|
|
Sesampainya aku di rumah, aku langsung menuju ke pasar untuk membeli
ketiga benda yang diminta Lucifer. Aku mendekati seorang wanita yang
menjual singkong. Aku ingin membelinya, akan tetapi wanita itu menolak
untuk menjualnya kepadaku. Aku terheran-heran dan bertanya pada diriku
sendiri mengapa ia bertindak demikian. Aku pergi kepada seorang wanita
lain yang menjual singkong juga dan kali ini ia menjualnya kepadaku.
Aku lalu pindah ke tempat lain untuk membeli kacang. Wanita yang
menjualnya segera menutupi kacang jualannya ketika ia melihatku
mendekat. Ia juga menolak untuk menjualnya kepadaku. Aku sangat cemas
akan reaksi-reaksi semacam itu. Kemudian aku pindah ke tempat lain
dimana aku membeli kacang dan minyak sawit.
Aku melakukan segala sesuatu yang diperintahkan Lucifer dengan
benda-benda tersebut dan tiba-tiba aku dapat melihat menembus
dinding-dinding rumahku akan apa yang sedang terjadi di luar rumahku.
Aku memandang ke lantai di bawah dan aku dapat melihat orang
berlalu-lalang di bawah tanah. Aku begitu bingung. Sekarang aku
mengerti mengapa banyak orang menjadi gila bila mereka terlibat dalam
upacara-upacara magis yang seperti itu. Aku memutuskan untuk memandang
ke atas saja, akan tetapi aku menjadi lebih cemas lagi, karena aku
tidak dapat melihat langit-langit rumahku. Atapnya terbuka dan aku
dapat melihat bahwa di langit terdapat banyak sekali kawat penghubung
yang berpusat di bawah tempat duduk seseorang yang bentuknya sebagai
seorang wanita bengis yang sangat menakutkan, yang tubuhnya
mengeluarkan kilatan-kilatan api. Aku membaca di bawah tempat duduknya
kata 'NAGA' dan di bagian sampingnya kata 'ROSA'.
Bentuk daripada wanita itu seperti seorang manusia yang bengis
dan kejam berputar di atas tempat duduknya dan dengan kegeraman
memperhatikan bumi di bawahnya. Ia mengawasi setiap sudut bumi.
Rosa adalah salah satu dari malaikat yang paling berkuasa yang
jatuh bersama Lucifer dan diusir keluar dari surga. Kawat-kawat yang
berpusat di bawahnya itu menghubungkannya dengan seluruh bagian langit
dan berpusat di dalam laut untuk komunikasi dan penipuan.
Ketika aku melihat Rosa, aku menjadi begitu ketakutan sehingga aku
memutuskan untuk lari ke rumah bibiku. Saat aku mulai berlari ke
rumahnya, maka aku melihat bahwa bibku itu telanjang walaupun ia
mengenakan pakaian. Bibi adalah seorang sangat khusuk berdoa dan
merupakan salah seorang penatua gerejanya. Tetapi hidupnya dengan Allah
tidaklah benar dan itulah sebabnya ia telanjang. Ia seorang yang penuh
iri hati, cemburu, gossip dan sebagainya. Aku bahkan menjadi semakin
takut dan lari kembali ke rumahku untuk mencoba bersembunyi.
Di dalam dunia roh, bila orang-orang telanjang, itu berarti
bahwa mereka belum menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat
hidupnya atau bila mereka sudah diselamatkan, mereka belum dikuduskan,
sehingga mereka menjadi target bagi kuasa-kuasa iblis. Wah. 16:1,
"Lihatlah, Aku datang seperti pencuri. Berbahagialah dia yang
berjaga-jaga dan yang memperhatikan pakaiannya, supaya ia jangan
berjalan dengan telanjang dan jangan kelihatan kemaluannya." Pakaian
berbicara mengenai kebenaran.
Aku sangat jengkel terhadap kedua wanita yang menolak menjual
singkong dan kacang kepadaku sebelumnya. Kemudian terbersit pikiran
untuk pergi dan memukul kedua wanita tersebut karena perlakuan mereka
terhadap diriku. Jadi, aku memakai kimonoku (pakian untuk latihan judo,
karate dan sebagainya) dan berjalan ke pasar. Ketika aku sampai di
jalan, aku menyadari bahwa aku telanjang. Aku melihat banyak orang
berjalan, tetapi merekapun telanjang bulat. Bahkan di dalam
perumahan-perumahanpun orang-orang berjalan atau duduk dalam keadaan
telanjang. Ada beberapa yang berjalan dengan kaki di atas dan kepala di
bawah ; beberapa mendukung orang lain di bahu atau kepala mereka sampai
5, 6 atau 7 orang. Di atas atap rumah dan pohon-pohon aku dapat melihat
orang-orang telanjang. Ada mobil-mobil yang sangat tidak lazim di
jalanan yang terbuat dari kerangka manusia, tetapi beroda di lutut.
Pengemudinya duduk di punggung kerangka manusia tersebut sedangkan
penumpangnya duduk di kedua sisinya ; jadi aku sangat ketakutan. Aku
mengira bahwa aku menjadi gila. Aku dapat melihat orang-orang berjalan
di udara (udara di atas kepala kita). Ketika aku sampai di pasar, aku
melihat wanita yang menolak menjual singkong kepadaku. Waktu ia
melihatku, ia menundukkan kepalanya. Aku menengok ke dalam
keranjangnya. Aku tidak melihat singkong, tetapi otak manusia. Hal itu
amat mengejutkan.
Ketika aku menengok ke dalam keranjang wanita yang menolak
menjual kacangnya kepadaku, aku tidak melihat kacang, akan tetapi gigi
manusia. Aku memandang berkeliling ke arah pedagang-pedagang yang lain
dan kau melihat hal-hal yang tidak lazim ; banyak pedagang yang
telanjang dan duduk di atas barang dagangan yang mereka jual yaitu
ikan, tomat dan sayur mayur. Aku mengelilingi pasar dan menemukan bahwa
telur yang dijual disitu berasal dari kambing, ayam atau domba.
Telur-telur tersebut bukanlah telur ayam biasa, akan tetapi telur
buatan. Ada juga manusia-manusia yang diperjualbelikan di dalam bentuk
binatang. Aku mendekati kandang yang pertama dan tercengan melihat
banyak kerangka-kerangka manusia menjajakan barang dagangan mereka
dengan suara keras untuk menarik pembeli. Akibatnya, banyak orang-orang
yang tertarik kesitu untuk membeli. Kerangka-kerangka itu adalah
roh-roh orang mati yang menjajakan dagangan pemiliknya dari bermacam
ragam toko, agar supaya pemiliknya dapat berhasil. Aku telah
memberitahu anda tentang kacang buatan yang kulihat, yang sebenarnya
merupakan gigi manusia yang diperoleh dari orang-orang yang sakit gigi
dan mencabutnya di rumah-rumah sakit. Beberapa diantara mereka tidak
memiliki Yesus di dalam hidup mereka. Ada juga diantara mereka yang
dibunuh oleh tukang sihir yang (setelah memakan dagingnya) menjual
giginya dan mengubah otaknya menjadi singkong. Tulang belulang mereka
dilumatkan menjadi tepung. Ketika aku melihat mereka yang menjual
minyak sawit, aku melihat bahwa itu sebenarnya adalah darah manusia dan
bukan minyak.
Setelah aku melihat segala sesuatunya, aku kembali pulang ke
rumah dan mulai mengerti mengapa aku dapat melihat hal-hal tersebut.
Itulah pemenuhan tentang apa yang dikatakan Lucifer kepadaku. Seperti
yang kutulis di dalam bab yang berurusan dengan sihir, para pengikut
iblis menjual benda-benda tersebut di pasar untuk membutakan dan
menajiskan orang-orang. Melalui kesempatan-kesempatan seperti itulah
mereka mencoba mencemarkan orang Kristen yang benar yang tidak dapat
mereka capai melalui cara-cara lain karena perlindungan yang
dimilikinya di dalam Yesus. Jadi mereka mencoba manarik keuntungan
dengan menjual benda-benda setan tersebut, termasuk di dalamnya makanan
dengan tujuan yang sama dengan setan : untuk mencuri, membunuh dan
membinasakan. Itu sebabnya, tidaklah baik untuk pergi dan membeli
barang-barang dengan sembrono. Adalah baik bila seorang Kristen berdoa
terlebih dahulu sebelum membeli, makan atau bahkan mengenakan sesuatu
yang baru (I Tim. 4:4-5). Sebagai orang Kristen, kita harus menguduskan
segala sesuatu yang kita peroleh dari toko atau orang-orang lain,
karena iblis mencari kesempatan untuk mencemarkan kita dengan cara-cara
demikian.
Dengan terbukanya mataku untuk dapat melihat ke dalam dunia
roh, berarti bahwa aku telah mencapai tingkatan kekuatan magis yang
tinggi. Seseorang hanya dapat melihat hal-hal seperti itu bila ia
meninggalkan jasmaninya seperti pada waktu ia mati. Akan tetapi aku
masih memiliki tubuh jasmaniku, tetapi aku dapat melihat dunia roh
dengan jelas. Aku telah mencapai tingkat keterlibatan yang tinggi
dengan setan. Aku sekarang siap untuk melakukan perjalanan kembali
kepada Lucifer untuk diajar di sekolahnya yang telah direncanakannya.
| Title | Author | Views |
| Saya Benci Orang Kristen |
Idawati |
14,286 |
| Kesaksian Keajaiban Yang Mengherankan Di Ambon |
Budiyanto |
11,090 |
| Dia Telah Membuka Jilbabku |
E. Kartini Ar. Yasin |
10,266 |
| Kesaksian dari Pemeran Yesus di film The Passion |
Debbie Kusuma |
6,972 |
| Permaisuri Lucifer |
Daniel |
6,819 |
| Kesaksian Bp. Yehezkiel Imanuel Tentang Kerusuhan Sampit |
Aina |
6,136 |
| Pakoe Boewono Bertemu Isa Almasih |
Gloria |
5,459 |
| Kesaksian Rahib Budha dari Negeri Myanmar |
Debbie Kusuma |
4,930 |
| Mujizat Tuhan Di Candirejo Borobudur |
Priyo Prasetiawanhadi |
4,657 |
| Gereja Dibela oleh Tukang Ojek dan Becak |
Saumiman Saud |
4,281 |
| Dikunjungi YESUS Di Ruang Tahanan |
Daniel |
4,152 |
| Gerombolan Neraka Sedang Berbaris |
Rick Joyner |
4,130 |
| Hati-hati Buat yang Doyan Kwamia (Ramal Nasib) |
Lewi |
3,920 |
| Sang Malaikat Kecil telah Menyelesaikan Tugasnya |
Thomas (ACC, MPA, Padang) |
3,877 |
| Mukjizat Natal |
Mang Ucup |
3,693 |
|
|
|
|
|
|
|