Gudang Lagu

Penerjemahan Alkitab ke dalam bahasa Inggris telah dimulai sebelum Reformasi. John Wycliffe, dalam tahun 1382, menerbitkan sebuah Alkitab berbahasa Inggris yang mengambil dasar dari naskah Alkitab Latin. Sebagian besar Perjanjian Lama adalah hasil karya kawannya Nicholas dari Hereford; sedang Perjanjian Baru adalah karya Wycliffe. Setelah kematiannya John Purvey memperbaikinya, dan menerbitkannya dalam tahun 1388. Alkitab tersebut disebarluaskan dalam bentuk tulisan tangan,  tetapi tidak seluas penyebaran kitab cetakan yang terbit kemudian.

William Tyndale, seorang lulusan Oxford, mungkin pernah membaca Kitab Perjanjian Yunani Erasmus yang diterbitkan dalam tahun 1516. Sadar  bahwa iman orang awam hanya dapat diteguhkan bila mereka juga memiliki Kitab Suci dalam bahasa mereka sendiri, ia memutuskan untuk membuat sebuah terjemahan yang baru. Ia mengawali pekerjaannya di London, tetapi mendapatkan terlalu banyak perlawanan di Inggris, hingga memutuskan  untuk pergi ke Benua Eropa dan menyelesaikan pekerjaannya itu di luar negeri.

Edisi pertama dari Kitab Perjanjian Barunya diterbitkan di Worms dalam tahun 1525. Ketika ia dibawa ke Inggris, para uskup menyita semua salinan yang ada dan membakarnya di muka umum. Begitu cermatnya mereka  melakukan pekerjaan penyitaan hingga hanya dua atau tiga buah kitab saja dari  edisi pertama yang selamat. Sebuah edisi yang diperbaiki menyusul kemudian dalam tahun 1534; ia berhasil disebarkan lebih luas. Tyndale dihukum bakar pada tahun 1536 dengan tuduhan menyelewengkan ajaran, tetapi pengaruhnya tetap hidup terus. Pilihan kata-katanya telah mewarnai  semua terjemahan Inggris yang utama sejak zamannya. Secara berturut-turut sejumlah versi bahasa Inggris berhasil muncul. Versi Coverdale  mengambil dasar dari Vulgata Latin, sebanding dengan terjemahan Tyndale dan terjemahan Luther dalam bahasa Jerman.

"Injil Matius" (1537),  sesungguhnya adalah karya John Rogers, seorang rekan Tyndale, yang memakai karya Tyndale maupun Coverdale. Ia menjadi popular dan tidak lamakemudian telah dicetak dalam lima edisi. Dalam tahun 1539 kitab itu diperbaiki oleh Richard Taverner.

Alkitab Coverdale, atau yang disebut "Alkitab Besar", mulai disusun sekitar tahun 1536, dan mulai dicetak dalam tahun 1538 oleh Regnault,  seorang ahli cetak Perancis. Dalam masa Penyelidikan ada usaha-usaha untuk menyita lembaran-lembarannya, tetapi kebanyakan berhasil diselamatkan, dan pencetakannya diselesaikan di London dalam tahun  1539.  Ia mendapat pengesahan untuk digunakan di dalam gereja-gereja, dan mendapat sambutan yang begitu hangat hingga tujuh cetakan telah habis dalam waktu tiga tahun. Dalam terjemahan Coverdale buku doa Anglikan masih mengandung ayat-ayat dari kitab Mazmur.

Alkitab Genewa dari tahun 1560 dibuat atas usaha umat Protestan Inggris yang melarikan diri untuk menghindari penindasan hebat di negaranya sendiri. Ia menjadi Kitab Suci kaum Puritan, dan menjadi sarana dari mana penduduk Inggris mulai memahami doktrin-doktrin Alkitab.





Article Directory: http://www.sumbercerita.com


Cerita-cerita Lainnya dari Kategori - HOME --> Kisah Rohani --> Cerita Kristen
TitleAuthorViews
Resiko Film Porno Bagi Remaja Eddy 9,582
Kesepuluh Suku Israel yang Terhilang ada di Indonesia? Bahana 9,530
Gereja Setan Benar Ada: Sasaran Mereka Orang Yang Di Gereja Silvy Rumayar 5,293
Semua Hanya Karena Cinta Jawaban 5,167
Kiamat Versi Islam Yohanes 4,790
Kiamat Versi Kristen Yohanes 4,712
Pertobatan Kota Pusat Gereja Setan Silvy Rumayar 4,545
Kepuasan Hanya Ada Di Rasa Syukur Daniel 3,729
Menelanjangi Santet Budiyanto 3,304
Kisah Marie Louise Devina Jap 3,227
Belajar Dari Tukang Kayu Galilea TeDu 2,697
Konggres Setan TeDu 2,653
Bagaimana Melatih Roh Manusia Kenneth E. Hagin 2,649
Yang Terbaik Akan Datang Bo Sanchez 2,597
Menang Atas Santet Budiyanto 2,476

 

atom feed entries rss feed entries Valid XHTML 1.0 Transitional
Copyright © 2008 sumbercerita.com - Kumpulan Cerita Terpopuler
Dengan beraktivitas di website kami berarti anda setuju dengan Kebijaksanaan Privasi serta Syarat Persetujuan
eXTReMe Tracker