Gudang Lagu

Dalam khotbahnya yang di terjemahkan oleh Ev Indri Gautama, Roberts Liardon menekankan bahwa Allah menghendaki semua orang berkemenangan dan tidak mengalami kegagalan. “Hanya satu rencana dan kehendak Allah di dalam umatNya yakni keberhasilan dan bukan kegagagalan. Allah mengehendaki semua orang hidup dalam kemenangan bukan dalam kegegalan,” tegas gembala Embassy Christian Centre, Irvine, California itu.

Sambil mengutip Mazmur pasal 1, Liardon juga menegaskan bahwa Allah menghendaki semua orang hidup dalam kelimpahan. “Alkitab berkata, Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil (menjadi makmur-Ing). Jadi yang Tuhan mau dalam hidup manusia hanyalah kemakmuran,” tegasnya.

Di pihak lain ia mengatakan jika orang tidak menjadi makmur atau mengalami kegagalan dan penderitaan atau menderita penyakit dalam waktu yang lama bukan karena Tuhannya yang tak mampu menyembuhkan, tetapi karena orang itu tidak memiliki pengertian dan pengetahuan Tuhan. “Alkitab menegaskan bahwa umatKU binasaang  benar  akan  firman karena tidak berpengetahuan. Jelas jika anda memiliki pengertian yang benar akan firman Tuhan, bahawa Tuhan menghendaki semua orang keluar sebagai pemenang dan mengalahkan penyakit dan setan, maka anda akan hidup dalam kelimpahan,” ujar Liardon yang sejak kecil hidup takut akan Tuhan itu.

Dalam lawatannya yang ke tiga di Indonesia Roberts Liardon melayanai banyak kota di Indonesia. Dalam pelayanannya di Jakarta yang dimotori oleh Impact Indonesia Liardon berkhotbah di depan ribuan orang di gedung Tenis Indoor Senayan Jakarta (17/5).

Itu sebabnya dengan berapi-api Liardon menolak menyembah alah lain selain Yesus Kristus. Liardon juga dengan tegas menolak aliran New Age, Saksi Jehovah dan berbagai aliran sesat serta agama-agama lain di dunia. Karena menurutnya agama-agama dan alah-alah itu tidak bisa memberikan kelimpahan, kemakmuran, keberhasilan dan keselamatan jiwa seperti yang diberikan Yesus. “Kurang apa Yesus, penyakit kita dipikulnya, dosa kita diampuni, kemiskinan kita di ambilnya dan kita di berikan keselamatan-hidup yang kekal di surga, kesehatan dsb. Dia tidak pernah mengambil yang baik di dalam kita dan meninggalkan yang buruk. Justru Dia mengambil yang buruk untuk memberikan yang baik bagi kita. Berbeda dengan banyak agama dan alah di dunia itu yang bisanya mengambil apa yang baik dari manusia dan meniggalkan kemelaratan, penyakit dan penderitaan. Kalaupun ia memberikan kelimpahan namun akhirnya itu lenyap dengan penyakit dan penderitaan lain di balik itu semua,” katanya.





Article Directory: http://www.sumbercerita.com


Cerita-cerita Lainnya dari Kategori - HOME --> Kisah Rohani --> Cerita Kristen
TitleAuthorViews
Resiko Film Porno Bagi Remaja Eddy 9,582
Kesepuluh Suku Israel yang Terhilang ada di Indonesia? Bahana 9,529
Gereja Setan Benar Ada: Sasaran Mereka Orang Yang Di Gereja Silvy Rumayar 5,293
Semua Hanya Karena Cinta Jawaban 5,167
Kiamat Versi Islam Yohanes 4,790
Kiamat Versi Kristen Yohanes 4,712
Pertobatan Kota Pusat Gereja Setan Silvy Rumayar 4,545
Kepuasan Hanya Ada Di Rasa Syukur Daniel 3,729
Menelanjangi Santet Budiyanto 3,304
Kisah Marie Louise Devina Jap 3,227
Belajar Dari Tukang Kayu Galilea TeDu 2,697
Konggres Setan TeDu 2,653
Bagaimana Melatih Roh Manusia Kenneth E. Hagin 2,649
Yang Terbaik Akan Datang Bo Sanchez 2,597
Menang Atas Santet Budiyanto 2,476

 

atom feed entries rss feed entries Valid XHTML 1.0 Transitional
Copyright © 2008 sumbercerita.com - Kumpulan Cerita Terpopuler
Dengan beraktivitas di website kami berarti anda setuju dengan Kebijaksanaan Privasi serta Syarat Persetujuan
eXTReMe Tracker