|
|
Wahyu 12:7-9 "Maka timbullah peperangan di
sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya ber-perang melawan naga itu,
dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya, tetapi mereka tidak
dapat bertahan ; mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga. Dan naga
besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan
seluruh dunia, dilemparkan ke bawah ; ia dilemparkan ke bumi
bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya."
Ketika iblis dilemparkan keluar dari sorga, ia jatuh bersama-sama para
malaikat yang setia kepadanya. Beberapa diantara para malaikat ini
sekarang berdiam di udara ; yang lain jatuh ke dalam neraka dan yang
lainnya lagi ke dalam air seperti mata air, sungai, laut dan danau.
Setiap kota atau desa di dunia ini memiliki kegiatan-kegiatan manusiawi
di bawah air di dekat tempat tersebut. Bila para penghuni sebelumnya di
daerah tersebut dikuasai oleh setan, maka roh-roh mereka (bila mereka
mati) akan dimanfaatkan oleh para malaikat yang telah jatuh di bawah
air disitu. Merekalah yang menjadi penghulu-penghulu kegelapan yang
menguasai para dukun, tukang sihir dan tukang tenung yang masih hidup
di kota-kota dan desa-desa di atas mereka. Orang-orang yang terlibat
dengan sihir ini mengadakan pertemuan-pertemuan dengan roh-roh orang
yang telah mati dan para malaikat yang telah jatuh, untuk merencanakan
dan melakukan kegiatan-kegiatan jahat mereka di kota-kota dan desa-desa
di atas. Inilah beberapa hal yang mereka lakukan disitu.
Mereka mengadakan pesta pora makan daging manusia ; mereka mengangkat
para tukang sihir, tukang tenung dan dukun untuk menempati
kedudukan-kedudukan yang tinggi ; mereka mempelajari strategi-strategi
jahat untuk dapat memperoleh lebih banyak kekuasaan di atas orang-orang
yang hidup di kota-kota dan desa-desa di atas, mereka membuat
barang-barang di bawah air seperti yang terdapat di dunia, yaitu :
mobil, pakaian, minyak wangi, uang, radio dan tv dan membawanya ke bumi
untuk dijual dan berupaya untuk merusak dan menghancurkan kehidupan
orang-orang yang membeli barang-barang tersebut.
Ada banyak hal-hal lain yang mereka korbankan. Pertemuan-pertemuan yang
diadakan bisa dalam skala kecil maupun skala besar, nasional atau
internasional. Barang-barang dan mode yang datangnya dari dunia di
bawah air, dirancang oleh para cendekiawan dunia itu yang terbagi
menjadi 3 kategoti, yaitu : orang-orang yang diperanakkan bagi dua
tukang sihir atau tukang tenung dalam dunia roh ; para cendekiawan yang
pura-pura dibunuh di atas bumi, untuk kemu-dian ditahan untuk memajukan
teknologi dunia di bawah dan beberapa tukang sihir, tukang tenung dan
dukun yang ahli yang memiliki kemampuan masuk ke bawah air.
Orang-orang dalam ketiga kategori ini berada di bawah ilham kuasa-kuasa
jahat para malaikat yang telah jatuh, yang kemudian menjadi ikan duyung
pria dan wanita. Jadi apa saja yang mereka buat di situ memiliki tujuan
setan : mencuri, membunuh dan membinasakan (Yoh. 10:10). Itulah tujuan
akhir dari setiap penemuan dan kegiatan setan.
Kunjungan Dan Perkenalanku Dengan Dunia Di Bawah Air Aku telah menceritakan tentang gereja ayahku dan bagaimana ia
pada suatu hari memperkenalkan aku kepada dunia di bawah air, bagaimana
kami mempersembahkan korban paskah kepada ikan duyungnya ; bagaimana
ikan duyung itu keluar dari dalam air melalui ledakan besar dan melirik
3 kali ke arah diriku. Tujuan ayahku adalah untuk dengan berhati-hati
mempersiapkan diriku bagi dunia di bawah air, darimana ia memperoleh
sebagian besar daripada kekuatannya.
Pada suatu hari yang lain, nenekku yang merupakan seorang dukun yang
terkenal, membawaku ke sebuah sungai kecil yang dinamakan dalam bahasa
ibuku "Ndinga kwa Mukendi." Ia memper-sembahkan makanan kepada roh-roh
orang mati dengan meletakkan piring berisi makanan di air. Piring itu
menghilang untuk sementara waktu dan muncul kembali setelah itu tanpa
makanan di atasnya, melainkan penuh dengan tanah liat. Nenek
menjelaskan bahwa hal ini berarti bahwa aku dianggap layak untuk
menjadi seorang dukun. Hal ini juga berarti bahwa aku dapat
menggantikan kedudukan nenekku setelah ia mati. Ia kemudian
menceritakan kisah sungai kecil itu. Menurut tradisi kami, ada seorang pria bernama Mukendi yang pada suatu
hari pergi berburu binatang. Ia kemudian menjadi sangat kehausan dan
mulai menggumamkan keluhannya karena tidak terdapat air di seluruh
daerah itu. Tiba-tiba ia melihat air mengalir dari sebuah tempat
tertentu dan setelah ia meminumnya, tanah terbuka dan tiba-tiba saja ia
lenyap. Air memenuhi lubang itu dalam bentuk manusia dan itulah
sebabnya sungai itu diberi nama Mukendi.
Mukendi adalah seorang tukang tenung yang sangat kuat. Jadi, tempat itu
kemudian merupakan pintu gerbang menuju sebuah kota besar di bawah air
dimana para tukang tenung memperoleh keahlian-keahlian tenung mereka.
Kegiatan-kegiatan Besar Di Bawah Sungai Congo Di sungai Congo (sungai Zaire), seperti juga sungai-sungai
lainnya di dunia, terdapatlah kota-kota besar di bawah tanah dengan
banyak kegiatan manusia di dalamnya. Salah satu kota seperti itu berada
di dekat Inga (Dam) dan yang satunya di dekat kota Matadi. Keutamaannya
terletak pada kenyataan bahwa kota-kota tersebut merupakan pusat-pusat
konperensi dimana banyak sekali keputusan-keputusan yang mempengaruhi
benua Afrika dan negara-negaranya diberlakukan.
Untuk dapat menghadiri pertemuan-pertemuan itu, kami biasanya melakukan
perjalanan dari Shaba di bawah sungai Congo dengan mempergunakan
kendaraan-kendaraan seperti mobil, lori, kereta api, sepeda dan bahkan
dengan berjalan kaki. Di bawah sungai itu terbentang jalan raya yang
besar yang menhubungkan Shaba (Katanga) dengan kepulauan Bahama di
lautan Atlantik. Ada banyak jalan-jalan lain dari berbagai propinsi di
Zaire yang dihubungkan dengan jalan raya tersebut. Di bawah setiap kota
baik kecil maupun besar, terdapat replika dari kota-kota tersebut di
bawah air di dekatnya, seperti yang telah kukatakan sebelumnya. Bila
ada diantara kami yang tidak suka bepergian di bawah air, maka ia dapat
terbang dengan memilih mempergunakan tongkat "aja" sebagai pesawat
terbang atau berubah menjadi seekor burung. Ia dapat saja berubah
menjadi burung hantu, burung nasar atau apa saja dan terbang di dalam
bentuk burung itu kemana saja. Yang kuceritakan di atas bukanlah
sesuatu yang khusus hanya di Zaire saja. Di dalam setiap negara di
dunia, anda akan menemukan struktur kegiatan manusia di bawah
danau-danau dan sungai-sungai yang mempengaruhi kehidupan mereka yang
tinggal di atasnya. Para tukang sihir, tukang tenung, dukun dan
pengikut-pengikut setan lainnya tersebar di setiap negara di dunia,
sibuk memenangkan jiwa bagi setan.
Para tukang sihir banyak sekali melakukan penerbangan dengan
pesawat-pesawat sihir, dengan mempergunakan lapangan udara sihir juga.
Di Zaire misalnya, ada sebuah danau yang bernama Mukamba yang merupakan
lapangan udara internasional yang sangat sibuk bagi semua tukang sihir
dan tukang tenung yang terbang masuk atau keluar.
Juga terdapat para tukang tenung yang lain yang setiap malam diubahkan
menjadi orang kulit putih melalui sihir dan diterbangkan dari Kasai ke
danau Mukamba. Orang-orang kulit putih palsu ini kemudian akan keluar
dari "pesawat terbang" mereka dan pindah ke pesawat lain yang lebih
besar yang sedang menunggu di danau Mukamba, dengan tujuan Eropa,
Amerika atau banyak negara-negara lain di dunia. Maksud mereka adalah
untuk mendapatkan pekerjaan di negara-negara itu dengan berperan
sebagai tenaga kerja ahli atau orang asing, memperoleh upah yang tinggi
untuk kemudian dipergunakan bagi organisasi sihir internasional di
dunia. Jadi, danau Mukamba memiliki banyak sekali kegiatan-kegiatan di
bawah permukaannya. Inilah yang kuketahui pada saat aku masih seorang
tukang sihir. Aku bahkan ikut mengambil bagian dalam beberapa
perjalanan untuk mengantarkan orang-orang seperti yang kusebutkan tadi
keluar negeri.
Pintu Gerbang Bagi Kuasa-kuasa Jahat Ayahku menunjukkan dunia di bawah air kepadaku dengan satu
tujuan. Menurut cerita ayah, di situlah dewa menempatkan kekuasaan dan
kekayaannya dan banyak orang yang tidak mengetahui tempatnya. Bagi
mereka yang tahu, maka mereka akan memiliki seluruh kekuasaan di atas
daerah tersebut ; itulah yang diinginkan ayahku untuk kuketahui.
| Title | Author | Views |
| Saya Benci Orang Kristen |
Idawati |
14,288 |
| Kesaksian Keajaiban Yang Mengherankan Di Ambon |
Budiyanto |
11,090 |
| Dia Telah Membuka Jilbabku |
E. Kartini Ar. Yasin |
10,267 |
| Kesaksian dari Pemeran Yesus di film The Passion |
Debbie Kusuma |
6,972 |
| Permaisuri Lucifer |
Daniel |
6,819 |
| Kesaksian Bp. Yehezkiel Imanuel Tentang Kerusuhan Sampit |
Aina |
6,139 |
| Pakoe Boewono Bertemu Isa Almasih |
Gloria |
5,460 |
| Kesaksian Rahib Budha dari Negeri Myanmar |
Debbie Kusuma |
4,930 |
| Mujizat Tuhan Di Candirejo Borobudur |
Priyo Prasetiawanhadi |
4,658 |
| Gereja Dibela oleh Tukang Ojek dan Becak |
Saumiman Saud |
4,281 |
| Dikunjungi YESUS Di Ruang Tahanan |
Daniel |
4,153 |
| Gerombolan Neraka Sedang Berbaris |
Rick Joyner |
4,131 |
| Hati-hati Buat yang Doyan Kwamia (Ramal Nasib) |
Lewi |
3,920 |
| Sang Malaikat Kecil telah Menyelesaikan Tugasnya |
Thomas (ACC, MPA, Padang) |
3,877 |
| Mukjizat Natal |
Mang Ucup |
3,694 |
|
|
|
|
|
|
|