaha bersama dari Penerbit Oxford dan Cambridge dalam tahun 1961. Itu bukan merupakan suatu revisi dari versi sebelumnya, tetapi adalah suatu produksi yang sama sekali baru dalam bahasa Inggris modern. Hasil dari kerja keras komisi ini adalah suatu karya yang sangat mudah dimengerti dan secara umum setia pada naskah aslinya, meskipun ia tidak seratus persen tepat kata demi kata, dan sering kali lebih menyerupai suatu saduran daripada suatu terjemahan. Bagi kepentingan penelitian serta pembahasan teologis ia kurang memuaskan dibandingkan dengan versi standar lainnya, yang diterjemahkan secara lebih tepat kata demi kata.
Sejumlah terjemahan komisi telah muncul dalam tahun-tahun belakangan ini di samping banyak terjemahan dan saduran pribadi. Alkitab New American Standard Bible (1963) adalah suatu turunan dari naskah Yunani yang lebih tepat kata demi kata, dalam banyak hal lebih teliti, dan lebih sesuai bagi tujuan pendalaman alkitab. Dalam tahun 1974, bagian Perjanjian Baru dari New International Version diterbitkan (dan Perjanjian Lama dalam tahun 1978). Itu adalah suatu terjemahan yang baru dan disambut oleh banyak orang baik sebagai bacaan umum maupun pribadi. Salah satu usaha penerjemahan yang paling banyak diberitakan adalah Today's English Version/Good News for Modern Man (1966, 1976), disusun dan diedarkan oleh American Bible Society. Dengan didasarkan pada prinsip penerjemahan yangdisebut 'dynamic equivalence', yaitu memberi banyak perhatian pada bahasa pemakai dan dengan demikian sangat menguntungkan pembaca modern. Yang paling belakangan adalah New King James Bible (1982), suatu usaha untuk melestarikan gaya dan isi pokok dari edisi tahun 1611, sambil memperbaharui bahasanya sesuai dengan tuntutan zaman.
| Title | Author | Views |
| Resiko Film Porno Bagi Remaja |
Eddy |
9,581 |
| Kesepuluh Suku Israel yang Terhilang ada di Indonesia? |
Bahana |
9,528 |
| Gereja Setan Benar Ada: Sasaran Mereka Orang Yang Di Gereja |
Silvy Rumayar |
5,293 |
| Semua Hanya Karena Cinta |
Jawaban |
5,166 |
| Kiamat Versi Islam |
Yohanes |
4,790 |
| Kiamat Versi Kristen |
Yohanes |
4,712 |
| Pertobatan Kota Pusat Gereja Setan |
Silvy Rumayar |
4,543 |
| Kepuasan Hanya Ada Di Rasa Syukur |
Daniel |
3,728 |
| Menelanjangi Santet |
Budiyanto |
3,304 |
| Kisah Marie Louise |
Devina Jap |
3,227 |
| Belajar Dari Tukang Kayu Galilea |
TeDu |
2,696 |
| Konggres Setan |
TeDu |
2,652 |
| Bagaimana Melatih Roh Manusia |
Kenneth E. Hagin |
2,649 |
| Yang Terbaik Akan Datang |
Bo Sanchez |
2,597 |
| Menang Atas Santet |
Budiyanto |
2,476 |
|
|
|
|
|
|
|